Analisis SWOT: Pengertian, Langkah, Tujuan, dan Contohnya

0
521
Analisis SWOT
Mempelajari Analisis SWOT

Ketika hendak menjalankan bisnis, ada beberapa tahapan yang harus Anda kerjakan agar output yang dihasilkan sesuai harapan. Salah satu tips menjalankan bisnis adalah dengan menjalankan analisis SWOT.

Dengan melakukan analisis bisnis tersebut, maka Anda bisa menemukan rencana dan penyelesaian atas masalah yang dihadapi oleh bisnis.

Untuk memahami mengenai teknik yang bisa Anda gunakan untuk analisis bisnis online maupun offline ini, silakan simak penjelasannya pada artikel berikut!

Pengertian Analisis SWOT

Mendiskusikan SWOT untuk mengembangkan bisins (Source: Freepik)

Istilah tersebut merupakan singkatan dari Strengths, Weakness, Opportunities, dan Threats yang pertama kali diperkenalkan tahun 1960-an oleh Albert S. Humphrey. Ia pertama kali melakukannya saat melakukan proyek penelitian di Stanford Research Institute.

Analisis ini adalah teknik untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, hingga ancaman yang berada pada bisnis atau proyek Anda.

Tidak hanya untuk menganalisis bisnis, Anda bisa memanfaatkannya pada banyak bidang, baik itu demi keperluan pribadi atau keperluan profesional.

Contoh penerapannya dalam usaha adalah untuk bisa menciptakan formula atau strategi pemasaran yang bersaing, menentukan kebijakan perusahaan, serta evaluasi atas kekurangan usaha selama ini.

Keempat komponen pada analisis ini saling membantu ketika Anda sedang merencanakan sebuah proyek, sehingga tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Penjelasan keempat komponen tersebut adalah:

  1. Strenghts (Kekuatan)

Strengths atau kekuatan dapat membantu untuk melihat apa saja faktor-faktor yang membuat proyek atau bisnis Anda lebih unggul atau kuat daripada bisnis lainnya.

  1. Weakness (Kelemahan)

Kelemahan ini bisa membantu Anda untuk menemukan apa saja kekurangan atau kelemahan bisnis. Dengan mengetahui kelemahan tersebut, Anda bisa menemukan langkah awal agar proyek tersebut  ke depannya bisa lebih ditingkatkan lagi.

  1. Opportunities (Peluang)

Peluang ini hadir setelah pemahaman Anda mengenai kekuatan dan kelebihan pada bisnis. Perpaduan keduanya dengan inisiatif eksternal bisa membantu bisnis berada pada sisi kompetitif yang lebih bagus, karena celah-celah yang ada bisa Anda maksimalkan semaksimal mungkin.

  1. Threats (Ancaman)

Ancaman ini berkaitan dengan aspek-aspek di dalam usaha yang bisa mendatangkan masalah. Ancaman bersifat eksternal yang berada di luar kendali Anda. Beberapa contohnya adalah pandemi, perubahan gaya persaingan, dan sebagainya.

Tujuan Analisis SWOT

Tujuan Analisis SWOT (Source: Freepik)

Beberapa tujuan dari analisis ini antara lain:

  1. Petakan Faktor-Faktor Penting

Anda bisa menemukan dan memetakan berbagai faktor penting yang hadir pada rencana atau strategis bisnis. Anda dapat melihat faktor internal seperti kekuatan dan kelemahan, serta faktor eksternal bisnis, berupa kesempatan maupun ancaman.

  1. Ketahui Posisi Perusahaan dalam Persaingan

Metode analisis ini bisa membantu Anda dalam mengetahui cara menyusun rencana berdasarkan keempat faktor tersebut. Jadi Anda tidak hanya melihat posisi sendiri, melainkan juga keadaan kompetitor yang ikut bersaing.

Selain itu, Anda juga bisa menganalisis pesaing, sehingga hasil analisis dapat membantu agar bisa mengalahkan mereka di persaingan pasar.

  1. Prediksi Potensi Masalah

Karena sudah mengetahui berbagai potensi-potensi masalah yang mungkin hadir dari aspek ancaman dan kelemahan, ke depannya Anda bisa lebih jeli untuk menemukan berbagai kemungkinan masalah yang muncul.

  1. Perusahaan Bisa Berkembang

Hasil analisis yang sudah matang bisa membantu Anda memperoleh berbagai kesempatan agar perusahaan dapat berkembang, karena sudah tahu apa saja kekuatan dan kesempatan yang tersedia.

  1. Bantu Mengambil Keputusan

Sesuai fungsinya untuk merencanakan strategi dan menyelesaikan masalah, maka analisis ini sangat membantu Anda untuk mengambil berbagai keputusan dalam perusahaan.

Langkah Analisis SWOT

Terapkan langkah-langkah untuk memecahkan masalah (Source: Freepik)

Untuk bisa memecahkan masalah dan mendapatkan strategi terbaik untuk bisnis, maka beberapa langkah yang harus dilakukan adalah:

  1. Tentukan Tujuan

Langkah pertama yang wajib Anda kerjakan adalah menentukan goals atau tujuan, karena berperan sebagai fondasi dasar atas setiap langkah bisnis yang akan diambil.

