Apa Itu Nilai Aktiva Bersih dan Bagaimana Cara Perhitungannya?

0
2364
Nilai Aktiva Bersih

Bagi mereka yang sering berkecimpung dalam instrumen investasi seperti reksadana tentunya istilah NAB atau Nilai Aktiva Bersih tidak asing lagi ditelinga mereka. Tetapi, Nilai Aktiva Bersih ini memiliki segudang pengertian dan lainnya yang mungkin belum diketahui oleh mereka yang masih baru dalam dunia reksadana maupun mereka yang sudah memahami betul investasi reksadana.

Karenanya, di sini kita akan membahas seputar apa itu Nilai Aktiva Bersih dan apa fungsi dari NAB itu sendiri dalam reksadana.

Pengertian Nilai Aktiva Bersih (NAB)

Nilai Aktiva Bersih atau Net Asset Value (NAV) merupakan suatu nilai yang menggambarkan dari total kekayaan bersih reksadana setiap harinya. Total kekayaan bersih atau total aktiva bersih ini merupakan suatu nilai pasar yang ada pada setiap jenis aset investasi seperti saham, obligasi, surat berharga pasar uang serta deposito. Singkatnya NAB dalam reksadana ini adalah jumlah total dana kelolaan yang dikelola oleh Manajer Investasi atas produk reksadana yang dimaksud.

Dalam investasi reksadana, penghitungan dilakukan setiap hari sesuai dengan periode atau hari perdagangan bursa. Dari perhitungan di atas, NAB ini adalah jumlah bersih yang diperoleh oleh investor setelah pemotongan pajak.

Unit Penyertaan (UP)

Selain Nilai Aktiva Bersih, istilah Unit Pernyataan juga tentunya sering kamu dengar. Ya, produk reksadana dijual dalam satuan unit. Contohnya seperti saat akan membeli emas, maka satuan yang digunakan adalah gram. Sedangkan investor yang ingin membeli reksadana dapat membeli dalam jumlah unit atau rupiah yang dikonversikan ke dalam satuan unit.

NAB per unit penyertaan adalah harga yang wajar dari portofolio suatu reksadana yang sudah dikurangi biaya operasional lalu dibagi jumlah saham atau unit penyertaan yang telah beredar saat itu.

Keuntungan dari Nilai Aktiva Bersih (NAB)

Seperti yang diketahui bahwa untuk mencari tahu harga dari unit suatu investasi dari perusahaan reksadana adalah dengan melihat data dari Nilai Aktiva Bersih atau Unit Penyertaan dari perusahaan tersebut. Nilai NAB tentunya akan berubah setiap harinya karena didasarkan pada perhitungan Nilai Pasar Wajar yang berlaku. Faktor lainnya yang mempengaruhi perubahan NAB/UP adalah perubahan dana yang dikelola oleh Manajer Investasi atau Asset Under Management (AUM) mengalami peningkatan nilai.

Nilai Aktiva Bersih ini tidak memberikan informasi tentang keuntungan yang diperoleh investor melalui reksadana secara langsung. Karena fungsi dari NAB ini membantu kelancaran pelaksanaan proses investasi. Dengan mengetahui Nilai Aktiva Bersih investor dapat memperkirakan berapa jumlah unit yang dapat dibeli sesuai dengan uang yang dimilikinya.

Baca juga: Memahami Lebih Jauh Mengenai Apa Itu Reksadana

Perhitungan Serta Penggunaan NAB/UP

Di atas kita sudah mengatakan bahwa perhitungan NAB pada perusahaan reksadana didasarkan pada Nilai Pasar Wajar (NPW) dimana NPW ini menunjukkan suatu harga transaksi yang berlaku yang nilainya bisa berubah setiap harinya. Perubahan dari NPW ini juga sifatnya tidak menentukan, karenanya ikut mempengaruhi NAB reksadana. Sehingga apabila NPW berubah, maka NAB juga ikut berubah.

Untuk memperkirakan gambaran dari keuntungan NAB kamu dapat melihat sekaligus membandingkannya dengan NAB saat pembelian awal. Dari perbandingan tersebutlah yang dapat dijadikan ukuran untuk memperhatikan keuntungan yang didapat. Karenanya, untuk kamu yang ingin melakukan investasi reksadana di bawah ini adalah gambaran simulasi perhitungan yang harus dipersiapkan.

Suatu perusahaan reksadana yang memiliki Nilai Aktiva Bersih sebesar Rp 1.108,91/Unit. Sebelum melakukan investasi, kamu dihadapkan pada dua pilihan dimana satu kamu dapat membelinya per unit atau kamu dapat langsung membelinya dengan sejumlah uang. Pilihan kedua kamu dapat membelinya berdasarkan unit, seperti jika jumlah unit yang ingin dibeli adalah 1000 unit, maka jumlah dana yang perlu dipersiapkan adalah Rp 1.108.910,-.

Jadi, sekarang kamu sudah mulai mengetahui lebih dalam mengenai proses transaksi pada reksadana sekaligus memahami dari apa itu Nilai Aktiva Bersih. Namun, satu hal yang harus diingat dan dipahami yaitu apapun pilihan instrumen investasi yang dipilih pastikan untuk memahami setiap risiko yang ada di dalamnya.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata 12% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]