Apa Saja Isi dari Surat Perintah Kerja?

0
401
Surat Perintah Kerja

Kalau Anda bekerja dalam instansi besar baik perusahaan atau kantor pemerintahan, surat perintah kerja atau SPK akan dikeluarkan dalam periode tertentu. Dalam surat perintah kerja ini segala hal tentang apa yang harus dilakukan oleh pekerja termuat dengan jelas dan ditandatangani oleh pemilik perusahaan atau minimal atas langsung.

Tanpa SPK, seseorang tidak akan bisa bekerja pada bidang-bidang tertentu. Apalagi kalau bagian itu membutuhkan keahlian khusus. Nah, kalau Anda ingin memahami lebih banyak tentang SPK, simak ulasannya di bawah ini.

Fungsi Surat Perintah Kerja

Surat perintah kerja secara umum diartikan sebagai surat yang digunakan untuk memberikan perintah pada seseorang untuk melakukan sesuatu. Lantas, apakah SPK hanya untuk itu saja? Tentu saja tidak, berikut beberapa fungsi lain dari surat perintah kerja.

  • Sebagai surat kontrak. Beberapa pekerja kontrak umumnya akan menerima surat perintah kerja selama periode tertentu bisa 3-6 bulan sekali atau setahun sekali.
  • Dokumen tanda pegawai yang sah. Ada kalanya surat perintah kerja dini digunakan sebagai identitas diri kalau seseorang memang bekerja pada perusahaan meski hanya kontrak selama beberapa bulan.
  • Dokumen untuk masuk ke lembaga tertentu. Surat perintah kerja juga dikeluarkan sebagai surat izin untuk melakukan pekerjaan di kawasan yang privat atau butuh izin dahulu untuk memasukinya. Kadang kartu identitas saja tidak cukup.
  • Dokumen untuk mengurus peminjaman dana. Beberapa lembaga keuangan terkadang bisa memberikan dana yang digunakan untuk pengembangan atau konsumsi harian.

Komponen Surat Perintah Kerja

Surat perintah kerja umumnya memiliki isi atau komponen yang bermacam-macam dan disesuaikan dengan kondisi. Namun, sebagian besar surat perintah kerja akan berisi beberapa komponen berikut ini.

  1. Kop Surat

Bagian pertama dari surat perintah pekerjaan adalah kop surat. Segala informasi terkait dengan perusahaan mulai dari nama hingga SK pendirian kalau dibutuhkan akan tampil. Alamat hingga nomor telepon akan tercetak dengan jelas dan menunjukkan kalau dokumen ini resmi.

  1. Nomor Surat

Setiap orang akan mendapatkan surat perintah dengan nomor surat yang berbeda-beda. Nomor ini digunakan sebagai dokumentasi untuk memudahkan pencarian kalau sampai ada surat yang hilang atau hal lainnya. Nomor surat juga bisa digunakan untuk melihat apa saja riwayat perintah atau pekerjaan yang sudah pernah dilakukan.

  1. Identitas yang Diberi Perintah

Setelah kop dan nomor surat perintah, identitas dari orang yang diberi perintah akan dibubuhkan. Umumnya, identitas ini ditulis mulai dari nama, nomor pegawai, sampai alamat hingga jabatan yang dimiliki saat itu.

Meski jarang, kadang ada identitas juga dari pemberi perintah. Namun, identitas dari penerima perintah saja umumnya sudah cukup. Karena pada bagian akhir akan ada tanda tangan dari pemberi perintah.

  1. Isi Perintah

Selanjutnya isi perintah yang harus dilakukan oleh pekerja. Isi perintah inilah yang harus dijalankan dengan baik. Umumnya isi perintah berhubungan dengan pekerjaan yang akan dilakukan dengan deskripsi singkat atau rinci.

  1. Detail Kewajiban

Terkadang ada detail tentang kewajiban apa saja yang harus dilakukan. Detail ini harus ditaati oleh penerima perintah. Ada bagian sanksi yang harus diterima kalau tidak melakukan pekerjaan dengan baik atau melanggar aturan.

  1. Informasi Kontrak dan Gaji

Informasi gaji dan kontrak kerja selama periode tertentu kadang masuk dalam SPK. Kalau periode habis, SPK akan diperbarui lagi.

  1. Tanda Tangan dan Nama Terang

Tanda tangan dari penerima perintah dan pemberi perintah. Umumnya dilakukan di atas materai 6000 agar sah dokumennya.

Dari ulasan di atas kita bisa sedikit membuat kesimpulan kalau surat perintah kerja atau SPK adalah surat yang dikeluarkan sebagai perintah untuk mengerjakan pekerjaan tertentu. Umumnya SPK berisi berbagai kewajiban hingga tanggal kontrak kalau memang bukan pegawai tetap.

Kalau Anda pemilik usaha, surat perintah kerja ini dibutuhkan untuk memberikan kontrak kerja dan juga job description yang jelas. Dengan surat ini pekerjaan bisa berjalan dengan baik sesuai dengan manajemen bisnis yang sudah diatur. Perusahaan bisa berjalan dengan baik dan maju.

Ajukan Pinjaman Sekarang dan Dapatkan Kemudahan Pinjaman Modal Usaha di Akseleran!

Dapatkan pinjaman dengan bunga kompetitif dan kemudahan proses pengajuan. Ajukan pinjaman untuk mengembangkan usahamu sekarang. Akseleran juga sudah terdaftar resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

voucher promo akseleran blog blog100

Akseleran Apps

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]