Contoh Faktur Pembelian dan Penjualan

8
47497
Contoh Faktur

Faktur adalah sebuah dokumen komersial yang merinci transaksi antara seorang pembeli dan seorang penjual. Dari transaksi tersebut baik itu pembelian yang dilakukan secara tunai maupun secara kredit, tentu akan memerlukan faktur sebagai bukti transaksinya. Seperti contohnya apabila kamu melakukan pembelian secara kredit, faktur akan merinci segala ketentuan serta kesepakatan yang telah dibuat untuk menyediakan sebuah informasi terkait beberapa pembayaran yang tersedia.

Dalam kehidupan sehari-hari faktur atau yang biasa lebih dikenal sebagai kwitansi atau sebuah bentuk tagihan. Faktur juga identik dengan bentuk fisiknya karena biasanya disertai dengan beberapa salinan sehingga pembeli dan penjual keduanya memiliki bukti transaksi yang digunakan sebagai catatan.

Seiring perkembangan zaman yang sudah serba digital beberapa perusahaan memilih menggunakan faktur yang sudah berbentuk elektronik, namun tetap dapat dicetak dalam bentuk hardcopy sesuai dengan request pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi tersebut.

Manfaat Faktur 

Faktur memiliki 2 tipe dimana ada faktur pembelian dan faktur penjualan, keduanya juga memiliki manfaat yang berbeda, karenanya kita akan membahasnya satu persatu.

  • Faktur Pembelian

Faktur pembelian ini sebenarnya memiliki banyak manfaat, namun kadang orang-orang tidak menyadarinya sehingga saat selesai melakukan transaksi akan langsung membuat faktur pembelian barangnya. Karena itu inilah beberapa manfaat faktur pembelian:

  • Faktur pembelian dapat dijadikan sebuah bukti yang nyata, karena akan tertampil detail barang atau jasa beserta harganya
  • Sebagai bukti nilai tagihan pembayaran yang harus dilunasi oleh pembeli dan sebagai bukti informasi saat melakukan penagihan
  • Dokumen yang sah untuk kita agar dapat melakukan pembukuan dalam akuntansi
  • Dokumen yang sah saat melakukan klaim dari konsumen kepada penjual apabila barang atau jasa yang diberikan tidak sesuai pesanan
  • Sebagai dokumen yang dapat menunjukan persediaan barang setelah dilakukan pembelian

Beberapa manfaat faktur pembelian di atas merupakan dokumen-dokumen yang penting dalam sebuah perusahaan. Selain sebagai bukti, adanya faktur pembelian juga dapat menandakan seberapa banyak barang yang telah dijual, sehingga perusahaan dapat memperbarui stok persediaannya.

Baca juga: Contoh Invoice Word dan Excel beserta komponennya

  • Faktur Penjualan

Ada faktur pembelian, ada juga faktur penjualan. Faktur yang satu ini juga tidak kalah penting, karena memiliki beberapa manfaat seperti:

  • Sebagai sebuah informasi barang/jasa yang dibeli oleh konsumen
  • Sebagai informasi nilai tagihan dan termin pembayaran yang harus diproses pembayarannya oleh pembeli
  • Sebagai dasar bukti, apabila ada kesalahan dalam pengiriman barang yang dilakukan oleh penjual, sehingga pembeli dapat melakukan perbaikan kepada penjual dengan menggunakan faktur penjualan
  • Sebagai rujukan apabila barang atau jasa dijual lagi ke pihak lainnya
  • Dapat digunakan sebagai sebuah rujukan untuk faktur pada beberapa kasus

Kedua dari faktur yang sudah dibahas di atas masing-masing memiliki manfaat yang bisa dirasakan apabila kita memahaminya secara lebih dalam. Setelah memahami kedua jenis faktur beserta manfaatnya, sekarang kita akan membahas sebuah pertanyaan yang seringkali ditanyakan yaitu apa sih perbedaan nota dan faktur?

Baca juga: Mudahnya Mengajukan Pinjaman di Akseleran Dengan Invoice Financing

Perbedaan Nota dan Faktur

Secara garis besar kedua dokumen ini memiliki arti yang sama, yaitu bukti atas kegiatan transaksi dari jual beli. Tetapi, kedua hal ini tetap memiliki perbedaan di dalamnya. Ini beberapa perbedaan dari faktur dan nota:

Faktur:

  • Faktur adalah sebuah bukti transaksi dalam bentuk kredit
  • Faktur biasanya terdapat 3 rangkap yang masing-masing berisi untuk pembeli, untuk penjual dan untuk disimpan dalam buku faktur

Nota:

  • Nota adalah sebuah bukti transaksi yang dilakukan secara tunai
  • Biasanya, nota memiliki 2 rangkap masing-masing untuk pembeli dan penjual

Cara Membuat Faktur Penjualan

Saat kamu mendapatkan order sebagai pemilik usaha langkah selanjutnya adalah dengan melakukan pengiriman barang atau produk ke tempat tujuan yang sudah ditentukan. Setelahnya, membuat faktur penjualan untuk pelanggan yang telah membeli barang atau produk milikmu tersebut. 

