Komponen Penting dalam Faktur Pembelian

2
1680
Faktur Pembelian

Transaksi antara penjual dan pembeli biasanya disertai dengan faktur penjualan atau faktur pembelian. Sebenarnya, kedua istilah ini memiliki makna yang sama, hanya saja sudut pandangnya berbeda. Faktur penjualan adalah faktur yang dibuat oleh pihak penjual, sedangkan faktur pembelian adalah faktur yang diterima oleh pembeli.

Manfaat Faktur Pembelian

Bentuk yang umum dikenal adalah nota. Benda ini biasanya diberikan oleh penjual setelah transaksi jual beli selesai. Banyak orang tidak mau repot menyimpan nota dan dengan mudah membuangnya. Padahal, faktur pembelian ini memiliki beberapa manfaat penting, yaitu:

  • Merupakan bukti fisik bahwa barang atau jasa yang dibeli memang sesuai dengan keinginan pembeli. Biasanya di dalam faktur pembelian ini terdapat detail barang yang dibeli beserta harganya.
  • Jika barang tersebut dibeli secara kredit atau dibayar kemudian, faktur pembelian ini merupakan bukti informasi nilai yang ditagihkan.
  • Faktur pembelian juga merupakan dokumen yang dapat dicatat dengan sah dalam pembukuan akuntansi.
  • Untuk barang yang tidak langsung diambil oleh pembeli setelah dibeli tetapi dikirimkan kemudian oleh penjual, faktur pembelian diperlukan saat melakukan klaim jika ada ketidaksesuaian.

Berbagai manfaat ini menjadi alasan pentingnya menyimpan faktur pembelian setelah transaksi. Apabila dokumen ini tidak tersedia atau tercecer, Anda bisa jadi akan lebih repot mengurus klaim atau malah tidak bisa melakukannya sama sekali. 

Komponen Dalam Faktur Pembelian

Pihak yang mengeluarkan faktur adalah perusahaan atau toko yang menjual barang. Dokumen ini wajib disediakan dalam transaksi jual beli yang dilakukan secara resmi. Karena itu, ketahui terlebih dahulu cara membuat faktur pembelian untuk konsumen. Ada beberapa komponen yang harus terdapat di dalamnya, yaitu:

  • Identitas Perusahaan

Salah satu komponen penting di dalamnya adalah informasi mengenai identitas perusahaan yang menjual barang. Identitas yang dimaksud meliputi nama perusahaan, logo perusahaan, alamat perusahaan, dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Dengan informasi ini, perusahaan tersebut dapat dihubungi jika ada masalah pada produk.

Baca juga: 4 Perusahaan Fintech yang Berkembang di Indonesia

  • Nama Pembeli

Nama pembeli harus tercantum dengan jelas. Hal ini menunjukkan bahwa transaksi memang benar-benar terjadi antara pihak penjual dan pembeli. Supaya lebih lengkap, tulis nama serta alamat pembeli tersebut dalam dokumen faktur.

  • Kode atau Nomor Transaksi

Kode atau nomor transaksi ditentukan oleh pihak penjual berdasarkan jumlah barang yang telah dikeluarkan. Dengan kode ini, pelacakan dapat dilakukan dengan mudah jika terjadi masalah pada kemudian hari. 

  • Tanggal Transaksi

Tidak boleh dilupakan, informasi mengenai tanggal transaksi pun wajib tertulis dalam faktur pembelian. Selain untuk melacak waktu transaksi, hal ini dilakukan untuk memudahkan pengelompokkan transaksi dalam catatan pembukuan. Jika informasi ini, nota tersebut juga rentan disalahgunakan untuk keperluan lain.

  • Detail Transaksi

Komponen yang utama dalam faktur pembelian adalah detail transaksi yang dilakukan. Detail tersebut mencakup jenis barang, tipe barang, ukuran barang, jumlah barang, dan harga barang. Dapat pula dicantumkan informasi mengenai diskon barang yang diberikan oleh penjual. 

  • Total Pembayaran

Pada akhir faktur, ada total harga barang yang dibeli pada saat yang sama. Sebelumnya, Anda dapat menyertakan jumlah PPN yang wajib dibayar oleh pembeli atas transaksi itu.  

  • Nama dan Tanda Tangan

Pada bagian akhir, Anda harus menyertakan ruang untuk nama dan tanda tangan pihak yang mengeluarkan faktur penjualan. Akan lebih lengkap jika bagian ini juga dilengkapi oleh stempel perusahaan. Pada bagian yang berbeda, pembeli dapat membubuhkan tanda tangan sebagai bukti menyetujui transaksi tersebut.

  • Keterangan Lain

Jika ada hal-hal yang harus diketahui pembeli setelah melakukan transaksi, sebaiknya tuliskan pada bagian bawah faktur. Sebagai contoh, jika barang tidak boleh ditukar atau dikembalikan setelah dibeli. Hal ini untuk mencegah terjadinya masalah jika pembeli menyesal dengan transaksi tersebut.

Nah, inilah beberapa komponen penting yang harus ada dalam sebuah faktur pembelian. Bagi Anda yang ingin melakukan transaksi jual beli dengan lancar, lengkapi sistem penjualan dengan faktur pembelian yang ideal. Selain cara membuatnya mudah, faktur ini juga penting bagi penjual maupun pembeli. 

Ajukan Pinjaman Sekarang dan Dapatkan Kemudahan Pinjaman Modal Usaha di Akseleran!

Dapatkan pinjaman dengan bunga kompetitif dan kemudahan proses pengajuan. Ajukan pinjaman untuk mengembangkan usahamu sekarang. Akseleran juga sudah terdaftar resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

pinjaman modal usaha

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]

2 COMMENTS

Comments are closed.