Usaha Ekstraktif : Pengertian dan Contoh Usahanya

0
5966
Usaha Ekstraktif Adalah

Usaha Ekstraktif Adalah – Kegiatan ekonomi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup sebagai manusia dalam bentuk usaha seperti perorangan, organisasi, ataupun badan usaha. Badan usaha ini terdiri dari beragam aktivitas yang dibedakan atas badan usaha berdasar kepemilikan modal dan lapangan usaha. Jenis badan usaha berdasar kepemilikan modal yaitu BUMN (Badan Usaha Milik Negara), BUMS (Badan Usaha Milik Swasta), campuran dan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah).

Sedangkan untuk lapangan modal yaitu badan usaha industri, jasa dan perdagangan, agraris, dan badan usaha ekstraktif. Usaha ekstraktif adalah kegiatan yang melakukan usaha tanpa proses pengolahan dan pembudidayaan karena mendapatkan sumber daya langsung dari alam. Di artikel ini, kita akan mengulas tentang badan usaha ekstraktif. Yuk , langsung simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Usaha Ekstraktif Adalah?

Apa yang dimaksud dengan usaha ekstraktif? 

  • Usaha ekstraktif adalah sebuah aktivitas industri yang produksinya menggunakan bahan baku yang diambil dari alam secara langsung.  
  • Sebuah perusahaan ekstraktif merupakan badan usaha yang melakukan aktivitas mengelola sumber daya alam dengan mengeksplorasi, mengambil, dan memprosesnya untuk memenuhi kebutuhan manusia.
  • Di Indonesia yang kaya akan sumber daya alam terdapat banyak perusahaan ekstraktif termasuk yang dilakukan oleh perorangan. Perusahaan ini contohnya adalah penebangan kayu, penambangan minyak bumi, pendulangan intan atau emas, serta penangkapan ikan laut.
  • Industri ekstraktif yang banyak dilakukan di Indonesia ini memiliki dampak yang sangat luas di sektor industri. Laporan menyebutkan jika industri migas dan tambang mengakibatkan adanya ketimpangan terkait manfaat dan risikonya. 
  • Masyarakat di sekitar industri menanggung risiko paling besar akibat sumber daya alamnya  tereksploitasi. Sementara manfaat terbesar justru dirasakan oleh investor atau perusahaan besar.
  • Beberapa tujuan perusahaan ekstraktif  yaitu mengolah sumber alam menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu perusahaan akan dapat memberikan lapangan pekerjaan, mendapatkan profit, serta memberikan alternatif pemenuhan kebutuhan  pada umat manusia.

Contoh Usaha Ekstraktif

Usaha ekstraktif memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan jenis usaha lain. Ciri usaha ekstraktif adalah mengambil bahan produksi langsung dari alam dan memprosesnya menjadi produk jadi yang siap pakai. Usaha ekstraktif bertujuan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup manusia terkait pangan, sandang, dan papan dengan mencari profit dari hasil alam.

Berikut ini adalah beberapa contoh usaha ekstraktif. 

1. Pertanian

Sebagai tulang punggung inti dari negeri ini, industri pertanian fokus mengolah dan memproduksi barang untuk mendukung perkembangan di sektor ini. Sektor pertanian bahkan dianggap sebagai industri yang mampu menekan kemiskinan di Indonesia. Pasalnya, Indonesia memiliki alam subur dan kekayaan alam berlimpah sehingga mendukung kegiatan pertanian untuk berkembang.

2. Perkebunan

Perkebunan merupakan sebuah aktivitas yang mengembangkan tanaman tertentu di tanah atau media lain di sebuah ekosistem yang sesuai. Perkebunan ini bertujuan  untuk mengolah dan menjual produk dan jasa dari hasil tanaman yang dikembangkan. Beragam tanaman yang dimaksud adalah tanaman berukuran besar dan membutuhkan waktu tanam cukup lama hingga memakan waktu tahunan.

Kegiatan ini dilakukan dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi, modal, dan manajemen agar bisa mendatangkan profit bagi para pelaku bisnis perkebunan.

3. Perhutanan

Perhutanan merupakan praktik untuk menciptakan, mengelola, memakai serta menjaga hutan untuk kepentingan umat manusia. Industri kehutanan merupakan usaha ekstraktif yang memakai bahan baku kayu diperoleh secara langsung dari alam.

Usaha ekstraktif dari kehutanan salah satunya yaitu penebangan pohon yang menghasilkan kayu gelondongan. Kayu gelondongan  dipakai untuk bahan baku industri kertas, mebel, dan bahan bangunan. Selain itu, masih ada pengambilan hasil hutan antara lain tanaman hutan dan rotan untuk diperdagangkan guna mendatangkan profit.

Baca juga: Kredit Usaha Rakyat Pengertian, Tujuan dan Cara Pengajuan

4. Perikanan dan Usaha Kelautan

Usaha perikanan merupakan usaha ekstraktif apabila kegiatan ini dijalankan dengan mengambil ikan dari laut secara langsung. Usaha kelautan lain selain perikanan yaitu usaha pengambilan dan pembuatan garam serta pengambilan rumput laut dan kerang mutiara.Usaha kelautan ini langsung mengambil dari laut sehingga potensi keuntungannya cukup besar. 

5. Peternakan

Peternakan merupakan kegiatan mendapatkan laba dengan mengembangbiakan hewan ternak dan menggunakan prinsip manajemen di beragam faktor produksi. Dua jenis hewan ternak  berdasar ukuran yang sering dikembangbiakkan yaitu peternakan hewan kecil seperti ayam dan kelinci serta peternakan hewan besar seperti sapi, kerbau, atau kuda.

6. Pertambangan

Pertambangan ini mencangkup sebagian atau seluruh kegiatan pertambangan terkait penelitian, pengelolaan, dan pengusahaan hasil tambang. Industri ini juga termasuk riset, studi kelayakan, eksplorasi, pengolahan, dan konstruksi. Contoh dari usaha pertambangan yaitu penggalian nikel, emas, tembaga, batu bara dari bumi serta pengeboran migas sebagai bahan baku industri. 

Nah, itulah ulasan selengkapnya tentang usaha ekstraktif. Akan tetapi, meski tergolong menguntungkan, usaha ekstraktif adalah usaha yang harus tetap dijalankan dengan  menjaga kelestarian lingkungan dan alam.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata 10,5%-12% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].