Beberapa Istilah Istilah dalam Dunia Bisnis!

0
101
Istilah Dalam Dunia Bisnis

Untuk para pebisnis yang baru terjun ke dalam dunia bisnis, mungkin banyak istilah istilah dalam dunia bisnis yang belum diketahui seperti revenue, income, profit dan sebagainya. Padahal untuk seorang business person istilah-istilah seperti itu perlu mereka ketahui. Karena itu sebelum kamu benar-benar terjun ke dalam dunia bisnis ada baiknya mengetahui dulu istilah-istilah dalam dunia bisnis.

Saat kamu mengetahui istilah yang ada dalam dunia bisnis kamu dapat mengoptimalkan pengetahuan kamu untuk memaksimalkan jalannya bisnis kamu. Beberapa dari istilah yang ada sebenarnya mungkin menunjuk kepada hal yang sama tetapi sebenarnya mengandung arti yang tentunya berbeda. Karena itu yuk kita bahas satu persatu istilah yang ada dalam dunia bisnis ini:

  • Revenue (Pendapatan)

Revenue atau pendapatan merupakan bentuk pemasukan yang diperoleh oleh suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu, seperti pendapatan bulanan, kuarter, semester maupun pendapatan tahunan.

Pendapatan utama yang diperoleh perusahaan biasanya ini datang dari hasil penjualan baik itu barang maupun jasa. Namun penerimaan juga bisa berasal dari sumber lainnya seperti hasil investasi dan bunga deposito. 

Beberapa mungkin ada yang pernah mendengar revenue stream. Kita akan bahas sedikit disini. Revenue Stream adalah suatu pendapatan yang masuk untuk perusahaan kita. Jadi dapat dikatakan juga bahwa Revenues Stream adalah pemasukan yang sudah dikurangi dengan biaya yang dikeluarkan.

  • Profit (Keuntungan)

Istilah dalam dunia bisnis selanjutnya adalah profit. Profit adalah suatu pendapatan yang dikurangi oleh biaya lain seperti halnya modal. Seperti contoh kamu memiliki sebuah usaha dimana untuk menghasilkan pendapatan sebesar Rp 20 juta, kamu perlu mengeluarkan biaya usaha tersebut sebesar Rp 15 juta, maka profit yang kamu peroleh adalah Rp 20 juta dikurangi Rp 15 juta, yaitu Rp 5 juta.

Profit ini terbagi menjadi 2 yaitu gross profit dan net profit.

  • Gross Profit

Gross Profit adalah pendapatan yang dikurangi oleh cost of goods sold (COGS) atau Harga Pokok Penjualan (HPP). Harga Pokok Penjualan ini terdiri dari biaya-biaya yang terkait langsung dengan produksi barang.

Contoh Harga Pokok Penjualan yaitu biaya pembelian bahan baku dan biaya upah karyawan.

  • Net Profit

Net Profit adalah nilai Gross Profit yang dikurangi oleh biaya yang tidak langsung berhubungan dengan proses produksi, namun biaya harus dikeluarkan agar barang atau jasa yang dijual sampai kepada pembeli.

Contohnya seperti pajak, biaya promosi dan keperluan lainnya.

  • Cash Flow (Arus Kas)

Cash flow adalah suatu laporan keuangan dimana berisi tentang informasi penerimaan dan pengeluaran kas dalam sebuah perusahaan pada periode waktu tertentu. Dengan adanya laporan keuangan segala arus keuangan perusahaan dapat terlacak. Berbicara mengenai cash flow, maka kita akan berbicara mengenai arus kas yang masuk dan arus kas yang keluar.

Arus kas masuk akan dicatat saat ada penerimaan uang tunai pada kas atau penerimaan pada akun bank perusahaan. Sedangkan untuk arus keluar akan dicatat saat uang tersebut keluar dari kas harian maupun dari akun bank.

Baca juga: 5 Cara Untuk Mengatur Arus Keuangan Keluarga!

Laporan keuangan merupakan hal yang sangat penting untuk sebuah perusahaan. Jika pendapatan perusahaan sedang tinggi, namun semuanya masih berupa piutang ini juga dapat menjadi tidak sehat bagi perusahaan tersebut karena artinya perusahaan tersebut tidak memiliki ketersediaan kas untuk operasionalnya.

Jadi tidak hanya mengejar penjualan, tetapi perusahaan juga perlu melakukan pengelolaan manajemen dan perencanaan arus kas dengan lebih baik. Karena itu semua dapat lebih terarah dengan adanya laporan keuangan.

  • Expense (Beban)

Istilah dalam dunia bisnis yang satu ini juga kadang banyak yang kurang paham dari arti yang sebenarnya. Beban atau expense adalah suatu penurunan nilai ekonomi, yang merupakan kas keluar atau aktiva yang berkurang. Beban juga biasanya dianggap sebagai kewajiban. Maksudnya sesuatu yang sudah diberikan dengan memiliki tujuan untuk mendapatkan pendapatan. Contoh, akun yang dapat di dalam laporan laba seperti beban sewa, gaji karyawan, dan lainnya. 

  • Income (Penghasilan)

Income adalah jumlah uang yang didapat melalui hasil penjualan dalam jangka waktu tertentu dengan pengurangan dari harga pokok penjualan (HPP), beban dan biaya lainnya. Sebagian orang menganggap bahwa income memiliki persamaan dengan revenue, padahal keduanya ini berbeda. Income hampir selalu mengacu pada laba bersih. 

Disebut sebagai laba bersih karena jumlahnya dapat mewakili jumlah total uang tunai yang tersisa dari jumlah pendapatan asli.

Tingkatkan Pendapatan Kamu dari Imbal Hasil Bersama Akseleran!

Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil 18%-21% per tahun di Akseleran. Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp 100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode BLOG100. Melakukan pendanaan di Akseleran juga sangat aman kok karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Daftar Akseleran dengan unduh aplikasi Akseleran di Google Play atau Apple App Store

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan langsung bisa juga menghubungi Eben (+62811-9300443) atau untuk pinjaman dana usaha kamu bisa menghubungi Omar (+62812-9799-7917) dan Rizky (+62811-1312-309) atau bisa via email [email protected]

Selamat Berinvestasi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here