Bijak Membedakan Tabungan dengan Dana Darurat

2
1511

Idealnya dalam merencanakan keuangan harus memiliki tabungan dan dana darurat. Menurut beberapa pakar perencana keuangan, kedua hal tersebut perlu diterapkan agar keuangan di masa depan lebih terukur dan terarah, caranya adalah membuat pos-pos keuangan setiap bulannya.

Lalu sebenarnya apa perbedaan tabungan dengan dana darurat? Mengutip artikel-artikel terpercaya, berikut yang perlu diketahui perbedaan tabungan dengan dana darurat.

Tabungan

Menabung bisa dimulai dari jumlah yang kecil, pakar perencana keuangan menyarankan setidaknya sebesar 10% dari total pendapatan setiap bulannya. Lalu uang tabung biasanya memiliki target yang lebih jelas. Misalnya, ketika ingin membeli handphone atau uang muka beli rumah, mobil baru atau membeli peralatan elektronik hingga melakukan hobi tertentu. Untuk meraih itu, tentu harus menabung terlebih dahulu. Durasi menabungnya pun bisa ditentukan, hingga besaran duit yang terkumpul sudah tercapai.

Tabungan biasanya dapat diwujudkan dalam rekening bank, investasi, hingga aset lain yang dapat dikembangkan.

Menabung itu Penting

Menabung akan lebih mudah jika memiliki tujuan yang jelas, sehingga akan lebih bersemangat untuk menabung. Inilah beberapa alasan penting mengapa harus memiliki tabungan:

  • Tabungan pensiun
    Masa pensiun harus dipersiapkan sedini mungkin, terlebih lagi jika pekerjaanmu tidak memberikan garansi untuk hari tua. Semakin cepat Sobat mulai menabung, maka semakin panjang pula waktu yang Sobat miliki untuk mempersiapkan masa pensiun. Jenis tabungan ini bisa Sobat lakukan dengan membuka tabungan khusus untuk pensiun. Biasanya bank menyediakan besaran bunga khusus bagi nasabah yang membuka tabungan pensiun. Dana ini tidak akan bisa diambil sebelum waktu tertentu, ketika tiba saat Sobat pensiun.
  • Tabungan untuk down payment rumah
    Sobat ingin memiliki rumah sendiri? Uang muka yang dibutuhkan tentu tidak sedikit. Jika dirasa tidak sanggup untuk membayar uang muka rumah dalam sekali bayar, maka Sobat harus menabung untuk bisa membayar uang muka rumah.
  • Tabungan untuk liburan, membeli mobil baru, dan kesenangan lainnya
    Menabung dan berhemat bukan berarti tidak bisa bersenang-senang. Sobat bisa menabung secara khusus untuk berbagai macam kesenangan dan kemewahan seperti membeli mobil baru, pergi berlibur ke destinasi impian, atau hal-hal lain yang Sobat lakukan hanya untuk kesenangan. Tabungan untuk hal ini biasanya akan lebih mudah prosesnya dan lebih termotivasi. Bahkan akan rela berhemat agar uangmu lebih cepat terkumpul dan bisa segera mendapatkan apa yang Sobat inginkan.
  • Tabungan investasi
    Investasi menjadi salah satu target yang penting dalam perencanaan keuangan. Meski investasi bisa dimulai dari dana yang minimal, Sobat juga dapat menabung hingga memenuhi jumlah tertentu yang ingin Sobat investasikan. Misalnya saat Sobat ingin berinvestasi membeli tanah.

Baca Juga:
2 Tahun Jadi Lender P2P Lending Akseleran, 0% NPL
Punya Uang Lebih, Pilih Ditabung atau Diinvestasikan?

Dana Darurat

Dana darurat adalah uang simpanan yang bisa digunakan ketika menghadapi kondisi darurat. Seperti, datangnya penyakit yang tidak terduga, kehilangan pekerjaan, kondisi hidup yang tidak diharapkan, hingga biaya renovasi rumah atau berbagai macam keperluan.

Tujuan dari dana darurat adalah agar memiliki dana yang cukup untuk membiayai hidup setidaknya selama 3 hingga 6 bulan saat Sobat tidak memiliki pemasukan. Oleh karena itu, menurut banyak pakar perencana keuangan, dana darurat yang ideal dimiliki oleh seseorang yang belum menikah adalah 3 hingga 6 kali lipat pengeluaran bulanan.

Jika Sobat sudah memiliki pasangan, maka jumlahnya akan berlipat ganda. Demikian pula jika rumah tangga memiliki 1 anak, 2 anak, hingga seterusnya. Maka jumlah dana darurat yang harus dimiliki akan lebih banyak lagi.

Dana darurat seringkali disebut sebagai tulang belakang yang menyangga rencana keuangan. Dana darurat tidak boleh digunakan sewaktu-waktu, terutama jika tidak sedang berada dalam kondisi “darurat”.

Misalnya saat Sobat ingin membeli mobil baru atau membeli rumah, maka tidak boleh dibiayai dengan dana darurat. Jika melihat jumlah dana darurat yang harus berkali-kali lipat dari pengeluaran bulanan, mungkin akan terlihat menakutkan karena sangat besar. Tidak perlu khawatir, Sobat bisa memulai dana darurat dengan jumlah yang kecil terlebih dahulu.

Dana Darurat Sangat Diperlukan

Besarnya dana darurat setiap orang tentu berbeda, tergantung dari gaya hidup dan pengeluaran. Berapapun besarnya dana darurat yang ingin Sobat tuju, berikut beberapa alasan mengapa Sobat memerlukan dana darurat.

  • Kehilangan pekerjaan atau sumber pendanaan.
  • Menurunnya kondisi kesehatan dan memerlukan biaya medis tidak terduga.
  • Terjadi kecelakaan lalu lintas atau kerusakan mobil mendadak.
  • Kerusakan salah satu barang yang ada di rumah.
  • Seorang anggota keluarga meninggal dan Sobat harus membeli tiket di menit-menit akhir untuk sampai ke tempat tujuan atau membantu meringankan beban dari sisi keuangan.

Menurut pakar perencana keuangan, bedanya tabungan dan dana darurat terletak pada penggunaannya. Kalau tabungan memiliki target yang jelas dan bisa dihitung berapa besaran dana yang harus ditabung. Sedangkan dana darurat adalah dana yang memang harus dipersiapkan jauh-jauh hari untuk keadaan darurat yang belum bisa diketahui kapan penggunaannya dan berapa jumlahnya.

Well Sob, itulah perbedaan tabungan dan dana darurat. Maka mulai sekarang, yuk bijak membedakan tabungan dan dana darurat.

Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 21% per tahun di Akseleran

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp 100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]

2 COMMENTS

Comments are closed.