UMKM Pengertian dan Perannya dalam Ekonomi!

0
4789
UMKM Adalah

Kita sudah sering mendengar istilah UMKM, tetapi tahukah kamu bahwa UMKM adalah pendukung kuat perekonomian kita? Berbagai definisi UMKM bahkan menekankan pada perannya dalam perekonomian negara, bukan sekadar deskripsi nama serta ukurannya. Ketahui wawasan penting tentang UMKM lewat panduan ini, dan jadikan informasi tersebut inspirasi untuk ikut berkontribusi di dalamnya.

Definisi UMKM

UMKM adalah singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, tetapi definisinya ternyata lebih luas dari itu. Dari sudut pandang pelaku usaha, UMKM bisa dideskripsikan sebagai bisnis yang dijalankan individu, rumah tangga, atau badan usaha ukuran kecil. Akan tetapi, beberapa ahli ekonomi menggunakan istilah berbeda untuk mendefinisikannya.

Prof. Ina Primiana dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran mendeskripsikan UMKM sebagai aktivitas usaha skala kecil yang mendukung pergerakan pembangunan serta perekonomian Indonesia. Sementara itu, M. Kwartono Adi menggunakan definisi lebih spesifik, yaitu badan usaha dengan profit kurang dari 200 juta Rupiah, dihitung dari laba tahunan.

Perbedaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah

Walau sering dibahas sebagai satu kesatuan, UMKM adalah akronim dari tiga jenis bentuk usaha: mikro, kecil, menengah. Inilah beberapa perbedaannya.

  • Usaha Mikro

Usaha mikro biasanya dimiliki perseorangan atau keluarga, dan keuntungan bersihnya di bawah 50 juta Rupiah per tahun. Biasanya keuangan pribadi dan modal masih bisa disatukan dalam perhitungannya.

  • Usaha Kecil

Usaha kecil biasanya mendapat keuntungan bersih di bawah 300 juta Rupiah per tahun. Usaha ini bisa terdiri dari bisnis informal (misalnya industri sepatu rumahan) atau perusahaan dan institusi berskala kecil (misalnya toko kecil).

  • Usaha Menengah

Usaha menengah biasanya sudah memiliki sistem pembukuan lengkap, terpisah dari uang pribadi. Pendapatannya bisa di atas 300 juta Rupiah per tahun. Banyak di antara usaha menengah yang sudah memiliki NPWP dan legalitas lainnya. 

Peran UMKM bagi Perekonomian

Perkembangan teknologi dan tren wirausaha membuat peran pelaku UMKM semakin penting. UMKM adalah salah satu penggerak ekonomi bangsa, sehingga keberadaan mereka sangat penting. Berikut beberapa peran UMKM dalam pergerakan ekonomi:

  • Meningkatkan Peluang Kerja

Setiap UMKM yang didirikan merupakan peluang baru bagi orang yang mencari pekerjaan. Tidak seperti perusahaan besar, UMKM cenderung memajang syarat lebih ringan saat mencari tenaga kerja. Hal ini memperluas kesempatan kerja bagi lebih banyak orang sehingga mengurangi jumlah pengangguran.

UMKM juga memberi kesempatan bagi orang-orang yang ingin mendapat uang tambahan tetapi sulit meninggalkan aktivitas harian. Hal ini terlihat dari usaha mikro dan kecil berbasis komunitas, misalnya usaha kerajinan dan kuliner di kalangan ibu rumah tangga.

  • Mendorong Perekonomian Lebih Merata

UMKM adalah cara menciptakan perekonomian yang lebih merata, bahkan di kota kecil dan pedesaan. UMKM memungkinkan masyarakat mengakses berbagai produk dan jasa tanpa harus pergi ke area yang lebih besar dan sibuk. Bayangkan jika kamu tinggal di kota kecil dan harus pergi ke kota besar hanya untuk membeli makanan atau pakaian! UMKM memenuhi kebutuhan dengan harga lebih murah.

Baca juga: 7 Cara Membantu Meningkatkan Perekonomian Indonesia

  • Meningkatkan Devisa

Devisa negara bisa meningkat dengan kehadiran UMKM yang dikelola secara baik. Devisa bisa datang dari berbagai sumber, mulai dari hasil ekspor produk ke pelanggan luar negeri, hingga penjualan produk lokal ke pengunjung atau pembelanja asing, misalnya lewat kios daring.

  • Mendorong Perekonomian dalam Periode Sulit

Sifat UMKM yang fleksibel sekaligus sangat vital membuatnya ideal sebagai pendorong perekonomian saat situasi sulit. UMKM merupakan sektor yang terus berjalan ketika krisis moneter menghantam Asia Tenggara (termasuk Indonesia) pada tahun 1997. Saat pandemi COVID, banyak pengusaha UMKM yang menjual produk yang dibutuhkan masyarakat dengan sistem online, mulai dari makanan, masker kain, alat rumah tangga, hingga mainan dan buku.

  • Memenuhi Kebutuhan Secara Tepat Sasaran

UMKM biasanya lebih paham kebutuhan masyarakat sekitar. Produk yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan, menggunakan bahan baku yang diperoleh dari lingkungan terdekat atau produsen lokal. Hal ini memberi keuntungan bagi masyarakat setempat yang menjadi konsumen.

Kesimpulan

Walau tidak melibatkan modal besar, UMKM adalah bagian penting dari roda perekonomian negara. Sifatnya yang fleksibel dan tidak menuntut modal besar membuatnya cocok sebagai alternatif usaha, terutama di tengah situasi sulit. Kamu bisa membuka bisnis atau memberi modal bagi pengusaha UMKM untuk mendukung sistem ini, misalnya dengan berinvestasi di Akseleran P2P lending.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 21% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]