Benefit Adalah: Pengertian, Bentuk, Jenis dan Faktor Penentunya

4
5999

Bila diterjemahkan secara harfiah, benefit berarti manfaat, faedah, keuntungan atau kegunaan yang didapatkan oleh satu pihak dari pihak lainnya. Benefit adalah istilah yang kerap digunakan dalam dunia perusahaan terutama berhubungan dengan kesejahteraan karyawan. Berikut penjelasan lengkap mengenai benefit khususnya dalam dunia kerja. 

Pengertian Benefit

Dalam dunia kerja, benefit adalah bentuk imbalan jasa yang diberikan perusahaan bagi para karyawan. Tujuan diberikannya benefit adalah agar proses kerja sang karyawan bisa berjalan dengan lancar. Benefit yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan sangat beragam, mulai dari bantuan finansial, asuransi jiwa, asuransi kesehatan, hingga dana pensiun. Benefit juga dapat diterima baik secara langsung maupun tidak langsung.

Bentuk-Bentuk Benefit

Dalam dunia kerja, terdapat empat bentuk benefit yang kerap diberikan oleh perusahaan kepada para karyawan atau pihak yang turut terlibat dengan proses usaha. Berikut penjelasannya. 

  • Upah dan Gaji

Upah merupakan bentuk pembayaran uang secara harian dan diberikan kepada buruh. Sementara itu, gaji adalah imbalan yang diberikan kepada karyawan, baik dalam periode mingguan, bulanan, bahkan tahunan. 

  • Tunjangan 

Bagi para karyawan tetap, perusahaan biasanya memberikan tunjangan. Jenisnya sangat beragam, mulai dari asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dana pensiun, bonus liburan, bahkan tunjangan hari raya. 

  • Insentif

Insentif merupakan tambahan upah yang didapatkan oleh seorang karyawan di luar gaji. Bentuk benefit ini diberikan berdasarkan keuntungan perusahaan, keberhasilan penjualan, atau produktivitas karyawan dalam sebuah proyek. 

Baca juga: Mengenal Lebih dalam Insentif serta Tujuan dari Pemberiannya

  • Fasilitas

Bentuk selanjutnya dari benefit adalah fasilitas. Benefit ini biasanya diberikan kepada pegawai tertentu saja, terutama yang memiliki jabatan tinggi. Misalnya, tempat parkir khusus, mobil operasional, rumah dinas, hingga keanggotaan klub.

Jenis-Jenis Benefit

Selain bentuk, benefit juga dikelompokan dalam tiga jenis, yakni benefit finansial langsung, benefit finansial tak langsung, dan benefit non-finansial.

  • Benefit finansial langsung 

Yang dimaksud dengan benefit finansial langsung adalah benefit berupa uang tunai. Misalnya, pembayaran gaji dan upah, pembayaran insentif, hingga biaya prestasi.

  • Benefit finansial tak langsung

Beberapa benefit finansial tidak langsung yang kerap didapatkan oleh karyawan seperti program perlindungan (asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan dana pensiun), bayaran di luar jam kerja (cuti tahunan, cuti hamil, hari besar), serta fasilitas (kendaraan, rumah dinas, dan ruang kantor).

  • Benefit Non-Finansial

Selain dalam bentuk finansial, ada pula bentuk benefit lain yang didapatkan oleh karyawan. Misalnya, mendapat tanggung jawab untuk pekerjaan baru. Benefit jenis ini juga bisa lingkungan kerja nyaman dan rekan kerja yang menyenangkan. 

Faktor Penentu Besarnya Benefit

Jumlah besaran benefit yang didapatkan seseorang bisa berbeda dengan orang lain. Bebeberapa faktor penentu besarnya benefit adalah sebagai berikut:

  • Tingkat pendidikan dan pengalaman 

Sebuah perusahan akan mempertimbangkan besar benefit yang didapatkan berdasarkan tingkat pendidikan serta pengalaman yang dimiliki karyawannya. Makin tinggi tingkat pendidikan dan banyaknya pengalaman yang dimiliki calon karyawan, maka benefit yang diterima pun akan makin besar.

  • Penawaran dan permintaan

Bila penawaran terhadap sebuah lowongan pekerjaan tinggi, maka besar yang didapatkan juga relatif kecil. Sementara itu, bila tawaran para pencari kerja lebih sedikit daripada jumlah lowongan yang tersedia, maka calon karyawan tersebut akan mendapatkan benefit yang lebih besar. 

  • Biaya hidup

Saat mempertimbangkan besar benefit yang akan diberikan kepada karyawan, perusahaan harus mempertimbangkan soal biaya hidup. Biaya hidup di tiap daerah berbeda. Karena itu, terkadang meskipun dua orang berada di posisi yang sama, upah yang diberikan bisa berbeda karena lokasi kerjanya. 

  • Produktivitas kerja karyawan

Salah satu kriteria perusahaan memberikan benefit adalah produktivitas karyawan yang tinggi. Bila dianggap memenuhi target dan memuaskan perusahaan, maka benefit yang didapatkan bisa lebih besar. Sementara itu, karyawan yang kurang produktif bisa mendapatkan benefit lebih kecil atau tidak sama sekali.

  • Jabatan

Jabatan seseorang akan turut berpengaruh pada benefit yang diberikan perusahaan. Karyawan dengan jabatan lebih tinggi memiliki tanggung jawab yang lebih besar sehingga memiliki hak mendapat benefit yang lebih besar.  

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian benefit, bentuk, jenis, dan faktor penentu besarnya benefit dalam dunia kerja. Semoga artikel dapat membantu terutama Anda yang akan terjun dalam dunia kerja. 

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata 10,5%-12% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]

4 COMMENTS

Comments are closed.