Likuiditas Adalah : Cara Hitung, Jenis, Keuntungan Hingga Perbedaannya!

4
10411
Likuiditas Adalah

Likuiditas Adalah – Untuk kamu yang sudah rutin berkecimpung di dunia finansial mungkin sudah mengetahui beberapa istilah-istilah yang ada seperti profitabilitas, solvabilitas, likuiditas dan lainnya. Tetapi mungkin beberapa yang baru mengenal dunia finansial terutama dunia investasi tentu ada juga yang belum mengetahui istilah-istilah tersebut, maka dari itu kita akan membahas istilah tersebut khususnya istilah dari likuiditas. Jadi, likuiditas itu apa sih?

Likuiditas adalah kemampuan suatu usaha maupun bisnis dalam memenuhi kewajiban membayar utang-utang yang harus segera dibayar. Dari sini tingkat likuiditas dari sebuah perusahaan juga akan terlihat dari angka-angka tertentu seperti angka rasio cepat, angka rasio lancar dan angka rasio kas.

Sebagai catatan, bahwa semakin tinggi tingkat likuiditas dari suatu perusahaan, maka tentu akan dianggap semakin baik juga kinerjanya. Lalu bagaimana mengukur baik tidaknya tingkat likuiditas tersebut?

Cara Menghitung Tingkat Likuiditas Yang Benar!

Likuiditas diukur dengan perbandingan antara aktiva lancar dengan utang lancar atau yang biasa disebut rasio lancar. Tetapi banyak perusahaan yang menggunakan rasio lain sebagai alat ukur tingkat likuiditas, karena itu kita akan membahas beberapa rasio yang digunakan untuk mengukur likuiditas.

  • Rasio Lancar

Rasio lancar merupakan tingkat kemampuan suatu perusahaan untuk menggunakan aktiva lancar untuk membayar semua kewajiban atau utang lancarnya.

Rasio Lancar = Aset Lancar / Utang Lancar

  • Rasio Cepat

Rasio cepat merupakan tingkat kemampuan dalam suatu perusahaan untuk membayar utang jangka pendek menggunakan aktiva lancar tanpa memperhitungkan persediaan yang ada. Karena persediaan itu membutuhkan proses dan waktu yang lebih lama dibandingkan aset lainnya.

Rasio Cepat = Aset Lancar – Persediaan / Utang Lancar

  • Rasio Kas

Rasio kas merupakan tingkat kemampuan perusahaan untuk melunasi utang jangka pendek yang ada dengan menggunakan dana kas, seperti contohnya rekening giro.

Rasio Kas = (Kas + Surat Berharga) / Utang Lancar

Macam-Macam Rasio Likuiditas Perusahaan

Penting untuk memahami setiap jenis dari rasio likuiditas. Secara sederhana, rasio likuiditas adalah rasio pada kemampuan perusahaan untuk memenuhi tanggungan atau melunasi utang jangka pendek yang dimiliki. Nilai pada rasio likuiditas inilah yang menjadi tolak ukur seberapa likuidnya sebuah perusahaan tersebut.

Pengukuran tingkat likuiditas pada perusahaan dapat dilakukan dengan membandingkan komponen pada neraca. Komponen tersebut meliputi jumlah aktiva lancar dan pasiva lancar atau utang jangka pendek. Proses pengukuran likuiditas juga dapat dilakukan secara berkala melalui beberapa periode akuntansi agar dapat terlihat perkembangannya. 

Setelah mengetahui dasar dari rasio likuiditas tersebut, lanjut ke pembahasan tentang macam-macam rasio likuiditas, yaitu:

1. Rasio Lancar

Rasio lancar adalah kemampuan perusahaan dalam menggunakan aktiva lancar yang dimiliki untuk membayar kewajiban serta utang lancar. Dengan mengukur rasio likuiditas ini, perusahaan dapat mengetahui jumlah aktiva lancar yang bisa digunakan untuk melunasi kewajiban jangka pendeknya.

Untuk mengetahui apakah perusahaan memiliki rasio lancar yang sehat atau tidak sebenarnya mudah. Dimana Saat jumlah aktiva lancar lebih besar dari jumlah utang lancar, artinya perusahaan tersebut memiliki rasio lancar yang baik serta memiliki kemampuan untuk menutupi kewajibannya. 

2. Rasio Cepat

Rasio cepat merupakan tingkat kemampuan dalam suatu perusahaan untuk membayar utang jangka pendek menggunakan aktiva lancar tanpa memperhitungkan persediaan yang ada. Karena persediaan itu membutuhkan proses dan waktu yang lebih lama dibandingkan aset lainnya.

Komponen pada rasio cepat ini dapat meliputi piutang serta surat berharga. Hal ini berarti jika rasio cepat perusahaan semakin tinggi, tentu kondisi keuangannya juga akan semakin sehat. Hal tersebut berarti perusahaan mampu untuk membayar kewajiban jangka pendek yang dimilikinya dengan lebih mudah.

