Yakin Deposito Adalah Produk Simpanan Paling Aman? Kenali Dulu Cirinya!

0
911

Banyak orang yang menganggap bahwa deposito adalah produk investasi yang cukup optimal sebagai alternatif tabungan yang ideal. Seperti produk simpanan lainnya, deposito memberikan penawaran keamanan namun dilengkapi dengan bunga yang lebih menjanjikan.

Namun, bagi kamu yang belum melakukan penyimpanan deposito, mungkin ingin mengenal lebih dulu mengenai salah satu produk keuangan yang paling populer di Indonesia ini. Yuk, simak penjelasan dan ciri-ciri dari deposito!

Pengertian Deposito

Secara umum, deposito adalah produk simpanan yang ditawarkan bank, yang baik penyetoran maupun penarikan uangnya hanya bisa dilakukan pada waktu tertentu yang telah ditentukan. Jika kamu menarik uang dari deposito sebelum tanggalnya, maka bisa dikenakan denda penalti. Hal ini mirip sekali dengan tabungan berjangka.

Selain memiliki fungsi sebagai tabungan berjangka, deposito juga merupakan produk investasi yang cukup optimal dalam menghasilkan keuntungan. Dibandingkan tabungan biasa, keuntungan yang didapat dari deposito secara umum lebih besar, mulai dari 5% hingga 7%. Dan semakin lama kamu menyimpan danamu di deposito, maka semakin besar juga keuntungan yang bisa kamu raih.

Ciri-Ciri Deposito

Inilah beberapa ciri-ciri deposito yang perlu kamu ketahui :

  • Jangka Waktu Simpanan

Berbicara mengenai deposito artinya kita akan berbicara mengenai jangka waktu simpanan. Yang perlu diingat deposito tidak dapat diambil sebelum jangka waktu yang sudah ditentukan. Biasanya jangka waktu dari deposito mulai dari 1,3,6 hingga 12 bulan. Deposito ini sangat tepat apabila kamu memiliki kesulitan dalam melakukan proses menabung. Dengan deposito kamu tidak dapat mengambil simpanan seenaknya, mengingat adanya jangka waktu yang sudah disepakati di awal.

Namun, terkait jangka waktu ini perlu diperhatikan untuk mengelola deposito agar lebih optimal. Contoh, jika kamu menggunakan produk simpanan sebagai dana darurat, maka deposito bukanlah produk yang tepat. Karena apabila sewaktu-waktu membutuhkan dana darurat akan sulit prosesnya terlebih lagi ada penalti yang harus dipenuhi.

  • Minimum Setoran

Ketika melakukan deposito di Bank, maka ada minimum setoran yang harus dipenuhi. Biasanya pada deposito, setoran awalnya berkisar Rp5 juta. Namun, setiap Bank memiliki kebijakan masing-masing terkait minimum setoran awalnya. 

Karenanya, sebelum memulai deposito pastikan terlebih dahulu untuk mempersiapkan minimum setoran awalnya.

  • Pencairan Dana

Saat melakukan deposito, satu hal yang perlu diketahui adalah pencairan dana deposito tidak dapat dilakukan secara suka-suka. Lain halnya dengan tabungan, setelah menentukan jangka waktu yang ditawarkan, maka pencairan dana deposito harus sesuai dengan jangka waktu tersebut. Jika tidak, maka akan dikenakan penalti sehingga deposito yang kamu lakukan tidak berjalan optimal.

  • Keuntungan

Berbicara mengenai keuntungan, deposito memang terbilang cukup menjanjikan. Mengingat keuntungan dari deposito bisa mencapai hingga 7%, hal ini sesuai dengan jangka waktu yang diberikan dari deposito. Namun, perlu diingat bahwa bunga ini ditetapkan oleh Lembaga Penjamin Simpanan artinya semua kebijakan juga sesuai dengan yang diberikan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

  • Deposito Bisa Menjadi Jaminan

Ini juga merupakan salah satu keunggulan dari produk simpanan ini, yaitu dapat dijadikan jaminan pinjaman di Bank. tetapi, tidak semua Bank bersedia memberikan pinjaman dengan jaminan deposito. Namun, deposito ini dapat dijadikan alternatif jaminan selain aset seperti tanah atau rumah.

  • Risiko Rendah

Deposito adalah salah satu produk simpanan yang risikonya relatif lebih rendah dibandingkan beberapa produk lainnya, rendahnya risiko ini karena deposito memiliki jaminan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Jaminan yang diberikan ini berlaku jika deposito yang dilakukan itu kurang dari Rp2 miliar dan suku bunganya maksimal 7,5%. Namun, jika deposito yang dimiliki lebih dari Rp2 miliar atau bunganya melewati 7,5%, maka LPS tidak akan menjaminkan deposito milikmu.

  • Pajak

Deposito adalah produk yang kena pajak. Artinya keuntungan yang kamu terima akan dipotong dengan pajak hingga 20%.

Baca juga: Cara menghitung pajak deposito

Jadi Bagaimana, Sudah Yakin Mau Menggunakan Deposito?

Itulah beberapa ciri-ciri deposito yang perlu kamu ketahui sebelum memulainya. Sebelum memulai deposito pastikan terlebih dahulu kamu sudah paham ciri-ciri yang sudah kita bahas di atas. Jika sudah yakin kamu bisa mulai menentukan jenis deposito beserta bank yang cocok untuk pengelolaan keuangan kamu.

Coba Pendanaan P2P Lending di Akseleran dengan Bunga Hingga 21% per Tahun!

Di era digital, ada cara lain untuk mengembangkan dana, salah satunya dengan memberikan dana pinjaman. Lho? Memberikan pinjaman kok bisa mengembangkan dana? Melalui platform Peer-to-peer (P2P) Lending, kamu bisa memberikan dana kepada UKM yang membutuhkan pinjaman dan menikmati bunga pinjamannya tersebut. Sehingga, dana yang kamu berikan akan kamu terima kembali beserta bunganya. Bunga yang didapatkan pun relatif tinggi, mencapai 21% per tahun.

Jika kamu tertarik untuk mencoba pendanaan P2P Lending, kamu bisa mencoba Akseleran. Di Akseleran, kamu bisa mendanai UKM di Indonesia yang membutuhkan modal pinjaman, dan pendanaan kamu akan mendapatkan bunga hingga 21% per tahun.

Akseleran menjaga keamanan dengan melengkapi 99% peluang pendanaan dengan agunan dan proteksi asuransi, sehingga kamu tidak perlu khawatir. Kamu pun bisa mencoba mendanai mulai dari Rp100 ribu dulu.

BLOG100

Akseleran Apps

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 dan dapatkan dana awal sebesar Rp100ribu saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here