Capex: Pengertian, Contoh, dan Penggunaannya

5
28327
Capex Adalah

Capex adalah salah satu jenis pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan terutama yang telah berskala besar. Anggaran capex sebuah perusahaan pun relatif besar sehingga perlu direncanakan dengan sangat baik melalui berbagai pertimbangan, baik dari segi nominal maupun fungsionalitas.

Pengertian Capex

Capital expenditure atau yang biasa disingkat capex adalah sejumlah biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk membeli, memperbaiki, atau merawat aset jangka panjang demi keberlangsungan bisnisnya. Dalam kata lain, capex dimaksudkan untuk memperkuat perusahaan dalam meningkatkan profit yang dicita-citakan. 

Adapun jenis aset yang dimiliki merupakan aset tetap dan tidak dimaksudkan untuk dijual kembali di kemudian hari. Aset tersebut digunakan dalam jangka panjang (lebih dari satu periode akuntansi) dan dipakai selama perusahaan beroperasi.

Pengeluaran capex biasanya dilakukan di fase awal perusahaan beroperasi. Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa sebuah perusahaan juga memiliki capex ketika sudah berjalan selama beberapa tahun. 

Kondisi ini biasanya terjadi saat perusahaan melakukan proyek baru yang mendukung peningkatan profit.  Seperti misal, sebuah perusahaan telekomunikasi harus menganggarkan sejumlah dana capex setiap beberapa periode untuk melakukan perluasan jaringan sehingga semakin banyak konsumen yang dapat terjangkau. Dengan semakin banyaknya jumlah dan kepuasan konsumen, maka potensi meningkatnya laba jadi semakin besar.

Oleh karena itu, capex juga dapat disebut sebagai pengeluaran untuk investasi yang dilakukan oleh perusahaan. Hal ini tidak lain karena aset hasil pembelanjaan tersebut menjadi pendukung kegiatan operasional bisnis agar berjalan lancar dan baik.

Jenis dan Contoh Capex

Beberapa jenis capex menurut Saphiro (2005) adalah sebagai berikut.

  • Equipment Replacement

Pada jenis ini, penggunaan capex adalah untuk melakukan penambahan aset karena adanya kebutuhan baru maupun sudah tidak berfungsinya (atau usang) aset lama. Seperti contoh, perusahaan A melakukan pengeluaran untuk belanja komputer dan laptop untuk mengganti perangkat serupa yang sudah rusak.

  • Expansion to Meet Growth in Existing Products

Jenis capex ini dilakukan ketika sebuah perusahaan akan melakukan ekspansi untuk meningkatkan produk yang sudah dimiliki. Ekspansi ini dapat ditinjau dari sisi efisiensi maupun pengembangan pangsa pasar.

  • Expansion Generated by New Products

Bila perusahaan berencana untuk mengeluarkan produk baru, maka jenis capex ini yang digunakan. Seperti contoh adalah sebuah perusahaan membutuhkan pabrik baru, maka seluruh biaya yang diperlukan untuk menghasilkan pabrik tersebut dinilai sebagai capex.

  • Projected Mandated by Law

Jenis capex ini meliputi seluruh pengeluaran yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan guna menyesuaikan dengan hukum yang berlaku. Adapun model capex ini banyak diterapkan oleh perusahaan yang bergerak di bidang tambang.

Seperti contoh adalah adanya aturan negara yang mewajibkan bahwa kawasan setiap pabrik yang menghasilkan limbah berbahaya wajib menyiapkan tempat pengolahan limbah di sekitar pabrik tersebut. Pada kasus ini, maka yang termasuk dalam capex adalah seluruh biaya yang timbul guna penyiapan tempat pengolahan limbah.

Perhitungan Capex 

Perhitungan capex akan sangat membantu perusahaan dalam mengetahui seberapa banyak investasi yang telah dilakukan pada aktiva tetapnya sehingga bisnis dapat berjalan dengan lancar. Adapun sesuai ilmu akuntansi, capex dapat dikategorikan sebagai aset jika penggunaannya minimal adalah salah satu tahun. Sementara itu bila penggunaan capex justru berumur kurang dari satu tahun, maka pencatatannya adalah pada neraca laporan laba dan rugi sebagai pengeluaran.

Baca juga: Ajukan Pinjamanmu Sekarang Dengan Produk Capex Financing Dari Akseleran!

Jika sebuah aset dinyatakan sebagai capex, maka pengeluaran aset tersebut akan disebarkan sebagai biaya tetap sepanjang jangka waktu penggunaannya. Namun jika sebuah aset dipakai untuk mengembangkan aset yang sudah ada sebelumnya, maka biaya atas aset tersebut dikurangi secara penuh pada tahun dilakukannya pengeluaran tersebut.

Adapun istilah lainnya terkait pengeluaran dalam budgeting perusahaan adalah operating expenditures atau yang biasa disebut opex. Jika capex adalah pengeluaran untuk menambah investasi atau aset, maka opex adalah pengeluaran untuk mendukung keberlangsungan investasi atau aset tersebut. Seperti contoh adalah pembelian mesin fotokopi yang dicatat sebagai aset (capex) dan tinta serta kertas (opex) sebagai pendukung bekerjanya mesin fotokopi tersebut.

Pada dasarnya capex adalah alokasi dana yang disiapkan perusahaan untuk melakukan pembelian atau perbaikan atau penggantian segala sesuatu yang dianggap sebagai aset.  Adapun anggaran capex umumnya berasal dari keuntungan yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut sebelum dibagikan kepada para pemegang saham. 

Ajukan Pinjaman Sekarang dan Dapatkan Kemudahan Pinjaman Modal Usaha di Akseleran!

Dapatkan pinjaman dengan bunga kompetitif dan kemudahan proses pengajuan. Ajukan pinjaman untuk mengembangkan usahamu sekarang. Akseleran juga sudah terdaftar resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

BLOG100 Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]

5 COMMENTS

  1. […] Capex atau Capital Expenditure merupakan suatu pengeluaran modal yang dialokasikan dalam anggaran untuk melakukan suatu pembelian/perbaikan/penggantian atas segala aset perusahaan. Apabila kamu memiliki sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang konveksi dan perusahaan tersebut membeli sebuah mesin konveksi tambahan untuk meningkatkan produksi mereka, hal ini bisa dikatakan sebagai suatu pengeluaran modal atau capex. […]

  2. […] Capex atau Capital Expenditure merupakan suatu pengeluaran modal yang dialokasikan dalam anggaran untuk melakukan suatu pembelian/perbaikan/penggantian atas segala aset perusahaan. Apabila kamu memiliki sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang konveksi dan perusahaan tersebut membeli sebuah mesin konveksi tambahan untuk meningkatkan produksi mereka, hal ini bisa dikatakan sebagai suatu pengeluaran modal atau capex. […]

Comments are closed.