Tujuan tersebut harus rinci, rasional, dan jelas, karena:

  • Tujuan yang rinci, membantu Anda mengetahui kedalaman dan detail tujuan yang akan diraih
  • Apabila tujuannya rasional, maka Anda bisa menentukan mengenai bisa tidaknya hal tersebut dicapai secara bertanggung jawab
  • Tujuan yang jelas dapat membantu Anda mengarahkan usaha agar lebih konsisten, karena pondasinya sudah jelas
  1. Buat Matriks atau Diagram

Kemudian Anda harus memetakan keempat unsur SWOT tersebut dengan membuat matriks ataupun diagram.

Dari kerangka diagram tersebut, Anda bisa melihat masing-masing faktor dari keempat aspek analisis ini. Secara umum, Anda akan menemukan gambaran mengenai faktor internal melalui strengths dan weakness serta faktor eksternal melalui opportunities dan threats.

  1. Lakukan Brainstorming

Buatlah tim perencana ketika melakukan analisis ini. Tim yang ideal terdiri atas orang-orang dengan beragam latar belakang berbeda, misalnya hukum, ekonomi, komunikasi, bahkan arsitektur.

Jika orang di dalam tim semakin beragam, maka hasil analisis Anda akan semakin detail. Dari tim ini Anda bisa melakukan penyusunan ide (brainstorming) dan menemukan berbagai isu aktual.

  1. Buat Pertanyaan sesuai Unsur SWOT

Apabila telah menemukan isu penting melalui brainstorming tersebut, Anda akhirnya bisa menyusun berbagai pertanyaan penting mengenai keempat aspek SWOT. Pertanyaannya bisa bervariasi sesuai kebutuhan bisnis Anda.

Contoh Analisis SWOT

Beberapa contoh di bawah ini dapat menjadi panduan Anda dan diadaptasi ketika  hendak melakukan analisis sendiri:

  1. Analisis Pribadi

Seperti penjelasan sebelumnya, Anda bisa menggunakan analisis ini untuk lebih mengenali dan mengembangkan diri. Contoh penerapannya:

  • Strengths: kemampuan komunikasi yang bagus, kreatif, tepat waktu, pintar
  • Weakness: mudah gugup, tidak bisa multitasking, sulit beradaptasi dengan orang baru
  • Opportunities: bisa mengembangkan karir lagi untuk naik jabatan di perusahaan, mengikuti kontes public speaking untuk melatih kemampuan berbicara
  • Threats: ada rekan kerja yang kemampuannya lebih baik, persaingan dalam mendapatkan posisi jabatan di atas
  1. Analisis Perusahaan Jasa

Jika menjalankan bisnis jasa, maka contoh analisis jasa travel:

  • Strengths:  adanya potensi pasar sebesar 60% di Jabodetabek, pemesanan tiket online, tenaga kerja profesional, kendaraan layak jalan
  • Weakness:  harga sewa cukup mahal, kendaraan terbatas, biaya perawatan kendaraan mahal
  • Opportunities:  promosi, memperluas jaringan pemasaran, memanfaatkan teknologi terbaru
  • Threats: semakin banyaknya jasa serupa, keadaan lalu lintas yang semrawut
  1. Analisis Bisnis Snack

Untuk menganalisis mengenai bisnis makanan ringan Anda, ikuti contoh berikut:

  • Strengths: merek unik, tenaga kerja profesional, jaringan distribusi jelas, strategi pemasaran yang bagus
  • Weakness: kemasan produk kurang maju, harga mahal, varian terbatas, target pasar belum pasti
  • Opportunities: menambah karyawan, meningkatkan desain kemasan, memperluas pemasaran online, menambah varian produk
  • Threats: banyaknya produk tiruan, persaingan ketat, harga bahan baku tidak stabil, kemungkinan menerima gugatan karena merek belum terdaftar

Contoh-contoh di atas dapat menjadi panduan Anda dan bisa diubah sesuai dengan bidang bisnis dan keperluan masing-masing.

Kesimpulan

Ketika hendak mengembangkan diri secara pribadi maupun profesional, serta bisnis, maka analisis SWOT adalah pilihan yang tepat. Anda dapat mengenali faktor internal maupun eksternal pada diri ataupun bisnis, sehingga bisa menciptakan strategi yang lebih bagus ke depannya.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Akseleran memberikan kesempatan untuk kamu yang ingin membantu mengembangkan bisnis kecil dan menengah di Indonesia. Dapatkan keuntungan dari suku bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan serta perlindungan proteksi asuransi 99% terhadap pinjaman. Gunakan kode promo BLOG50 saat mendaftar dan mulailah pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Selain itu, kamu juga bisa melihat info Akseleran sebagai grup usaha di halaman Grup Akseleran.

Yuk! Gunakan kode promo BLOG50 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].