6 Aplikasi P2P Lending yang Sudah Terdaftar di OJK

4
3436
Contoh P2P Lending

Sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 77/POJK.01/2016, fintech peer-to-peer lending atau disebut juga P2P lending merupakan suatu layanan pinjam-meminjam uang secara langsung yang menjadi penghubung antara kreditur dan debitur dengan basis teknologi informasi. Di Indonesia, bisnis fintech ini dikenal pula sebagai Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi atau LPMUBTI.

Pertumbuhan fintech P2P lending saat ini semakin pesat dan mudah diakses oleh masyarakat, terutama pelaku UMKM yang memerlukan modal untuk bisnisnya. Namun, sekarang ada pula fintech P2P Lending yang memberikan akses pinjaman bagi mereka yang membutuhkan perawatan kesehatan dan dana pendidikan dengan ketetapan yang tidak sama pada setiap perusahaan.

Contoh P2P Lending

Ada banyak contoh P2P Lending terbaik yang sudah terdaftar secara resmi di OJK, di antaranya:

Amartha

Selain Investree, contoh P2P Lending terbaik lain adalah Amartha yang beroperasi pada tahun 2016. Sebelum menjadi perusahaan P2P Lending, Amartha berfokus pada sektor microfinance untuk pendanaan usaha kecil dan menengah di lokasi pedesaan dan daerah pelosok yang belum mempunyai saluran kredit pada bank. Anda dapat memberikan dana pinjaman mulai dari Rp3 sampai 5 juta dengan jangka cicilan mulai dari 1 sampai 12 bulan.

Asetku

Jika Anda berminat dengan bisnis P2P Lending konsumtif, Asetku bisa menjadi contoh P2P Lending terbaik untuk tempat menaruh investasi. Perusahaan ini menawarkan pendanaan dengan jangka cicilan mulai dari 1 sampai 12 bulan dan bunga yang begitu menarik, yaitu mulai dari 12 sampai 24 persen. 

Baca juga: 7 Alasan Mengapa Akseleran Adalah P2P Lending Terbaik!

Danamas

Serupa dengan Modalku, ada lagi Danamas yang menjadi contoh P2P Lending yang memiliki fokus utama untuk mendanai atau membiayai bisnis di sektor usaha kecil dan menengah. Danamas juga masih berada pada grup yang sama dengan Sinar Mas yang ingin menciptakan pengusaha UMKM lebih banyak lagi.

Investree

Merupakan perusaha teknologi finansial yang berperan sebagai Peer-to-Peer-Lending untuk mempertemukan mereka yang membutuhkan pendanaan dengan mereka yang bersedia meminjamkan dananya, begitu pun sebaliknya.

Kredit Pintar

Kredit Pintar menawarkan pinjaman yang cepat kepada pihak kreditur yang membutuhkan. Bahkan, disebutkan dalam situs resminya, kreditur dapat memperoleh pinjaman hanya dalam waktu sekitar 10 menit setelah pengajuan. 

Akseleran

Sebenarnya, Akseleran adalah aplikasi crowdfunding yang berfokus untuk pendanaan sektor UMKM. Tingkat bunga yang ditawarkan bisa dibilang cukup menarik karena disesuaikan dengan tingkat risiko pinjaman. Melalui platform ini, Anda dapat memilih pendanaan sesuai keinginan dengan melihat langsung informasi seperti agunan, tenor, bunga, dan lainnya.  

Di Akseleran sendiri memiliki fitur tambahan seperti auto lending hingga memberikan proteksi asuransi 99% yang membuat transaksi yang kamu lakukan di Akseleran lebih aman dan nyaman.

Demikian tadi 6 macam contoh P2P Lending terbaik dan sudah terdaftar di OJK secara resmi yang dapat Anda pertimbangkan sebagai wadah untuk memberikan pendanaan. Semoga bermanfaat.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang igin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].

4 COMMENTS

Comments are closed.