Cara Mudah Jual Beli Saham Agar Hasil Lebih Optimal

0
816
Jual Beli Saham

Saham merupakan salah satu bentuk instrumen investasi yang menjanjikan keuntungan menggiurkan. Dengan modal minim, Anda bisa mendapatkan imbal hasil berkali lipat asalkan dapat mengelola portofolio dengan baik.  Cara-cara berikut bisa Anda terapkan dalam proses jual beli saham agar bisa meraih imbal hasil optimal. 

Memahami Investasi Saham

Sebelum terjun di tahap jual beli saham, Anda sebaiknya memahami dahulu esensinya. Saham merupakan tanda penyertaan modal oleh badan usaha atau individu dalam suatu perusahaan. Bila Anda memiliki saham di perusahaan tertentu, otomatis Anda sudah menjadi pemilik tetapi menyerahkan pengelolaannya kepada manajemen profesional. 

Investasi saham sangat fluktuatif dan sangat tergantung dengan keadaan pasar. Jadi, dengan esensi ini, Anda selaku investor tidak perlu cemas dan melakukan penjualan besar-besaran bila harga saham di tempat investasi Anda turun drastis di pasar. Terlebih lagi, bila kinerja perusahaan tempat Anda berinvestasi berada dalam kondisi baik.

Sangat penting bagi seorang investor untuk mendapatkan informasi menyeluruh mengenai jenis saham yang akan dibeli. Banyak sumber yang bisa dijadikan rujukan seperti laporan keuangan, laporan tahunan, hingga corporate action. Semua informasi ini bisa Anda dapatkan secara gratis dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Ikuti juga perkembangan pasar saham secara aktif baik melalui analisa di media atau di media sosial beberapa pakar keuangan tepercaya. Hal ini wajib dilakukan agar Anda tidak salah langkah dalam mengambil keputusan sebelum membeli atau menjual saham tertentu. 

Baca juga: Pengertian Saham dan Perannya Bagi Kita

Memilih Perusahaan Sekuritas Tepercaya 

Hal penting selanjutnya yang harus diperhatikan adalah pemilihan perusahaan sekuritas. Transaksi jual beli saham bisa dimulai ketika seseorang memiliki rekening sekuritas. Karena itu, sebaiknya Anda memilih perusahaan sekuritas yang memiliki reputasi bagus dan sudah terdaftar di BEI. Mintalah rujukan kepada rekan atau kerabat yang sudah lebih dulu berinvestasi saham. 

Proses pembuatan rekening sangat mudah, yakni Anda tinggal melengkapi dokumen mengenai data diri dan menyiapkan sejumlah dana untuk investasi. Biasanya proses tersebut memakan waktu satu hingga dua minggu karena perusahaan sekuritas harus melakukan verifikasi data terlebih dulu. 

Setelah memiliki rekening pribadi, pihak sekuritas akan melakukan training singkat mengenai cara penggunaan website atau aplikasi, yang nantinya digunakan untuk proses jual beli. 

Saham biasanya harus dibeli minimal satu lot atau 100 lembar saham. Jadi, pilihlah nilai saham yang sesuai dengan dana yang dimiliki. Cara menjual saham pun sama, yakni dijual dalam satuan lot. Bila masih bingung melakukan transaksi, Anda bisa menggunakan jasa manajer investasi yang disediakan perusahaan sekuritas. Namun tentu, ada biaya yang harus dibayarkan. 

Cerdas Memilih Saham 

Ingin mendapatkan hasil optimal dari jual beli saham? Solusinya adalah memilih saham-saham unggulan atau blue chip. Saham blue chip berasal dari perusahaan yang memiliki kualitas terbaik karena memiliki stablitas dan risiko rendah. Biasanya emiten saham blue chip berasal dari sektor perbankan atau consumer goods. Misalnya dari sektor perbankan, ada Bank BCA (BBCA), Bank BRI (BBRI), dan Bank BNI (BBNI). Sementara itu, perusahaan unggulan consumer goods adalah Unilever (UNVR). 

Selain itu, wajib hukumnya bagi para investor saham untuk melakukan diversifikasi. Jangan berinvestasi pada satu sektor saja. Jadi, bila terjadi krisis di pasar saham, Anda tidak perlu panik. Misalnya, ketika sektor pertambangan tengah dilanda krisis, investasi Anda di sektor perbankan masih relatif stabil.

Cara paling efektif untuk mendapatkan keuntungan melimpah ialah membeli saham ketika harga sedang turun. Ketika pasar sedang fluktuatif, harga saham bisa turun hingga 2% per hari. Biasanya penurunan saham terjadi karena lemahnya sentimen pasar karena ada kondisi tertentu, misalnya wabah virus corona yang melanda dunia. 

Alih-alih stres memikirkan portofolio pribadi yang nilainya menurun, Anda bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli saham lain yang harganya sedang anjlok. Pelajari mana saja saham yang tetap memiliki pertumbuhan bisnis stabil dalam beberapa tahun ke depan. 

Demikianlah cara jual beli saham yang harus Anda ketahui sebelum berinvestasi. Salah satu kunci untuk berhasil adalah konsistensi. Sisihkan dana untuk melakukan investasi, minimal setiap bulan agar portofolio Anda terus berkembang.  Lakukan juga investasi jangka panjang karena lebih minim risiko kerugian. Minimal, dibutuhkan waktu satu tahun sebelum seorang investor dapat menikmati imbal hasil. 

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 16% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]