Kenalan Dulu dengan Reksadana Pasar Uang, Investasi yang Aman!

0
938
Reksadana Pasar Uang

Tujuan melakukan investasi adalah mempersiapkan masa depan dengan kondisi keuangan yang lebih baik. Karenanya segala persiapan untuk investasi juga diperlukan, salah satunya memilih jenis investasi yang cocok dan sesuai dengan preferensimu. Cocok dan sesuai preferensi juga harus didukung dengan investasi yang aman untuk menekan risiko yang ada dalam investasi. 

Salah satu investasi yang bisa jadi pertimbangan adalah reksadana pasar uang. Investasi yang satu ini memiliki proses investasi yang relatif mudah, karena kamu hanya tinggal mengumpulkan sejumlah dana lalu berikan kepada manajer Investasi untuk mengelola dana tersebut di pasar uang

Reksadana Pasar Uang

Dalam Reksadana Pasar Uang, Manajer Investasi mengelola dana untuk dibelikan produk instrumen pasar uang seperti Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Deposito Berjangka, dan Obligasi yang jatuh tempo di bawah 1 tahun.

Dalam reksadana pasar uang ini jumlah uang yang telah kamu berikan kepada manajer investasi akan dikonversi ke dalam bentuk unit reksadana atau yang biasa disebut dengan Nilai Aktiva Bersih (NAB). Unit reksadana tersebut peningkatannya dan penurunannya akan bergantung pada keuntungan atau kerugian yang dialami Manajer Investasi dan kondisi keuangan dalam maupun luar negeri.

Reksadana pasar uang adalah salah satu jenis investasi yang aman dibandingkan beberapa jenis reksadana lainnya namun memang dari segi keuntungan pun tidak sebesar yang lainnya. Lalu, apa saja sih yang bisa didapatkan dalam reksadana pasar uang?

Keuntungan Reksadana Pasar Uang

  • Keuntungan Relatif Lebih Tinggi

Jika kamu memilih investasi lainnya seperti pada deposito, maka keuntungan maksimal yang dapat kamu terima berkisar 4% hingga 6%. Nah, apabila kamu memilih reksadana pasar uang, kamu memiliki kesempatan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi. Karena pada pasar uang, perputaran dananya tidak hanya berfokus pada satu jenis produk investasi, sehingga kesempatan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih baik lebih terbuka lebar.

  • Dimulai dari Nominal yang Lebih Rendah

kamu dapat memulai hanya dengan Rp100 ribu. Hal ini tentu sangat mempermudah mereka yang masih pemula dalam dunia investasi sehingga bisa mempelajari reksadana pasar uang dengan nominal yang rendah.

  • Penarikan Dana Fleksibel

Di beberapa instrumen investasi penarikan dana saat berinvestasi adalah hal yang sulit untuk dilakukan. Pada deposito contohnya, jika kamu melakukan penarikan dana sebelum waktu yang disepakati, maka kamu akan dikenakan denda. Namun, pada reksadana pasar uang penarikan dana terbilang lebih fleksibel.

  • Tidak Ada Jangka Waktu

Apapun instrumen investasi yang kamu pilih pastikan jangka waktu sesuai dengan kebutuhan investasimu. Hal ini sangat penting agar menghindari terkena denda apabila kamu melakukan penarikan dana sebelum jangka waktu yang telah disepakati.

Namun, pada reksadana pasar uang kamu tidak lagi perlu pusing memikirkannya, karena kamu dapat melakukan penarikan kapanpun. Bahkan jika kamu membutuhkan dana mendadak, sementara kamu baru melakukan investasi kurang dari 1 minggu, kamu pun kamu tetap bisa melakukan penarikan karena reksadana pasar uang memiliki likuiditas yang baik.

Jadi, di pada reksadana ini tidak ada jangka waktu pasti seperti beberapa instrumen investasi lainnya.

Baca juga : Ini 4 Jenis Reksadana Beserta Jangka Waktu dan Risikonya!

Kekurangan dari Reksadana Pasar Uang

Setelah berbicara mengenai hal positif yang dapat kamu rasakan saat menggunakan reksadana pasar uang, maka kamu juga harus mengetahui kekurangan yang ada dalam investasi tersebut seperti di bawah ini.

  • Risiko

Sebelumnya kita sudah berbicara sedikit bahwa reksadana pasar uang relatif aman. Namun tidak sepenuhnya aman. Manajer investasi yang melakukan perputaran dana pada pasar uang tentu tetap memiliki risiko dalam perputaran yang dilakukannya. Apabila terjadi, maka sudah pasti kamu akan mengalami kerugian pada investasimu. Hanya saja memang kerugian tersebut tidak terlalu besar, karena sudah diatur yaitu maksimal hanya menaruh 10% pada masing-masing jenis pasar uang.

  • Nilai Keuntungan Tidak Pasti

Pada reksadana pasar uang tidak dapat diprediksi berapa keuntungan yang dapat kamu terima. Dengan adanya fluktuasi bunga ini, kamu dapat menikmati keuntungan yang baik atau malah kamu dapat mengalami kerugian. Ini kembali lagi kepada Manajer Investasi kamu, apakah ia cermat dalam memilih jenis produk investasinya.

Dari semua yang sudah kita bahas di atas, investasi reksadana pasar uang ini memiliki risiko yang relatif rendah, tetapi dari segi keuntungan juga rendah. Dalam investasi ini pasar uang kamu harus cermat dalam memilih Manajer Investasi agar dapat memberikan pengaruh bunga yang lebih baik.

Yang terpenting dalam berinvestasi adalah kamu harus pandai melihat kondisi keuangan serta menentukan pilhanmu. 

Coba juga pengembangan dana di P2P Lending Akseleran

BLOG100

Akseleran Apps

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here