Perjalanan Platform Peer to Peer (P2P), dari Musik hingga Pendanaan (I)

0
836
Financial Technology

Sobat Akseleran tentunya sudah familiar dengan istilah peer to peer (P2P). Namun, sebetulnya bagaimana perjalanan platform P2P hingga hadirlah P2P lending di ranah keuangan? Secara umum, teknologi P2P berarti menggunakan jaringan untuk menempatkan individu dalam kontak langsung satu sama lain, dalam beberapa bentuk. 

Di era internet, P2P mulai merujuk pada aplikasi khusus. Britannica.com menyebut, P2P adalah tipe jaringan komputer yang utamanya digunakan untuk distribusi file media digital. Adalah Napster aplikasi yang pertama kali memperkenalkan konsep P2P ini dalam layanan berbagi musik secara online-nya pada tahun 1999.  

Beberapa tahun kemudian, P2P mulai diaplikasikan di sektor keuangan, seiring lahirnya start-up keuangan di Eropa. Pada tahun 2005, P2P Lending online pertama, Zopa resmi diluncurkan di Inggris. David Nicholson, co-founder Zopa mengatakan inspirasinya datang dari pemahaman mengenai prinsip-prinsip dasar relasi pemberi dana dan peminjam dana, bukan karena pemikiran masa depan keuangan ala science fiction seperti yang banyak disangka orang. Setahun setelah kelahiran Zopa, Lending Club dan Prosper meresmikan platform P2P lending mereka di Amerika Serikat. 

Titik balik sektor P2P Lending terjadi ketika krisis keuangan melanda ekonomi global pada tahun 2008. Kepercayaan masyarakat terhadap institusi finansial runtuh. Sektor yang paling kena dampak dari situasi ini adalah UKM. Akses UKM untuk mendapatkan pinjaman sangat sulit dan terbatas. Di sisi lain, para investor berpaling dari produk-produk perbankan konvensional dan mencari alternatif penanaman modal yang memberikan imbal hasil lebih tinggi. 

Di sinilah kehadiran P2P Lending mulai menarik minat lebih banyak pihak. Pelaku UKM dapat meraih pinjaman dengan proses yang lebih ringkas dan masyarakat yang ingin mengembangkan dana pun bisa menyalurkannya melalui pinjaman berbunga. Platform P2P Lending pun semakin bertambah di Amerika dan Eropa. P2PMarketData mencatat pada 2018 P2P Lending memiliki 57% pangsa pasar di Eropa dan 96% di Amerika Utara.  

Perkembangan ini menjalar juga ke belahan dunia yang lainnya, seperti China, Australia, India dan Timur Tengah. Berdasarkan data Global Alternative Finance Market Benchmarking Report, pertumbuhan volume pasar year to year pada 2017-2018 di Afrika mencapai 102%, di Timur Tengah sebesar 173%, di Amerika Latin sebesar 173%, serta di Asia Tenggara mencapai 574%.

Ayo, daftar sebagai lender di Akseleran yang sudah memiliki izin resmi dan diawasi OJK. 

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp 100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected]