Sudah Tahu Istilah dari NPL? Selengkapnya di sini!

1
8720
NPL Adalah

NPL Adalah – Bagi banyak orang yang berkecimpung dalam dunia bisnis dan finansial tentunya tidak lagi asing dengan istilah Non Performing Loan (NPL), karenanya di artikel ini kita akan membahasnya sekarang.

Non Performing Loan atau NPL adalah salah satu indikator kesehatan aset pada suatu lembaga keuangan baik itu bank ataupun fintech. NPL tersebut memiliki indikator tersebut dapat berupa rasio keuangan pokok yang mampu memberikan sebuah informasi penilaian atas kondisi permodalan, rentabilitas, risiko kredit, risiko pasar hingga likuiditas. 

Lebih Jauh Mengenal Apa Itu NPL

NPL yang paling sering digunakan adalah Non Performing Loan Neto dimana NPL tersebut telah disesuaikan. Penilaian kualitas dari aset itu sendiri adalah penilaian terhadap kondisi aset bank serta kecukupan manajemen risiko kredit. Hal itu berarti NPL adalah indikasi terkait adanya masalah dalam bank atau fintech tersebut, yang apabila tidak segera diatasi, maka tentu akan berdampak buruk.

Mudahnya, apabila NPL ini bermasalah tentu akan berdampak pada berkurangnya modal suatu bank. Jika hal tersebut terus dibiarkan, tentu akan membawa dampak pada penyaluran kredit pada periode selanjutnya.

Standarisasi Tingkat NPL

Menurut peraturan Bank Indonesia mengenai sistem penilaian tingkat kesehatan dari sebuah Bank Umum, menetapkan bahwa rasio kredit bermasalah (NPL) yaitu sebesar 5% dengan rumus perhitungannya seperti di bawah ini:

Rasio NPL = (Total NPL / Total Kredit) x 100%

Seperti contoh, ada sebuah bank yang mengalami kredit bermasalah sebesar 50, dengan total kredit sebesar 1000, maka rasio NPL dari bank itu adalah 5% (50 / 1000 = 0.005). Semakin tinggi nilai NPS, maka bank tersebut juga bisa dikatakan tidak sehat. Ingat! Seperti yang sudah kita sebutkan sebelumnya, NPL yang tinggi tentu akan menyebabkan penurunan laba yang diterima oleh bank.

Hal-Hal yang Bisa Timbul dari Meningkatnya NPL

Dengan meningkatnya angka Non Performing Loan yang tinggi artinya bank gagal dalam pengelolaan bisnisnya, selain modal yang dimiliki oleh bank berkurang, modal yang dikeluarkan bank untuk para nasabah juga tidak dapat kembali lagi ke bank. Karenanya bank memerlukan beberapa cara untuk menekan angka NPL

Tetapi, kita juga harus memahami beberapa masalah yang dapat timbul akibat tingginya angka NPL pada sebuah bank:

  • Masalah Likuiditas Pada Bank Tersebut

Likuiditas merupakan satu masalah dimana bank tidak lagi mampu membayar pihak ketiga. Pihak ketiga di sini dimaksudkan pihak yang bekerja pada bank tersebut, dengan begitu bank akan terancam kehilangan para karyawannya dan juga kemungkinan karyawan yang bekerja pada bank tersebut juga bisa kehilangan pekerjaan.

Baca juga: Sebelum Melakukan Investasi Ketahui dulu Apa Itu Likuiditas!

  • Rentabilitas

Rentabilitas ini adalah masalah dimana utang yang telah dikeluarkan pada nasabah yang bermasalah tidak dapat ditagih kembali. Hal tersebut karena nasabah selalu menghindar dari penagihan kredit ataupun nasabah tersebut sudah melarikan diri.

Hal tersebut seringkali terjadi pada bank yang memiliki angka NPL yang relatif tinggi. Apabila sudah seperti itu pihak bank juga akan kesulitan dalam melakukan pencarian nasabah tersebut, sehingga akhirnya gagal bayar dan hutang pun tidak kembali.

  • Solvabilitas

Masalah yang satu ini juga adalah masalah bagi pihak internal dari bank. Masalah itu berupa modal yang ada di dalam bank tersebut berkurang dan bank akan mengalami kesulitan dalam melakukan fungsi-fungsinya. Selain ketiga masalah tersebut dampak lainnya yang dapat menimpa pihak bank adalah keuntungan yang semakin menurun, hal tersebut dikarenakan bank kehilangan pendapatan namun mereka juga tetap memikirkan kolektibilitas kreditnya.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata 10,5%-12% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]

1 COMMENT

Comments are closed.