Belajar Investasi

Pengertian dan Fungsi KSEI bagi Investor Indonesia

24Selama pandemi berlangsung, aktivitas trading maupun investasi saham tercatat mengalami kenaikan pesat. Banyak investor terutama dari kalangan milenial mulai terjun di bursa. Jika kamu...

Akseleran Tutup Kuartal Kedua 2021 dengan Tumbuh 154%

"Rekor tertinggi di sepanjang hampir empat tahun terakhir ini terjadi di bulan Juni yang mencapai sebesar Rp160 miliar lebih" JAKARTA – Menutup kuartal kedua tahun...

Mengenal Istilah Profit Lebih dalam Beserta Rumusnya

Profit adalah target utama dalam bisnis. Makin tinggi profit suatu perusahaan, makin baik dampaknya bagi perkembangan bisnis tersebut. Namun tentunya, profit bukan cuma tujuan...

Tips Bisnis

HSE: Pengertian, Fungsi dan Cara Penerapannya

HSE adalah singkatan dari Health (Kesehatan), Safety (Keamanan) dan Environment (Lingkungan). HSE merupakan sebuah metodologi untuk mempelajari dan menerapkan aspek-aspek praktis dalam melindungi lingkungan...

NPP: Manfaat & Cara Mendapatkannya

Perusahaan yang baik adalah perusahaan yang memperhatikan kesejahteraan karyawannya dari berbagai aspek. Ketika karyawan merasa sejahtera, maka produktivitasnya juga akan meningkat. Memiliki NPP adalah...

Contoh SK Pengangkatan Karyawan Swasta yang Baik dan Benar

Contoh SK Pengangkatan Karyawan - Perusahaan yang makin berkembang akan membutuhkan lebih banyak karyawan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, tentu perlu ada proses perekrutan karyawan...

Berita Bisnis

Berikut Cara Perhitungan Pesangon Pensiun!

Pesangon merupakan sejumlah uang yang dibayarkan oleh perusahaan kepada karyawan saat masa kerjanya berakhir. Baik itu karena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) maupun saat pensiun....

HSE: Pengertian, Fungsi dan Cara Penerapannya

HSE adalah singkatan dari Health (Kesehatan), Safety (Keamanan) dan Environment (Lingkungan). HSE merupakan sebuah metodologi untuk mempelajari dan menerapkan aspek-aspek praktis dalam melindungi lingkungan...

NPP: Manfaat & Cara Mendapatkannya

Perusahaan yang baik adalah perusahaan yang memperhatikan kesejahteraan karyawannya dari berbagai aspek. Ketika karyawan merasa sejahtera, maka produktivitasnya juga akan meningkat. Memiliki NPP adalah...

Kabar Akseleran

Akseleran Tutup Kuartal Kedua 2021 dengan Tumbuh 154%

"Rekor tertinggi di sepanjang hampir empat tahun terakhir ini terjadi di bulan Juni yang mencapai sebesar Rp160 miliar lebih" JAKARTA – Menutup kuartal kedua tahun...

6 Jenis Serta Harga Vaksin Covid yang Perlu Kamu Ketahui!

Seperti yang kita ketahui belakangan ini pemerintah sedang gencar melaksanakan vaksinasi secara bertahap, harapannya dengan melakukan vaksinasi secara nasional Indonesia dapat mencapai Herd Immunity...

4 Alasan Pentingnya Online Seller Financing Bagi Pemilik Toko Online

Bagi Kamu yang memiliki toko online tentunya sudah merasakan persaingan yang ketat, baik itu dengan sesama penjual online di e-commerce, di instagram, atau bahkan...

PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) sebagai Platform Peer-to-Peer (P2P) Lending Indonesia saat ini telah resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 77/POJK.01/2016.

Akseleran tidak memberikan rekomendasi pinjaman dan tidak mengelola dana pinjaman dari para pengguna terdaftar di situs ini. Akseleran berperan menyelenggarakan situs peer-to-peer lending www.akseleran.co.id yang menghubungkan usaha tahap awal dan UKM yang membutuhkan pinjaman dengan para calon pemberi pinjaman, serta mengurus tertib administrasi dari pinjaman yang berhasil dicairkan.

Pemberian pinjaman mengandung risiko, di antaranya risiko kredit/gagal bayar, risiko likuiditas agunan, maupun risiko proses hukum. Pastikan Anda memahami risiko yang ada sebelum Anda memberikan pinjaman. Pelajari risiko lebih lanjut dengan menuju halaman Risiko Pemberian Pinjaman.

Sebagai penerima pinjaman, Anda bertanggung jawab untuk melakukan pembayaran pokok dan bunga pinjaman Anda. Sesuai Pasal 1131 KUHPerdata, setiap aset milik penerima pinjaman menjadi jaminan untuk setiap perikatan yang dibuat. Dengan demikian, dalam hal Anda gagal melakukan pembayaran, Anda dapat kehilangan aset atau harta kekayaan Anda.

(i) Pengguna Layanan Pinjaman Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (“Fintech Lending“) merupakan wujud kesepakatan dan hubungan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala resiko dan akibat hukum daripadanya ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak yang berkontrak. (ii) Resiko Kredit atau Gagal Bayar dan seluruh kerugian dari atau terkait dengan kesepakatan pinjam meminjam ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas resiko gagal bayar dan kerugian tersebut. (iii) Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman Pinjam-Meminjam atau Fintech Lending, disarankan tidak menggunakan layanan ini. (iv) Sebelum memanfaatkan Fintech Lending, Penerima Pinjaman wajib mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya-biaya lainnya sesuai dengan kemampuannya dalam melunasi pinjaman. (v) Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial serta dapat menjadi alat bukti hukum yang sah menurut peraturan mengenai informasi dan transaksi elektronik dalam proses penyelesaian sengketa dan penegakan hukum. (vi) Masyarakat Pengguna wajib membaca dan memahami informasi ini sebelum keputusan sebagai Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman. Keputusan Pengguna untuk memanfaatkan Fintech Lending merupakan suatu wujud dan bukti pemahaman atas informasi ini.