Negosiasi Gaji di Masa Pandemi Covid-19

0
812

Bekerja di tengah pandemi Covid-19, terlihat lebih hemat karena bekerja dari rumah. Tetapi tanpa disadari kebutuhan malah semakin meningkat. Bukan tanpa alasan, dampak Covid-19 menyadarkan kita untuk memiliki gaya hidup lebih sehat dari sebelumnya. Artinya memerlukan pengeluaran tambahan seperti membeli vitamin, dan asupan makanan yang cukup.

Pandemi Covid-19 membuat banyak karyawan semakin stres sehingga menjadikan karyawan mengharapkan banyak hal dari tempat kerja, termasuk kenaikan gaji. Meski demikian, menurut sebuah survei terbaru dari agen kepegawaian Robert Half menunjukkan, sebesar 86% level manajer senior lebih memilih untuk menegosiasikan gaji kepada karyawan baru.

“Meskipun dia terkejut dengan angka ini, dia menyadari bahwa banyak pemimpin perusahaan yang khawatir akan kehilangan talenta terbaik mereka di tengah Covid-19 ini,” ujar Paul McDonald, Direktur Eksekutif Senior Robert half.

Faktanya, 88% dari 2.800 manajer senior Amerika Serikat (AS) yang disurvei mengatakan, mereka khawatir tentang kemampuan perusahaan untuk mempertahankan dan menarik staf yang berharga. Sementara 47% mengatakan mereka sangat khawatir.

“Para profesional yang memiliki keterampilan yang sesuai dengan permintaan mengetahui bahwa mereka masih memiliki pilihan dan pemberi kerja menyadari mereka perlu untuk menawarkan gaji yang kompetitif untuk menarik dan mengamankan kandidat terbaik,” ujarnya.

Mengutip kompas.com, yang dilansir dari CNBC, Jumat (16/10) McDonald, bersama dengan pelatih karir Ariel Lopez memberikan 4 tips bernegosiasi untuk mendapatkan lebih banyak fasilitas selama pandemi:

1. Riset gaji sektor bekerja
Langkah pertama yang perlu Sobat lakukan adalah mempersenjatai diri dengan data yang benar yang membuktikan bahwa uang yang diminta berada dalam kisaran posisi industri. Selain itu Sobat dapat menggunakan panduan gaji online untuk mengetahui tren gaji untuk posisi, keterampilan, pengalaman dan lokasi bekerja.

Bernegosiasilah dengan cerdas, jangan muncul dengan angka yang aneh karena menurut sebagian besar perusahaan akan menjadi lebih konservatif

2. Selalu beri angka kisaran
Sobat harus selalu memasuki negosiasi gaji dengan memberikan kisaran berapa banyak yang ingin Sobat dapatkan, bukan angka pastinya. Dengan memberikan rentang yang jelas maka akan lebih banyak fleksibilitas tentang berapa banyak yang mungkin ditawarkan oleh pemberi kerja.

Baca Juga:
Daftar Pekerjaan di Indonesia dengan Gaji di Atas Rp10 Juta
Gaji dan Upah, Sama atau Beda?

3. Minta jadwal khusus saat negosiasi
Jika atasan Sobat saat ini memberitahukan bahwa tidak dapat menaikkan gaji karena alasan anggaran, maka dapat menanyakan kapan waktu yang tepat untuk menjadwalkan percakapan lanjutan. Dalam pertemuan tersebut, Sobat dapat membahas poin-poin konkret yang membuktikan mengapa bermanfaat bagi perusahaan sehingga pantas mendapatkan lebih banyak uang.

Bicarakanlah semua yang telah dicapai dan lakukan sejak awal bekerja hingga saat ini. Dengan merinci pencapaian dan tanggung jawab yang diperoleh maka akan memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana operasi bisnis akan menderita jika Sobat mengundurkan diri.

Sehingga pada akhirnya, ketika Sobat membuat kasus bisnis untuk nilai di perusahaan, organisasi tersebut akan menyadari bahwa lebih mudah untuk mempertahankan Sobat daripada mempekerjakan, melatih dan membayar gaji penuh orang lain untuk menggantikan Sobat.

4. Bersikaplah terbuka saat bernegosiasi
Jika pemberi kerja tidak dapat menawarkan lebih banyak gaji, maka Sobat juga harus mempertimbangkan untuk menegosiasikan tunjangan lain di luar gaji yang akan meningkatkan pengalaman kerja saat ini.

Negosiasi dapat berupa kompensasi dalam hal gaji pokok dan bonus, tetapi juga dapat mencakup manfaat dan tunjangan non moneter.

Sobat, itulah 4 tips negosiasi gaji di masa pandemi Covid-19. Tetapi perlu diingat Sob, bagi sebagian besar orang memiliki pekerjaan tetap di tengah pandemi Covid-19 patut disyukuri. Bukan tanpa alasan, karena di luar sana masih banyak orang yang menginginkan pekerjaan yang Sobat kerjakan saat ini.

Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 21% per tahun di Akseleran

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp 100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]