3. Rasio Kas

Macam yang ketiga adalah rasio kas yang dapat menunjukkan kemampuan perusahaan dalam membayar utang jangka pendek menggunakan uang kas yang dimiliki. 

Contoh kas perusahaan yang diperhitungkan dalam rasio ini adalah seperti dana kas atau seperti rekening giro. Dimana saat rasio kas menunjukkan perbandingan 1:1 atau lebih besar, itu berarti perusahaan memiliki kinerja yang efektif dan kondisi keuangan yang baik.

4. Rasio Perputaran Kas

Rasio perputaran kas yang menunjukkan angka relatif antara jumlah penjualan dengan modal kerja. Rasio perputaran kas ini dihitung dengan membagi angka penjualan dengan modal kerja bersih. Melalui rasio ini, perusahaan dapat mengetahui seberapa tinggi penjualan atau keuntungan yang didapatkan dari pengeluaran untuk modal kerja.

5. Rasio Modal Kerja

Rasio modal kerja pada total aset menunjukkan tingkat likuiditas perusahaan dari jumlah aktiva serta posisi modal kerja. Cara menghitung rasio ini adalah dengan mengurangi total aset saat ini dengan liabilitas dan membaginya dengan jumlah aset.

Hubungan Antara Rasio Lancar dan Utang

Jika berbicara mengenai likuiditas tentu ada kaitannya dengan kewajiban utang suatu perusahaan. 

Rasio lancar ini dihasilkan dari pembagian aktiva lancar dan utang lancar. Perhitungan inilah yang nantinya akan menggambarkan adanya hubungan terbalik antara nilai utang saat ini dan rasionya.

Dimana saat perusahaan memiliki niat untuk menarik utang lebih banyak dalam jangka waktu pendek, maka rasio tersebut akan berkurang. Rasio tersebut akan meningkat saat perusahaan membayar lebih banyak utang jangka pendeknya dengan asumsi aset lancarnya tetap sama. 

Jika nilai rasio modal kerja pada perusahaan kurang dari satu maka mungkin saja perusahaan tersebut akan mengalami kesulitan dalam membayar kewajibannya. Hal tersebut akan membuat gaji karyawan menjadi tidak tepat waktu, meningkatnya utang bunga dan lain sebagainya.

Apabila hal tersebut terjadi maka akan meningkatkan beban utang perusahaan karena adanya keterlambatan biaya dan perusahaan bisa saja dikenakan pinalti.

Perbedaan Rasio Lancar dan Rasio Likuiditas Lain

Walaupun kita menjelaskan bahwa ada 5 jenis dari rasio likuiditas. Tetapi, biasanya likuiditas sendiri terdiri dari tiga rasio yaitu rasio lancar, rasio cepat dan rasio uang tunai. Ketiga rasio ini memiliki kegunaan untuk mengukur seberapa likuid perusahaan. Setiap rasio tersebut juga memiliki bentuk perhitungan yang berbeda.

Untuk memperoleh gambaran tentang perkembangan finansial suatu perusahaan kamu perlu membuat analisa atau interpretasi terhadap data finansial perusahaan. Rasio likuiditas adalah salah satu cara mengetahui hal tersebut.

Fungsi dan Manfaat dari Likuiditas!

Likuiditas adalah hal yang selalu diperhatikan dalam suatu usaha, karena itu likuiditas  juga tentunya dalam suatu perusahaan memiliki fungsi dan manfaat tersendiri dari setiap perusahaan. Secara garis besar fungsi dan manfaat dari likuiditas sendiri antara lain:

  • Sebagai media untuk melakukan kegiatan bisnis perusahaan sehari-hari.
  • Sebagai alat untuk mengantisipasi kebutuhan dana
  • Untuk mempermudah nasabah yang ingin melakukan pinjaman atau penarikan dana.
  • Sebagai alat untuk meningkatkan upaya perbaikan kinerja.
  • Sebagai alat untuk mengukur tingkat kemampuan perusahaan dalam membayar utang jangka pendek.
  • Membantu perusahaan untuk melakukan analisis posisi keuangan jangka pendek.

Itulah beberapa cara melihat baik tidaknya tingkat likuiditas dari suatu perusahaan. sudah cukup jelas kan apa itu likuiditas?

Tingkat Likuiditas Usaha-Usaha di Akseleran!

Para pengusaha yang mengajukan pinjaman di Akseleran pun memiliki tingkat likuiditas yang cukup baik karena mereka menggunakan aset berupa invoice sebagai jaminannya. Kamu juga dapat melihat segala macam informasi terkait usaha tersebut melalui aplikasi maupun web di bagian info usaha dan keuangan.

Disitu kamu akan melihat debt equity to ratio sebagai rasio long term dari perusahaan itu sendiri untuk menilai stabilitas perusahaan tersebut dalam jangka panjang.

BLOG100 Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here