7 Gaji Pegawai Bank Sesuai Posisinya di Indonesia

0
62
Gaji Pegawai Bank

Bekerja di bidang perbankan menjadi pilihan setelah tamat kuliah. Apalagi gaji yang ditawarkan cukup menggiurkan. Selain mendapatkan gaji pokok, para karyawan akan mendapatkan bonus dan berbagai tunjangan, seperti tunjangan kesehatan dalam bentuk asuransi kesehatan, transportasi, bahan pokok, hingga tunjangan pensiun. Jika Anda ingin berkarier di bank, besaran gaji pegawai bank sesuai posisi ini bisa menjadi gambaran.

  • Frontliner Staff

Jika Anda tertarik untuk berinteraksi langsung dengan para nasabah, Anda dapat melamar di posisi frontliner. Para petugas frontliner di bank, seperti teller, customer service, dan satpam menjadi garda terdepan dalam berkomunikasi dan berhadapan langsung dengan para nasabah. 

Mereka yang bekerja di frontliner terhubung langsung dengan para nasabah. Oleh sebab itu, mereka harus mampu memberi informasi, mendengarkan keluhan, serta memberikan solusi terkait masalah nasabah. Besaran gaji pegawai bank untuk posisi ini hampir sama dengan gaji pegawai Pegadaian. Gaji yang diterima berkisar dari Rp2,75 juta sampai dengan Rp3,6 juta. 

  • Back Office Staff

Salah satu posisi yang ada di bank adalah di bagian back office. Para karyawan di back office memiliki banyak tugas pokok. Salah satunya adalah bertugas untuk mengurusi hal-hal yang bersifat administratif atau pembukuan.

Posisi pekerjaan di back office pun bermacam-macam, mulai dari petugas IT, bagian kliring, bagian administrasi pinjaman, bagian rumah tangga yang mengurus tentang SDM dan logistik, bagian penilaian kinerja layanan bank (quality assurance), dan posisi lainnya. Gaji pegawai bank di bagian back office sekitar Rp4 jutaan bahkan lebih, tergantung dari posisi dan besar bank tempat bekerja.

  • Account Officer

Sering bertemu dengan karyawan bank yang menawarkan pembuatan kartu kredit atau pinjaman? Orang-orang tersebut bekerja sebagai account officer di bank. Beberapa tugas utama account officer adalah mencari nasabah yang sesuai dengan kriteria dan peraturan bank, melakukan follow up terhadap calon nasabah, melakukan penilaian dan evaluasi terhadap ajuan kredit, serta mengelola kredit nasabah. 

Dengan berbagai tugas utama yang diemban, tak salah mereka mendapatkan gaji dengan kisaran Rp4 juta.. Gaji tersebut bisa saja lebih besar sesuai dengan besarnya bank dan kinerja karyawan. Mereka juga mendapatkan bonus jika mereka dapat mencapai target mencari nasabah.

Baca juga: 5 Produk Perbankan yang Paling Sering Digunakan

  • Supervisor

Posisi lain yang tak kalah pentingnya yang ada di bank adalah supervisor. Posisi supervisor ini termasuk jabatan yang cukup penting karena memiliki peran untuk mengawasi dan mengarahkan para staf untuk meraih target atau sasaran kinerja di unit kerjanya. 

Oleh karena itu, supervisor dituntut untuk memiliki kemampuan (skill) untuk berkomunikasi yang mumpuni untuk menjembatani komunikasi antara manajer sebagai pencetus ide dan karyawan sebagai pelaksana. Tak salah gaji pegawai bank untuk posisi ini diganjar dengan gaji sekitar Rp6 jutaan hingga Rp12 jutaan.

  • Auditor

Seperti nama posisinya, auditor bertugas untuk melakukan penilaian atau mengaudit kegiatan operasional bank. Para auditor biasanya ditunjuk oleh direksi untuk melakukan pengawasan secara teratur sesuai dengan sistem, memverifikasi seluruh pembukuan, serta menyampaikan hasil temuan dalam bentuk laporan kepada direksi dan komisaris bank. Dikarenakan tanggung jawab yang diemban cukup besar, maka gaji yang diterima auditor berkisar kurang lebih Rp6 jutaan. 

  • Manajer 

Tidak mudah untuk mencapai posisi sebagai manajer, baik marketing manager, relationship manager, compliance manager, ataupun credit analyst manager di suatu bank. Apalagi banyak kriteria yang harus dipenuhi untuk mendapatkan posisi ini. Salah satunya adalah kemampuan membawahi divisi yang dipimpin agar berjalan dengan baik.

Melihat tanggung jawab besar yang diemban oleh manajer, gaji yang diterima pun cukup besar. Kisaran gaji yang diterima mulai dari Rp8 jutaan hingga Rp19 jutaan.

  • Kepala Cabang

Kepala cabang, manajer cabang, atau pimpinan cabang merupakan posisi yang sangat penting dalam dunia perbankan. Kepala cabang harus memiliki kemampuan (skill) untuk mengatasi permasalahan yang timbul, baik dalam hal kegiatan operasional maupun kegiatan non operasional suatu bank. Jika kepala cabang mampu menangani permasalahan tersebut, maka bank yang dipimpin pun akan semakin maju.

Gaji pegawai bank dengan posisi sebagai kepala cabang sangat menjanjikan sesuai dengan tingkat risiko dan stres yang dihadapi. Gaji yang diterima berkisar antara Rp16 jutaan hingga Rp23 jutaan.

Kesimpulan

Inilah informasi seputar tujuh gaji pegawai bank di Indonesia berdasarkan posisinya. Perbedaan antara gaji pegawai BUMN, gaji pegawai pajak, dan gaji yang diterima oleh pegawai bank tidak terlalu signifikan. Gaji tersebut belum mencakup bonus serta tunjangan-tunjangan lainnya. Tak salah bekerja di bank menjadi pilihan karier yang bermasa depan cerah.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata 12% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]