Delayed Gratification, Kesabaran Jadi Kunci Investasi

0
264
Kesabaran berbuah hasil manis
Kesabaran berbuah hasil manis

Kita semua pasti menginginkan kondisi finansial yang terus membaik dari waktu ke waktu, salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan berinvestasi. Namun, kenyataannya banyak yang gagal dalam investasi karena tidak memiliki kemampuan yang mumpuni.

Pada artikel ini kita tidak akan membahas hal teknis mengenai investasi. Kita akan mencoba memahami Delayed Gratification. Skill dasar dalam berpikir yang sangat bermanfaat bagi kamu yang ingin meningkatkan kondisi finansial.

Konsep Dasar Investasi

Investasi adalah suatu langkah penting dalam mencapai tujuan keuangan jangka panjang. Bagi banyak orang, investasi merupakan sarana untuk mengembangkan kekayaan seiring berjalannya waktu. 

Kegiatan investasi sering kali digambarkan seperti menanam pohon. Di dalamnya melibatkan pengetahuan yang mumpuni, ketelitian, dan yang terpenting kesabaran. Dalam berinvestasi dibutuhkan kemampuan untuk menahan diri untuk tercapainya tujuan yang lebih besar.

Konsep Menunda Kepuasan

Pada tahun 1960-an, Professor Walter Mischel bersama timnya mengadakan eskperimen yang melibatkan 600 anak berumur 4 sampai 6 tahun sebagai sampel. Satu per satu anak dimasukkan ke dalam suatu ruangan yang hanya berisi kursi dan marshmallow di atas meja.

Peraturannya sederhana, setiap anak diberi waktu 15 menit untuk menahan diri tidak memakan marshmallow di depannya setelah para peneliti keluar dari ruangan. Sebagai imbalan, setiap anak yang berhasil menahan diri selama 15 menit akan diberi hadiah 1 marshmallow lagi, sedangkan anak-anak yang tidak bisa menahan diri, tidak mendapatkannya.

Sesuai perkiraan, beberapa anak langsung memakan marshmallow setelah peneliti keluar ruangan. Ada juga yang awalnya diam, namun akhirnya tidak dapat menahan godaan. Ada pula yang berhasil menahan diri selama 15 menit.

Professor Walter dan timnya dalam eksperimen marshmallow ini menggunakan metode longitudinal, yaitu dengan melakukan pengamatan selama 25 tahun  untuk mendapatkan kesimpulan yang utuh atas eksperimennya.

Hasilnya, anak-anak yang berhasil menahan diri saat eksperimen berlangsung, rata-rata memiliki kehidupan sosial dan akademik yang lebih baik dan sukses. Selain itu tingkat risiko menghadapi stress dan krisis lebih kuat. Hasil ini konsisten hingga di tahun ke 40 pengamatan.

Konsisten dan disiplin (Source: Freepik)

Delayed Gratification dan pengertiannya

Eksperimen marshmallow di atas sangat bisa menggambarkan konsep Delayed gratification yang berarti kemampuan untuk menunda godaan atau keinginan untuk mendapatkan imbalan yang langsung atau instan.

Seperti sebuah pepatah kuno, “The best things in life are worth waiting for.”,  hal-hal terbaik dalam hidup layak untuk ditunggu. 

Delayed gratification dikategorikan sebagai kecerdasan emosional. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang dapat menunda kepuasan dan tidak impulsif akan lebih mungkin berhasil dalam hidup dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki kemampuan itu. Hal ini dikarenakan delayed gratification membantu seseorang belajar hal-hal penting dalam hidup, seperti menetapkan tujuan, disiplin, dan melaksanakan tugas sesuai dengan aturan atau kesepakatan yang ada sebelumnya.

Melatih Skill Delayed Gratification agar sukses berinvestasi

  1. Menyusun Skala Prioritas

Salah satu penyebab gagalnya investasi adalah pengeluaran yang tidak terukur. Selain itu, ada kalanya kita berada dalam situasi di mana pengeluaran bulanan membengkak karena banyak kebutuhan tambahan.

Sangatlah penting menentukan pos-pos pengeluaran berdasarkan prioritas. Dengan melakukan menyusun skala prioritas, kita jadi bisa membagi mana yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Jadi, kita tidak akan mendahulukan keinginan membeli barang konsumtif di atas kebutuhan utama. Pos yang ditetapkan untuk investasi pun otomatis akan terpenuhi.

  1. Menetapkan Tujuan dan Jangka Waktu Investasi

Setiap orang punya tujuan finansial yang berbeda. Terlebih lagi, memang sangat sulit memulai investasi tanpa punya tujuan yang jelas. Maka itu, sebaiknya tentukan tujuan berinvestasi, diikuti dengan jangka waktu yang spesifik.

  1. Challenge & Reward

Berhemat bukan berarti pelit. Kamu boleh saja memberikan hadiah kepada diri sendiri, tentunya setelah menyelesaikan tantangan yang kamu tetapkan. Misalnya, sebulan ke depan, tantang dirimu untuk berhemat 2 kali lebih keras. Setelah berhasil, boleh lah belanja kemeja baru atau makan di tempat yang agak fancy.

Melalui artikel ini, kita jadi mengerti bahwa dalam berinvestasi tidak hanya dibutuhkan wawasan mengenai produk dan analisa yang kuat. Kita juga harus memiliki dasar berpikir yang benar. Dengan memahami konsep Delayed Gratification, diharapkan kita lebih mampu menunda kepuasan yang bersifat instan, untuk meraih tujuan finansial yang utama.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Akseleran memberikan kesempatan untuk kamu yang ingin membantu mengembangkan bisnis kecil dan menengah di Indonesia. Dapatkan keuntungan dari suku bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan serta perlindungan proteksi asuransi 99% terhadap pinjaman. Gunakan kode promo BLOG50 saat mendaftar dan mulailah pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Selain itu, kamu juga bisa melihat info Akseleran sebagai grup usaha di halaman Grup Akseleran.

Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].