Ini Cara Perhitungan Zakat Mal yang Benar

0
178
Zakat Mal

Zakat mal atau zakat harta merupakan salah satu bentuk kewajiban zakat yang perlu dibayarkan oleh seorang muslim. Pembayaran zakat harta diberlakukan atas harta yang Anda miliki. Cara perhitungannya pun berbeda-beda disesuaikan dengan jenis harta. 

Syarat Wajib Harta yang Perlu Dibayar Zakatnya

Hal pertama yang perlu Anda pahami, tidak setiap muslim mempunyai kewajiban membayar zakat harta. Ketentuan serta syarat pembayarannya berbeda jika dibandingkan dengan zakat fitrah. Seorang muslim wajib membayar zakat mal ketika memenuhi persyaratan sebagai berikut: 

1. Kepemilikan Penuh atas Harta

Syarat wajib pertama zakat mal adalah kepemilikan harta harus bersifat penuh. Artinya, tidak ada pihak lain yang mempunyai hak milik atas harta yang Anda kuasai. 

2. Harta Halal

Zakat harta hanya berlaku ketika Anda menjalankan kegiatan usaha yang halal. Islam tidak mewajibkan pembayaran zakat atas harta yang didapatkan dari aktivitas haram. 

3. Nilai Harta Bisa Dikembangkan

Harta yang wajib Anda bayar zakatnya merupakan jenis harta yang nilainya bisa dikembangkan di masa mendatang. 

4. Mencapai Nisab

Seorang muslim wajib membayar zakat mal ketika harta yang dipunyai telah mencapai nisab. Ukuran nisab berbeda-beda untuk jenis harta yang dimiliki. 

5. Kebutuhan Pokok Telah Terpenuhi

Anda wajib melakukan pembayaran zakat harta ketika telah memenuhi kebutuhan primer, seperti sandang, pangan, papan, pendidikan, transportasi, dan sebagainya. Kalau kebutuhan tersebut belum terpenuhi, maka Anda tidak punya kewajiban bayar zakat. 

6. Tak Mempunyai Beban Utang

Kewajiban bayar zakat harta juga memiliki kaitan erat dengan utang. Seseorang yang mempunyai utang tidak wajib membayar zakat. Kalaupun ada utang, maka nilai harta dikurangi utang harus melebihi nisab. 

7. Mencapai Haul

Syarat yang terakhir adalah kepemilikan harta sudah berlangsung selama 1 tahun atau telah mencapai haul. Sebagai catatan, syarat haul tidak berlaku untuk zakat hasil pertanian, perkebunan, serta barang temuan.

Baca juga: Cara Menghitung Zakat Emas: Aturan, Syarat Hingga Perhitungannya

Cara Menghitung Zakat Mal

Perhitungan besaran zakat mal disesuaikan dengan jenis harta. Oleh karena itu, Anda akan menjumpai adanya beberapa jenis zakat mal. Berikut ini adalah jenis-jenis serta perhitungan zakat mal yang perlu Anda ketahui: 

1. Zakat Emas dan Perak

Jenis zakat harta yang pertama adalah zakat emas dan perak. Nisab untuk zakat ini adalah sebanyak 85 gram emas atau 595 gram perak yang telah dimiliki setidaknya 1 tahun. Selanjutnya, Anda perlu membayar zakat dengan nilai 2,5% dari total emas atau perak yang dimiliki. 

2. Zakat Penghasilan

Ada pula jenis zakat penghasilan atau yang populer dikenal sebagai zakat profesi. Zakat ini dikeluarkan ketika penghasilan yang Anda miliki telah memenuhi persyaratan zakat mal yang telah disebutkan. Selanjutnya, ketentuan nisab serta cara perhitungannya dilakukan seperti halnya perhitungan zakat emas dan perak

3. Zakat Perniagaan

Anda juga akan mengenal zakat perniagaan. Pembayarannya perlu dilakukan atas harta yang dihasilkan dari kegiatan perniagaan. Nisab zakat perniagaan nilainya setara emas murni 85 gram dengan perhitungan sebanyak 2,5%.

4. Zakat Peternakan

Cara perhitungan zakat mal untuk harta peternakan bergantung pada jenis ternak yang Anda miliki. Anda perlu membayar zakat ketika mempunyai lebih dari 40 ekor kambing, 30 ekor sapi atau kerbau, atau 5 ekor unta. Besaran zakatnya meningkat seiring dengan jumlah ternak yang dimiliki. 

Zakat peternakan juga berlaku bagi para peternak unggas atau ikan. Hanya saja, nisab serta perhitungannya berbeda dengan zakat peternakan lain. Para ulama menyatakan bahwa perhitungan zakat peternakan unggas atau ikan disamakan dengan zakat emas atau perak.

5. Zakat Pertanian dan Perkebunan

Zakat pertanian dan perkebunan mempunyai sistem perhitungan yang berbeda. Dalam zakat ini, nisab yang berlaku adalah senilai 653 kg gabah. Pembayarannya bisa Anda lakukan setiap musim panen. Sementara itu, nominal zakat yang perlu dibayarkan disesuaikan dengan pemanfaatan air untuk lahan. 

Kalau Anda menggunakan pengairan dari air hujan secara penuh, maka nilai zakatnya adalah sebesar 10%. Jumlahnya berkurang jadi 5% ketika Anda melaksanakan pengairan lahan dengan memanfaatkan saluran irigasi atau sistem perawatan lain. 

Nah, itulah penjabaran lengkap tentang cara perhitungan zakat mal yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]