Untuk membuat faktur penjualan ini tidaklah terlalu sulit, yang utama adalah dengan memahami serta mengetahui nama, jumlah uang yang harus dibayarkan serta alamat mereka dan terakhir mengirimkannya melalui email. 

Nah, beberapa hal di bawah ini juga perlu dicantumkan dalam faktur penjualan seperti:

  • Judul faktur

Judul faktur harus tertera jelas agar dapat mempermudah pelanggan sebagai pihak yang membayar untuk dapat membedakan dengan faktur lainnya.

  • Nama, nomor telepon, dan alamat pihak yang diharuskan membayar

Dengan tujuan untuk menagih kepada pelanggan untuk membayar, tentu nama dan alamat pihak yang ditagih tersebut harus dicantumkan dengan jelas. karenanya, cantumkan contact person secara spesifik, supaya jelas untuk siapa faktur tersebut ditujukan.

  • Nama, alamat dan nomor rekening bank penerima pembayaran

Nama dan alamat pemilik usaha yang mengirimkan faktur juga harus jelas. Karena biasanya pembayarannya dilakukan melalui transfer rekening bank. Demikian juga perlu pula dicantumkan nomor rekening bank pihak yang akan melakukan pembayaran.

  • Daftar barang atau layanan

Daftar barang atau layanan yang telah diberikan, beserta dengan harganya harus tertera dengan jelas agar pihak yang membayar juga dapat memprosesnya dengan mudah mulai dari rincian barang atau jasa tersebut, serta jumlah uang yang harus dibayarkan.

  • Tanggal dalam faktur

Tanggal yang dituliskan di faktur yaitu tanggal dikeluarkannya faktur, tanggal pembelian produk atau penggunaan jasa, serta tanggal pembayaran maksimal. Untuk tanggal pembayaran maksimal, kamu bisa mendiskusikannya dengan pelanggan sehingga mendapatkan kesepakatan yang adil untuk kedua belah pihak.

  • Nomor faktur

Sertakan nomor faktur untuk memudahkan pengarsipan faktur. Jika kamu membuat nomor faktur menjadi semacam kode khusus, maka penting juga untuk memberitahu hal tersebut kepada pelanggan sehingga mereka tidak bingung.

  • Ketentuan pembayaran

Bagi pihak pembayar atau penerima pembayaran, penting bahwa setiap orang mendapat kepastian waktu pembayaran akan dilakukan. Sebagian besar faktur memiliki jangka waktu 30 hari, yang artinya faktur tersebut harus dibayar dalam waktu 30 hari sejak diterima untuk menghindari biaya keterlambatan atau penalti.

Contoh Faktur

Setelah membahas manfaat faktur, jenis faktur hingga perbedaan nota dan faktur hal lainnya yang perlu kamu ketahui lainnya adalah referensi atau contoh faktur yang biasa digunakan oleh banyak usaha di Indonesia.

contoh faktur
https://zahiraccounting.com/
contoh faktur2
https://bukukas.co.id/

Dapatkan Template Contoh Faktur Word Gratis

Klik tombol di bawah berikut dan dapatkan contoh faktur word gratis yang bisa digunakan langsung untuk keperluan perusahaan dan pribadi.

Download Contoh Faktur Word

Cek juga:

contoh faktur di atas adalah faktur yang paling umum digunakan beberapa orang dalam melakukan transaksi bisnis. Namun, faktur dari setiap perusahaan biasanya berbeda-beda tergantung dari perusahaan tersebut.

Jadi bagaimana contoh faktur di atas cukup membantu mempermudah kamu untuk membuat faktur versi kamu sendiri, bukan?

Ajukan Pinjaman Sekarang dengan Menggunakan Invoice Sebagai Jaminannya di Akseleran!

Dapatkan pinjaman dengan bunga kompetitif dan kemudahan proses pengajuan. Ajukan pinjaman untuk mengembangkan usahamu sekarang. Akseleran juga sudah terdaftar resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

voucher promo akseleran blog blog100

Akseleran Apps

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]