2020 Segera Berakhir, Sudah Siapkan Resolusi Keuangan 2021?

0
2050

Menghadapi kondisi ekonomi global seperti sekarang ini mungkin ada beberapa resolusi keuangan Sobat yang belum tercapai, sementara tahun 2020 sudah kurang dari 3 (tiga) bulan. Tetapi, untuk mencapai resolusi atau target finansial tentu perlu adanya kedisiplinan dan kebiasaan sehat dalam mengelola keuangan yang dilakukan.

Menghadapi sisa tahun 2020 dan menyambut 2021, yuk mulai refleksi diri terhadap keuangan agar resolusi atau target keuangan tidak meleset, apalagi di era yang tak menentu seperti sekarang. Apakah sudah menyiapkan resolusi keuangan 2021?

Yuk mulai persiapkan resolusi keuangan 2021 dari sekarang! Apa saja yang perlu diperhatikan?

Berikut Tipsnya!

1. Refleksi atas resolusi tahun sebelumnya
Bagi Sobat yang sudah membuat resolusi 2020 namun ada beberapa resolusi yang belum tercapai atau bahkan tidak mungkin tercapai. Yuk coba refleksikan diri atas resolusi-resolusi tersebut, apakah terlalu tinggi? Atau karena kondisi ekonomi? Jika memang karena terdampak kondisi ekonomi, untuk tahun 2021 Sobat bisa membuat resolusi keuangan sedikit konservatif. Hal ini untuk menggiring Sobat berpikir lebih realistis. Terlebih di era yang serba tak menentu.

Artinya, Sobat perlu cermat memilah mana yang berhasil dijalani dan mana yang masih dalam status backlog. Dengan begitu, Sobat akan tahu jika perlu mengurangi pengeluaran, meningkatkan tabungan, memotong utang, atau mencari instrumen investasi keuangan lain.

Paksakan diri untuk melacak pengeluaran. Kalkulasi jumlah yang Sobat dapatkan dari penghasilan bersih, dan lihat pengeluaran Sobat selama 9 bulan terakhir. Ini benar-benar akan memberitahu Sobat apakah Sobat hidup sesuai kemampuan atau tidak.

2. Buat estimasi konservatif
Di era yang belum bisa diprediksi seperti beberapa bulan terakhir karena dampak pandemi Covid-19. Pakar perencana keuangan menyarankan untuk sedikit konservatif dalam mengelola keuangan.

Misalnya ketika menaksir harga rumah baru, buatlah perkiraan konservatif. Ambil variabel lain seperti inflasi dan nilai tukar rupiah sebagai acuan. Dengan mampu memperkirakan harga suatu barang pada tahun sebelumnya minimal 2 tahun terakhir. Estimasi ini akan memberi Sobat rasa ‘sadar’ khususnya ketika hal-hal tidak berjalan sesuai rencana.

Asumsikan bahwa pengeluaran rutin seperti bahan makanan, biaya listrik, dan bahan Bakar Minyak (BBM) akan terus meningkat. Misalkan saat ini inflasi 2% dapat menyebabkan kenaikan harga di sebagian besar pengeluaran sehari-hari. Untuk BBM dan listrik, maka Sobat harus mengestimasikan dengan harga yang jauh lebih tinggi karena dua komponen itu cukup sulit untuk diprediksi mengingat keadaan ekonomi global dan Indonesia yang belum menentu.

Baca Juga:
Ini Profesi Paling Menjanjikan di Masa Pandemi Covid-19
Daftar Pekerjaan di Indonesia dengan Gaji di Atas Rp10 Juta
Susah Cari Pekerjaan di Masa Pandemi? Perhatikan Ini

3. Antisipasi perubahan
Jika Sobat berencana memiliki pengeluaran besar yang masih bisa diantisipasi, seperti tagihan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Pemilikan Apartemen ( KPA) atau Kredit Mobil, masukkan anggaran tersebut ke dalam rencana keuangan 2021 sedini mungkin, setidaknya memiliki hitungan batas atas dan batas bawah yang sesuai kemampuan Sobat. Sehingga jika terjadi perubahan atas pendapatan bulanan Sobat masih tetap bisa untuk mencapai resolusi 2021.

4. Pastikan kebutuhan menjadi nomor satu
Kebanyakan orang gagal memiliki cukup uang untuk ditabung. Sebab, kebanyakan dari mereka gagal paham perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Tetapi jika Sobat sudah mengetahui perbedaan keduanya, tentu akan sangat menolong Sobat karena Sobat akan dapat menganggarkan uang dengan benar.

Setelah Sobat memisahkan keinginan dari kebutuhan dan tahu bagaimana memprioritaskan apa yang harus dipenuhi terlebih dahulu, Sobat akan dapat tetap memiliki cukup banyak uang untuk membeli yang lebih berguna.

Sobat, bagaimana resolusi 2020 nya? Sudah berjalan sesuai rencana kah? Untuk resolusi keuangan yang terukur dan terarah, Sobat bisa mulai dari sekarang mengembangkan dana di Akseleran. Mengembangkan dana di Akseleran Sobat bisa mendapatkan bunga hingga mencapai 21% per tahun dan bisa dimulai dari Rp100 ribu. Menarik kan?!

Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 21% per tahun di Akseleran

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp 100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]