Tips Menghindari Penipuan Atas Nama P2P Lending

0
232
Akseleran_Article_Featured_Image_1366x768_2020_penipuan_atas_nama_p2p_lending

 

Modus-modus penipuan atas nama P2P Lending mulai bermunculan saat ini, seiring dengan semakin berkembangnya industri Peer-to-Peer Lending (P2P Lending).

Tentunya ini menunjukkan minat masyarakat yang semakin tinggi untuk memakai layanan P2P Lending perlu disertai kewaspadaan terhadap modus-modus penipuan ini.

Sangat disayangkan kalau masyarakat yang sebenarnya membutuhkan layanan P2P Lending tetapi malah terkena penipuan. Yuk kita lihat tips menghindari penipuan atas nama P2P Lending dan ciri-ciri modus penipuannya di bawah ini.

Jangan pernah membayar atau memberi data pribadi melalui social media

Salah satu ciri khas penipuan atas nama P2P Lending adalah meminta uang di depan sebelum pengguna dapat mendaftar dan menggunakan layanan.

Penipu pun biasanya meminta data pribadi seperti KTP, Selfie, NPWP, dll melalui social media seperti yang terlihat di screenshot di bawah ini.

penipuan_p2p_lending_2

Platform P2P Lending yang legal seperti Akseleran tidak akan pernah memungut biaya pendaftaran bagi penggunanya dan mewajibkan pengguna mendaftar melalui aplikasi maupun website resmi.

Selalu lakukan transaksi melalui aplikasi atau website resmi platform P2P Lending

Ciri lain dari modus penipuan atas nama P2P Lending adalah perlunya transfer uang ke rekening pribadi si penipu yang bukan atas nama platform.

Semua transaksi baik itu pemberian pinjaman maupun pengajuan pinjaman selalu dilakukan di dalam aplikasi ataupun website dari platform P2P Lending legal.

Di Akseleran sendiri Lender dapat membuat Rekening Dana Lender (RDL) atas nama Lender tersebut sehingga lebih terjamin keamanannya.

Pahami cara kerja P2P Lending yang sebenarnya

Bagi calon pemberi pinjaman atau Lender, sangat penting untuk memahami cara kerja P2P Lending itu sendiri. Lender akan mendapatkan bunga pinjaman yang realistis (sekitar 10.5% – 15% per tahun) sebagai manfaat ekonomi dari memberikan pinjaman ke Borrower.

Modus penipuan atas nama P2P Lending biasanya memberi iming-iming keuntungan yang terlalu tinggi (bisa lebih dari 50% dalam beberapa hari) dengan skema Titip Dana yang mirip dengan Ponzi Scheme.

Gambar di bawah adalah contoh penipuan yang mengatasnamakan platform P2P Lending Akseleran dan menawarkan skema titip dana.

Tentunya dari sisi model bisnis sendiri sudah jauh dari bisnis P2P Lending yang sebenarnya dan keuntungan yang ditawarkan pun tidak masuk akal.

penipuan_atas_nama_p2p_lending_3

Cek ke Social Media resmi dari Platform P2P Lending

Biasanya platform P2P Lending yang legal dan sudah cukup lama berdiri akan memiliki akun social media resmi yang sudah terverifikasi. Status terverifikasi biasanya ditandai oleh centang biru di sebelah nama akun tersebut.

Untuk akun social media resmi Akseleran dapat dilihat di bawah ini

akun_resmi_social_media__akseleran

Cek dengan Customer Service dari Platform P2P Lending

Apabila ada tawaran pencairan dana pinjaman ataupun kesempatan pendanaan dari orang yang mengaku karyawan platform P2P Lending, maka kita dapat bertanya ke customer service resmi dari platform tersebut.

Di bawah ini adalah screenshot dari penipu yang menawarkan pinjaman melalui social media.

penipuan_p2p_lending_1

Untuk Akseleran, pengguna dapat bertanya ke [email protected] atau (021) 5091-6006.

Jangan Termakan Modus Penipuan Atas Nama P2P Lending, Berikan Pendanaan Melalui Platform P2P Lending Akseleran yang Sebenarnya

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya.

Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata 10,5%-12% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman.

Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]