Biaya Pernikahan yang Harus Dipersiapkan Pria

1
10568

“Biaya ini masih tentatif dan merupakan simulasi”

Pernikahan merupakan gerbang menuju kebahagiaan dalam sebuah mahligai rumah tangga, maka pernikahan menjadi idaman bagi kebanyakan orang. Meski banyak yang ingin menikah namun tak jarang yang menunda karena belum ada biaya. Konon nikah di Indonesia tidak sesederhana esensinya, mengucap janji suci atas nama yang Maha Kuasa, tetapi sering kali pria ditanya “mau menikah punya uang berapa?”.

Masalah biaya pernikahan memang merupakan hal yang cukup sensitif. Bila tidak dibicarakan secara baik-baik sejak awal, salah-salah bisa menjadi sumber keretakan hubungan antara Sobat dan pasangan, atau antara dua keluarga.

Mengenai hal ini mungkin sebaiknya dikembalikan kepada tradisi atau kebiasaan yang berlaku dan semestinya perihal biaya nikah tidak dianggap sebagai beban, tetapi Sobat cukup mengetahui kisaran biaya yang disesuaikan dengan kemampuan finansialmu dan keluarga. Setelah itu rencanakan pernikahan dalam timeline waktu yang jelas, entah 2 atau 3 tahun lagi itu semua adalah hak otoritasmu, jangan mau diintervensi dengan obrolan tetangga. Tetapi jika memang sudah memiliki biaya dan bisa saling melengkapi lalu ingin segera menikah maka silakan melangsungkan pernikahan. Karena niat baik semestinya segera dilaksanakan.

Akseleran mencoba memberikan simulasi biaya pernikahan yang harus dipersiapkan pria. Sob, ini hanya sebuah simulasi ya, jika memang hanya ingin menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) silakan atau ingin menikah di gedung mewah juga silakan karena artikel ini merangkum pendapat beberapa pria yang pernah melangsungkan pernikahan.

Lamaran
Menuju prosesi pernikahan biasanya diawali dengan melakukan prosesi lamaran dari keluarga pria kepada keluarga calon istrinya. Untuk datang ke rumah calon mertua tentu butuh biaya. Prosesi lamaran sebenarnya tak perlu terlalu mewah, cukup sederhana saja. Persiapkan dana operasional dari rumah pria ke rumah wanita. Misalkan cukup dengan mengalokasikan Rp2 juta. Pada prosesi lamaran tak perlu tukar cincin nanti saja saat akad nikah.

Mahar atau Mas Kawin
Mahar atau Mas Kawin adalah aspek paling penting dalam prosesi pernikahan karena pria yang harus mempersiapkan. Mahar nggak harus mahal dan jangan dipersulit karena ada riwayat dalam umat muslim bahwa sebaik-baiknya wanita adalah yang meringankan dan memudahkan maharnya.

Mas kawin ini tentu bergantung kepada permintaan calon istri. Boleh uang tunai, perhiasan dan sejenisnya namun biasanya seperangkat alat sholat misal senilai Rp500 ribu lalu bisa ditambahkan dengan uang tunai misal senilai Rp2 juta. Total mas kawin yang Sobat berikan kurang lebih Rp2,5 juta. Sekali lagi mahar ini mengikuti kehendak mempelai wanita ya.

Lalu yang tergolong sebagai mas kawin adalah cincin kawin, Sobat perlu membeli perhiasan mulai dari cincin, kalung maupun gelang. Untuk cincin sendiri, harus beli 2 cincin ya, satu untukmu sedangkan satunya untuk calon istrimu. Cincin untuk istrimu cobalah emas putih, sementara dirimu membeli cincin palladium. Palladium adalah cincin yang menggunakan bahan baku mineral palladium, bukan emas ataupun perak.

