Apa Itu Ekuitas? Berikut Penjelasannya

0
32296

Menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) ekuitas adalah hak residual atas aktiva perusahaan setelah dikurangi semua kewajiban. Secara umum, ekuitas dapat didefinisikan sebagai besaran hak dari pemilik perusahaan pada harta perusahaan.

Aset merupakan segala sesuatu yang dimiliki oleh perusahaan sementara kewajiban adalah tanggungan dari perusahaan, seperti hutang, yang wajib untuk diselesaikan atau dilunasi. Setelah hutang dibayarkan, nilai aset yang tersisa inilah yang disebut dengan ekuitas. Ekuitas juga bisa diartikan sebagai harta bersih yang bersumber dari investasi pemilik perusahaan dan juga hasil dari aktivitas usaha perusahaannya.

Jumlah ekuitas bisa berkurang, apalagi jika ada penarikan kembali penyertaan oleh pemilik perusahaan, pembagian jatah keuntungan, dan yang terburuk, karena adanya kerugian perusahaan. Nilai dari sebuah ekuitas juga bisa menjadi negatif jika jumlah kewajibannya lebih besar dibandingkan dengan jumlah aset. Hal ini bisa dikenal dengan istilah defisit.

Unsur-Unsur Ekuitas

Ekuitas adalah hal yang perlu dijaga oleh suatu perusahaan. Setiap perusahaan diwajibkan untuk mengatur nilai ekuitasnya secara baik dan rinci. Ini bisa dilakukan dengan cara mencatat setiap aset yang dimiliki dan kewajiban yang ada. Agar tidak defisit, nilai ekuitas harus lebih besar dibanding dengan nilai liabilitas atau jumlah kewajibannya.

Ada beberapa unsur ekuitas yang perlu diketahui, beberapa di antaranya adalah:

  • Modal yang Disetor

Unsur ini merupakan jumlah uang yang disetorkan oleh para pemegang saham dan dibagi lagi menjadi dua golongan, yaitu:

  • Modal saham yaitu jumlah dari nilai saham yang ada.
  • Agio atau Disagio Saham yaitu selisih jumlah setoran pemegang saham dengan jumlah nilai sahamnya. Agio sendiri merupakan selisih di atas nominal dan disagio adalah kebalikannya. 
  • Keuntungan yang Tidak Dibagi

Disebut juga sebagai kumpulan modal yang didapat dari keuntungan di tahun-tahun sebelumnya dan tidak dibagi. Keuntungan ini asalnya dari dalam perusahaan. Namun, bila laba kemudian bersaldo debit, maka selanjutnya bisa disebut dengan defisit. 

Jenis modal ini bisa saja diambil oleh yang berhak sebagai dividen, yaitu pemegang saham, di lain waktu. Untuk mengantisipasi pembagian secara dividen atas keuntungan yang tidak dibagi seperti di atas, pihak perusahaan haru memiliki beberapa cadangan lainnya.

  • Modal Penilaian Kembali

Jika aset-aset yang dimiliki oleh perusahaan dinilai kembali, sudah sepatutnya untuk memasukkan selisih nilai aset lama dengan nilai aset baru ke dalam modal penilaian kembali.

  • Modal Sumbangan

Hal ini terjadi apabila sebuah perusahaan mendapatkan aktiva baru yang berasal dari sumbangan oleh pihak lainnya. Perusahaan sendiri sama sekali tidak mengeluarkan modal untuk pembelian atau untuk mendapatkan aset-aset baru.

  • Modal Lainnya

Modal-modal lainnya bisa didapatkan dari berbagai macam cadangan yang ada, modal ekspansi, cadangan penurunan harga, persiapan pelunasan obligasi, dan lain-lainnya. Untuk jumlah keuntungan yang tidak bisa dibagi yang telah masuk ke dalam cadangan dana tidak dapat diminta lagi sebagai sebuah dividen.

Jenis-Jenis Ekuitas

Ekuitas adalah salah satu hal yang dapat digunakan sebagai perhitungan atau analisis keuangan. Beberapa jenis ekuitas yang sering digunakan dalam, misalnya:

  • Ekuitas Pemegang Saham

Adalah seluruh jumlah uang yang nantinya akan dikembalikan kepada pemegang saham jika seluruh aset yang dimiliki oleh perusahaan dilikuidasi dan seluruh utang perusahaannya dibayarkan. Ekuitas dari pemegang saham juga dijadikan sebagai faktor penentu kondisi keuangan perusahaan dan menjadi nilai dari perusahaan itu sendiri. 

  • Ekuitas Pemilik Perusahaan

Hampir sama dengan pengertian ekuitas pemegang saham, yang membedakan adalah keuntungan pada ekuitas pemilik selanjutnya akan diterapkan di berbagai usaha yang tidak masuk ke dalam bursa efek. Seluruh keuntungan akan masuk ke kantong pemilik usaha, sehingga nilai ekuitasnya juga menjadi nilai ekuitas dari pemilik usaha.

  • Pembiayaan Ekuitas

Bila sebuah perusahaan dinyatakan sukses dan berhasil, tetapi tidak mendatangkan profit yang berarti, pembiayaan ekuitas bisa dilakukan sebagai salah satu siasat untuk mencari modal. Saham yang ada di perusahaan bisa dijual ke investor dan hasil pembiayaannya bisa digunakan untuk mengembangkan perusahaan.

  • Ekuitas Rumah

Bisa disebut juga dengan nilai dari rumah yang dikurangi dengan jumlah utang hipoteknya. Ekuitas rumah sangat penting, terutama bagi mereka yang akan membeli atau menjual rumahnya.

Ekuitas adalah salah satu bagian penting di bidang akuntansi, keuangan, dan tentunya investasi. Tidak ada salahnya bila ingin mengetahui dan memahaminya lebih lanjut.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 21% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

voucher promo akseleran blog blog100

Akseleran Apps

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]