Cek Hal-Hal Penting dari Prospektus Reksadana

2
685
Prospektus Reksadana

Sebelum memulai investasi reksa dana, seorang investor harus membaca prospektus reksadana. Hal ini sangat penting, terutama bagi pemilik modal pemula yang awam terhadap seluk-beluk investasi reksa dana. Meskipun demikian, faktanya banyak orang yang kesulitan membaca prospektus reksa dana. 

Lantas, apa sebenarnya prospektus reksa dana?

Apa Itu Prospektus Reksa Dana?

Prospektus dapat disebut sebagai pedoman sebelum investor menanamkan modal pada reksa dana. Dengan membaca prospektus, para investor akan mendapatkan informasi tentang perusahaan Manajer Investasi (MI) dan produk reksa dana yang ditawarkan.

Prospektus reksa dana berisikan informasi produk secara detail, mulai dari pembentukan reksa dana, penyebarluasan prospektus, formulir pembelian unit penyertaan, dan pembubaran. 

Mengapa Prospektus Reksa Dana Penting?

Prospektus reksa dana sangat penting karena memuat informasi dan penjelasan mengenai risiko atas reksa dana yang dipilih. Umumnya, risiko tersebut, meliputi risiko berkurangnya nilai unit penyertaan, perubahan kondisi ekonomi, perubahan politik, likuiditas, dan wanprestasi.

Ini Hal Penting yang Wajib Dipahami Ketika Membaca Prospektus Reksa Dana

Barangkali Anda bertanya-tanya, bagaimana cara membaca prospektus reksadana? Untuk memahami prospektus reksa dana, Anda hanya perlu membaca sejumlah poin penting berikut ini.

  • OJK

Hal pertama yang harus dicek adalah legalitas reksa dana. Legalitas menjadi parameter terbaik dalam menentukan kualitas suatu reksa dana. Reksa dana yang mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki risiko rendah terhadap kasus penipuan dengan modus investasi.

Secara spesifik, izin OJK juga diberikan kepada Bank Kustodian, Manajer Investasi (MI), dan agen penjual.

  • Manajer Investasi

Poin selanjutnya adalah mengecek rekam jejak Manajer Investasi (MI). Hal ini sangat penting dilakukan mengingat manajer investasi berperan besar dalam mengelola reksa dana. Pengecekan rekam jejak bertujuan untuk mengetahui kapasitas, pengalaman, dan hal lain yang berkaitan dengan manajer investasi.  

  • Tujuan, Kebijakan, dan Pembatasan Investasi

Poin ini menjelaskan tentang tujuan produk reksa dana, termasuk kebijakan strategis pengalokasian aset reksa dana. Poin ini juga mencakup pembatasan investasi, yakni tentang larangan yang tidak boleh dilakukan manajer investasi. Contohnya, melakukan transaksi margin dan short selling.

  • Manfaat dan Faktor Risiko Investasi

Poin selanjutnya yang wajib dipahami adalah bagian manfaat dan faktor risiko investasi. Sebagai penanam modal, Anda perlu mengetahui mengenai manfaat investasi, informasi terkait pertumbuhan nilai aset, pengelolaan reksa dana hingga diversifikasi investasi

Selain itu, Anda juga harus memahami apa saja risiko yang mungkin timbul selama berinvestasi, seperti risiko likuiditas, penurunan Nilai Aktiva Bersih (NAB), perubahan tingkat suku bunga, dan perubahan politik dan ekonomi.

Transparansi akan memberikan kenyamanan dan rasa aman sehingga pemilik modal tidak segan untuk berinvestasi. 

Baca juga: Ini Cara Manajer Investasi Mengelola Portofolio Reksadana

  • Alokasi dan Imbal Jasa

Bagian ini menjelaskan secara rinci mengenai jenis dan besaran biaya reksa dana, biaya pemegang unit penyertaan, dan biaya manajer investasi. Sementara alokasi biaya merinci beban yang dikeluarkan untuk imbalan jasa Bank Kustodian dan manajer investasi

Investor sendiri akan dibebankan pada biaya penjualan unit penyertaan reksa dana dan transaksi pembelian. Biaya transfer hanya dibebankan jika bank yang dituju berbeda dengan bank penampung reksa dana.

  • Hak Pemegang Unit Penyertaan

Bagian ini menginformasikan tentang hak pemegang unit penyertaan (investor), meliputi Nilai Aktiva Bersih (NAB) suatu reksa dana, penjualan seluruh atau sebagian unit penyertaan, dan perolehan bagi hasil investasi.

Pemilik modal juga memilik hak untuk mendapatkan Surat Konfirmasi Transaksi (SKT) setiap kali melakukan transaksi. Investor juga akan diberi laporan akun bulanan yang berisikan perkembangan terkini tentang investasi reksa dana. 

  • Pembubaran dan Likuidasi

Poin ini menjelaskan tentang sebab, tindakan, dan prosedur yang akan diambil oleh Manajer Investor ketika terjadi pembubaran reksa dana.

  • Tata  Cara Pembelian, Jual Kembali, dan Pengalihan 

Poin penting terakhir menjelaskan tentang jumlah pembelian terendah, penjualan, dan pengalihan unit reksa dana. Bagian ini juga berisikan tentang syarat, ketentuan, dan tata cara pembelian dan penjualan reksa dana. 

Demikianlah penjelasan singkat mengenai prospektus reksa dana lengkap dengan hal-hal penting yang perlu dicek sebelum Anda memulai investasi. Dengan memahami prospektus reksadana, investasi jadi lebih mudah dan aman. Kini, tak ada lagi alasan untuk menunda investasi. Mau masa depan lebih cerah? Yuk, mulai investasi sekarang!

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 16% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]

2 COMMENTS

Comments are closed.