Apa itu Inflasi dan Efeknya Untuk Kita

0
152991
Akseleran_Article_Featured_Image_1366x768_apaituInflasi

Kata “Inflasi” merupakan kata yang sering didengar dalam kehidupan kita, terutama bagi yang bergerak di bidang keuangan dan investasi. Inflasi sebenarnya sangat terkait dengan kehidupan kita sehari-hari, bukan hanya bagi orang-orang yang bekerja di sektor keuangan. Jadi, sebenarnya apa itu inflasi dan bagaimana efek dari inflasi untuk kita?

Inflasi merupakan kondisi di mana terjadi kenaikan harga barang dan jasa dalam sebuah negara seiring dengan waktu. Ketika terjadi inflasi, kemampuan kita membeli barang akan menurun. Ketika semula kita bisa membeli sebuah barang dengan nilai Rp.5,000, maka tahun berikutnya belum tentu barang tersebut berharga Rp. 5,000.

Penyebab inflasi pun sangat beragam, namun pada umumnya inflasi terjadi akibat adalah ketidakseimbangan antara kebutuhan yang meningkat yang tidak disertai persediaan barang yang cukup. Sehingga, seperti hukum supply and demand, harga kebutuhan pun akan meningkat. Salah satu penyebab lain terjadinya inflasi adalah jumlah uang beredar yang lebih banyak dari yang dibutuhkan, sehingga harga barang pun cenderung akan naik.

Sementara itu, efek dari inflasi ini tentunya akan sangat merugikan masyarakat karena dengan jumlah uang yang sama, kita hanya dapat membeli barang yang sama dengan jumlah lebih sedikit. Ilustrasi apa itu inflasi dan efeknya bisa dilihat di video di bawah ini.

Baca juga: Kata Siapa Dampak Inflasi Negatif Semua? Tenang Ada Sisi Positifnya Kok!

Bagaimana Melawan Inflasi?

Dari video tersebut dapat terlihat jelas efek dari inflasi. Semua lapisan masyarakat perlu menyadari efek inflasi ini karena inflasi tidak pandang bulu. Apabila masyarakat berdiam diri, nilai kekayaan yang mereka punya akan berkurang seiring dengan waktu karena nilai riilnya “terpotong” inflasi.

Salah satu cara melawan efek dari inflasi adalah dengan memulai investasi. Investasi memiliki imbal hasil beragam, tetapi yang paling penting kita perlu memilih investasi yang memberikan imbal hasil jauh di atas laju inflasi.

Investasi seperti apakah yang tepat untuk melawan inflasi? Mari kita telaah sedikit. Laju inflasi rata-rata Indonesia itu sekitar 3%-4% per tahun, tetapi kita ambil asumsi terburuk 4% per tahun. Sebagai perbandingan, Menurut data Kemenkeu, tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun dari Agustus 2019 terhadap Agustus 2018 sebesar 3,30 persen. Sementara itu, kebanyakan masyarakat Indonesia hanya bergantung kepada tabungan dan deposito saja, padahal tidak efektif melawan inflasi.

Jika kita ambil rata-rata bunga tabungan sekitar 1%-2% per tahun, maka sudah jelas menabung di tabungan biasa bukanlah cara yang baik dalam melawan inflasi. Bagaimana dengan deposito? Deposito bisa ada yang menawarkan bunga sampai dengan 6% per tahun, sehingga terlihat cukup. Akan tetapi jangan lupa ada biaya pajak deposito sebesar 20% dari imbal hasil ini, sehingga aktualnya kita hanya akan mendapat imbal hasil 4.8% per tahun. Angka ini bukanlah angka yang aman karena laju inflasi bisa naik sewaktu-waktu.

Cara lain adalah berinvestasi di peluang investasi yang memiliki imbal hasil di atas deposito. Bagi yang belum pernah berinvestasi, ada banyak bentuk investasi yang aman untuk pemula.

Jadi, mudah-mudahan semakin banyak masyarakat yang mengerti apa itu inflasi dan efeknya. Yuk kita mulai investasi dari sekarang!

Baca juga: Sudah Tahu Bagaimana Metode Perhitungan Inflasi?

Coba Juga Pendanaan P2P Lending dan Dapatkan Bunga Hingga 21% per Tahun!

Ada cara lain mengatasi inflasi, yaitu dengan memberikan pinjaman. Lho? Kok memberikan pinjaman bisa mengatasi inflasi? Melalui platform Peer-to-peer (P2P) Lending, kamu bisa memberikan dana kepada UKM yang membutuhkan pinjaman, dan menikmati hasil dari bunga pinjaman tersebut. Sehingga, dana yang kamu berikan akan kamu terima kembali dengan bunganya. Bisa dibilang, P2P Lending ini merupakan salah satu cara untuk melawan inflasi.

Salah satu platform P2P Lending produktif di Indonesia adalah Akseleran. Melakukan pendanaan di Akseleran relatif aman karena lebih dari 99% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan dan diproteksi asuransi, sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah berizin resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin. Akseleran juga memberikan dana awal senilai Rp 100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode BLOG100.

BLOG100

Akseleran AppsUntuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here