Mengenal Margin dalam Dunia Bisnis dan Keuangan

1
8752
Margin Adalah

Secara umum, margin adalah istilah untuk menyebut selisih antara keuntungan dengan omset dalam sebuah bisnis dalam bentuk persentase. Tidak heran apabila istilah ini selalu bergandengan dengan kata “profit.” Hal ini pula yang menjadi alasan mengapa terdapat istilah profit margin atau selisih keuntungan.

Profit margin bukan hal baru dalam bidang keuangan seperti akuntansi. Margin pada akuntansi sebenarnya digunakan sebagai penguat pengertian profit sebagai selisih antara biaya (cost) dan penjualan. Dalam analisis laporan keuangan, profit margin adalah hasil dari perhitungan keuntungan kotor setelah dikurangi harga pokok penjualan.

Selain di bidang bisnis serta keuangan, margin juga dapat kita temui di bidang investasi trading. Dalam trading, terdapat istilah margin call dan margin account. Margin call  atau permintaan margin adalah suatu upaya yang dilakukan investor untuk menutup kerugian ketika harga saham mengalami penurunan drastis hingga angkanya di bawah harga beli.

Sedangan margin account atau akun margin adalah akun yang dibuka melalui manajer investasi dan digunakan untuk membeli saham. Dari penjelasan sebelumnya bisa disimpulkan bahwa margin merupakan istilah penting dalam dunia bisnis maupun keuangan.

Cara Menghitung Margin

Kesalahan dalam menghitung margin seringkali menjadi risiko dalam sebuah bisnis. Terlebih lagi jika tidak ada pengetahuan dasar tentang hal ini. Agar saat menjalankan bisnis segala risiko kerugian dapat diminimalisasi, tidak ada salahnya untuk mengetahui bagaimana cara menghitung margin yang tepat.

Tapi sebelum menghitung selisih keuntungan, penting bagi kita untuk mengetahui besaran biaya produksi yang ditanggung agar harga jual bisa ditentukan. Karena menentukan harga jual akan berpengaruh terhadap besar kecilnya keuntungan yang ingin kita peroleh dan apakah keuntungan tersebut mampu membantu modal yang telah dikeluarkan kembali.

Sebagai panduan, berikut merupakan beberapa unsur pokok dalam menghitung margin suatu bisnis:

  • Pendapatan

Pendapatan adalah pertambahan nilai aset atau aktiva yang membuat nilai modal bertambah. Ada dua jenis pendapatan yang akan kita temui, yaitu pendapatan usaha dan pendapatan di luar usaha.

  • Beban

Beban merupakan semua biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh hasil. Pengeluaran biaya ini tentu saja dapat mengurangi modal. Terdapat dua jenis beban yang kita kenal dalam dunia bisnis, yaitu beban usaha dan beban di luar usaha.

Selain dua unsur di atas, ada beberapa langkah yang harus dilakukan agar keuntungan bisnis bisa diketahui, di antaranya:

  • Mengidentifikasi setiap biaya produksi

Pada tahap awal ini, kita harus melakukan identifikasi pada seluaruh biaya produksi termasuk di dalamnya, biaya tetap dan biaya variabel.

  • Menyusun laporan laba rugi

Selanjutnya, susunlah laporan laba rugi yang di dalamnya terdapat sumber pendapatan dan beban perusahaan selama periode akuntansi. Untuk menghitung laporan ini, kita dapat menggunakan rumus:

Laba Bersih = Laba Kotor – Beban Usaha

  • Menghitung semua biaya

Jangan lupa, hitung semua biaya mulai dari proses riset hingga pembuatan suatu barang. Dari perhitungan tersebut kita dapat mengetahui harga jual yang pantas berdasarkan kualitas sekaligus biaya produksinya. Sebab apabila tidak, hal tersebut justru akan membuat harga pokok penjualan cenderung tidak sesuai dan berakibat pada tidak lakunya barang di pasaran.

Baca juga: Biaya Amortisasi serta Cara Perhitungannya

  • Identifikasi saldo awal dan akhir

Pada tahap ini, Anda perlu menghitung saldo awal dan saldo akhir dalam suatu periode. Entah itu tahunan, ataupun bulanan. Hal ini dilakukan agar ada kontrol ketat terhadap keuangan sehingga risiko kecurangan dari berbagai bidang dapat diminimalisasi.

  • Menghitung penjualan bersih

Terakhir, hitung penjualan bersih perusahaan. Penjualan bersih bisa didapatkan dari jumlah penjualan kotor yang telah dikurangi dengan retur, komisi, ataupun diskon.

Apabila semua unsur dan langkah di atas telah dihitung dan dilakukan dengan baik, margin bisa dihitung. Seperti definisi yang telah dijabarkan sebelumnya, margin adalah persentase keuntungan dari suatu produk. Jadi untuk menghitung margin, kita perlu membagi keuntungan dengan modal dan dijadikan persen.

Secara sederhana, rumus perhitungan margin adalah:

Margin: Keuntungan : Modal x 100%

Menghitung margin adalah hal penting untuk mengetahui apakah sebuah perusahaan mengalami keuntungan atau malah merugi. Jadi tidak ada salahnya untuk mendalami istilah ini agar bisnis bisa menghasilkan laba sebagaimana harapan. Selamat berbisnis.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 16% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]

1 COMMENT

Comments are closed.