Kenapa membeli cincin palladium? Karena bagi pria muslim dilarang menggunakan perhiasan dari emas. Untuk itu Sobat bisa menggunakan palladium ataupun cincin perak sebagai pengganti cincin emas. Harga cincin palladium dan perak juga relatif lebih murah dibanding emas. Total untuk cincin dua orang (palladium dan emas putih) misalkan akan menghabiskan biaya Rp5 juta. Biasanya mempelai pria akan melengkapinya dengan kalung dan gelang. Total biaya untuk perhiasan sebesar Rp10 juta.

Baca Juga:
Tips Mengelola Keuangan untuk Pria Menikah
Cara Mudah Kembangkan Dana di P2P Lending
Era New Normal, Cerdas Mengelola Isi Kantong

Seserahan
Kebutuhan untuk menikahi perempuan yang harus disiapkan calon suaminya adalah seserahan. Untuk hal ini usahakan barang-barang yang akan digunakan oleh calon istri ya. Sehingga tidak membuang uang untuk barang-barang yang tidak perlu.

Biaya seserahan ini biasanya meliputi tas, sepatu, baju, alat mandi, make up, kebaya, sampai pakaian dalam. Tentu biaya ini berbeda-beda untuk tiap orang. Semakin tinggi gaya hidupnya maka makin tinggi pula kebutuhannya. Untuk keperluan seserahan, misal alokasikan dana Rp4 juta cukup kali ya, hehehe.

Biaya Operasional Keluarga Pria
Keluarga mempelai pria tentu butuh akomodasi dan transportasi untuk ke lokasi pernikahanmu Sob. Nah, biaya ini perlu dipersiapkan juga lho! Untuk datang ke lokasi pernikahan, keluarga mempelai pria tentu membutuhkan kendaraan. Misalkan menyiapkan 5 atau 6 mobil untuk rombongan dan sebaiknya menyewa penginapan untuk transit dengan menyesuaikan kemampuan. Dana yang dialokasikan misalnya Rp6 juta.

Biaya Resepsi Pernikahan
Biaya resepsi pernikahan semestinya bisa menyesuaikan konsep resepsi yang akan dibuat. Resepsi pernikahan usahakan menyesuaikan kemampuan dan jangan sampai utang ya Sob! Misalkan ingin membuat resepsi pernikahan di lapangan dekat rumah mempelai wanita, mungkin bisa menyumbang sebesar Rp10 juta – Rp15 juta. Lagi-lagi diingatkan, nominal ini tergantung kesepakatan dan konsep resepsinya ya. Tetapi tidak ada salahnya jika menggunakan kisaran angka tersebut.

Sobat, jika sudah semuanya, mari kita totalkan biaya yang harus dikeluarkan pihak mempelai pria untuk menikah

– Biaya lamaran Rp2.000.000
– Mahar atau Mas Kawin Rp12.500.000
– Biaya Seserahan Rp4.000.000
– Biaya Operasional Keluarga Pria Rp6.000.000
– Sumbangan resepsi pernikahan dari pihak keluarga mempelai pria Rp10.000.000 – Rp15.000.000

Total biaya yang dibutuhkan berkisar Rp 34.500.000 – Rp39.500.000

Hal yang patut diperhatikan, sekali lagi biaya ini masih tentatif dan simulasi dengan merangkum beberapa pendapat pria yang sudah menikah ya Sob! Maka tergantung pembicaraan kedua belah pihak. Jika memang Sobat berencana menikah dan cukup di KUA atau restoran dengan konsep yang sederhana, kemungkinan bisa lebih ringan terlebih jika sharing dengan calon istri.

Well Sob, jika sudah merencanakan untuk menikah dalam 1 – 2 tahun ke depan, yuk mulai sisihkan dana lebihmu untuk menuju pesta pernikahan yang terukur dengan melakukan pendanaan di Akseleran! Selain mendapatkan bunga hingga 21% per tahun, danamu pun akan aman karena hampir 98% pendanaan di Akseleran memiliki jaminan (agunan) dan sebagian besar pinjaman yang berlangsung sudah terproteksi oleh asuransi kredit. Selain itu, Akseleran juga sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 21% per tahun di Akseleran

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp 100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]

1 COMMENT

Comments are closed.