Cara Memilih Sepeda Gunung untuk Pemula

0
177
Sepeda Gunung

Bersepeda kini menjadi salah satu hobi yang sangat populer di kalangan kaum urban. Bahkan, banyak juga yang sudah menjadikan sepeda sebagai bagian dari gaya hidup. Entah itu dijadikan alat transportasi ke kantor ataupun sarana rekreasi melepas penat, bersepeda atau lebih akrab disebut gowes, telah menjadi tren yang digandrungi masyarakat modern.

Namun, membeli sepeda tidak boleh asal pilih. Hal ini karena ada beberapa faktor yang patut diperhatikan untuk memastikan sepeda yang dibeli benar-benar sesuai kebutuhan pesepeda. Jadi, bagi Anda yang berencana untuk membeli sepeda gunung, tetapi takut salah pilih karena merasa masih pemula, yuk simak tips berikut!

  • Kumpulkan Informasi Seputar Merek Sepeda Gunung Populer

Untuk memperluas wawasan Anda seputar sepeda gunung, kumpulkan lebih banyak informasi tentang merek-merek mountain bike yang populer di pasaran. Pertama, coba cari informasi seputar merek sepeda gunung lokal yang berkualitas. Cek pilihannya apa saja, baru selanjutnya beralih ke merek impor. Dengan tahu semua informasi itu, Anda tentunya akan punya lebih banyak referensi soal merek-merek apa saja yang bakal cocok dijadikan teman gowes.

  • Perhatikan Ukuran Frame Sepeda

Kebanyakan orang, khususnya yang masih pemula, biasanya bingung saat disuruh menentukan ukuran frame yang tepat untuk tubuh mereka. Hal itu wajar karena orang dengan tinggi yang sama bisa memakai ukuran frame berbeda. Ditambah lagi, size chart pada setiap merek sepeda gunung tidak selalu sama sistem angkanya. Untuk itu, jika ingin tahu ukuran frame yang tepat, pertama cek dahulu tinggi badan Anda. Baru setelah itu, cek panjang inseam dengan mengambil ukuran dari ujung kaki hingga ke daerah selangkangan. Hasilnya kemudian dicocokkan dengan tabel geometri frame dari merek yang hendak dibeli. 

  • Cek Contact Point yang Ideal untuk Tubuh

Ini juga menjadi hal penting yang patut Anda perhatikan saat hendak memilih sepeda gunung. Jadi, contact point ini adalah tiga titik yang bakal bersinggungan dengan tubuh pesepeda, yakni sadel, handlebar, dan pedal. Untuk pedal, bagian ini bisa disesuaikan selera masing-masing. Namun, sebaiknya pilih jenis clipless pedal, yang terbukti mampu meningkatkan efisien kayuhan. 

Sementara untuk handlebar, yang fungsinya sebagai kendali kemudi, pastikan ukurannya sesuai lebar bahu Anda. Pun untuk pemilihan sadel, terkadang tidak bisa langsung menemukan yang benar-benar cocok. Hal itu karena sadel yang awalnya terasa nyaman dipakai di 20 km pertama perjalanan, bisa saja menjadi tidak enak diduduki setelah lebih dari 40 km. 

  • Pilih Roda Ban yang Tepat

26, 27,5, dan 29 inci adalah ukuran standar roda sepeda gunung. Namun, diameter ban 27,5 inci menjadi opsi yang paling populer karena banyak pabrikan yang memproduksi frame untuk ukuran ban tersebut. Selain diameter, lebar ban juga menjadi acuan penting ketika memilih sepeda gunung. 

Misalnya saja, roda ban yang lebar dapat memberikan akselerasi yang lebih baik ketika dipakai menikung atau menghadapi medan terjal. Sayangnya, ban dengan permukaan yang lebih luas akan membuat bobot sepeda menjadi lebih berat ketika melalui jalur aspal. Pun, jenis ban ini akan membuat lumpur atau material lainnya mudah tersangkut dan memicu gesekan yang nantinya akan memengaruhi kecepatan sepeda. 

Tipis dan tebalnya roda ban juga perlu diperhatikan. Keuntungan memakai ban tipis adalah Anda bisa lebih gampang melakukan manuver saat sedang bersepeda. Hal itu karena bobot ban yang ringan dan mudah berputar. Jenis ban tipis biasanya juga dipakai untuk menempuh jarak yang lebih jauh atau mendaki dengan cepat. Untuk itu, jadikan poin di atas sebagai pertimbangan Anda dalam menentukan roda ban yang tepat. 

  • Pertimbangkan Bujet

Untuk menentukan sepeda gunung yang tepat, bujet juga menjadi poin penting yang harus Anda pertimbangkan secara matang. Maka dalam hal ini, Anda harus bijak memilih antara spesifikasi terbaik atau ideal. Spesifikasi terbaik tentunya ditawarkan dengan harga mahal, tetapi itu tidak selalu sesuai kebutuhan, apalagi jika Anda masih di golongan pemula atau bukan seseorang yang menekuni sepeda sebagai hobi. 

Baca juga: Apa Itu E-Budgeting? Apa Kelebihannya?

Untuk itu, sebaiknya pilih sepeda yang tidak terlalu mahal terlebih dahulu. Barulah kemudian “naik kelas” secara bertahap, khususnya ketika Anda sudah benar-benar memiliki wawasan luas tentang komponen sepeda. 

Jadi jangan sampai salah pilih, ikuti tips di atas sebelum membeli sepeda gunung impian Anda!

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 21% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]