Prediksi Rupiah vs Capres AS Terpilih

0
357
Foto Debat Calon Presiden AS antara Donald Trump dari Partai Republik dan lawannya Joe Biden dari Partai Demokrat Chip Somodevilla - Pool via AP

Pemilihan umum (pemilu) Amerika Serikat berlangsung pada hari ini Selasa (3/11) waktu setempat. Mengutip www.kompas.com, pertemuan kongres baru akan dilakukan pada 6 Januari 2021 pada pukul 1 siang waktu setempat di Washington untuk menghitung suara elektoral dan mengumumkan pemenang. Kemudian, pada 20 Januari 2021, presiden dan wakilnya akan dilantik di Gedung Capitol, Washington.

Dibalik proses Pemilu Presiden AS, prediksi tentang siapa yang akan memimpin negara adidaya seterusnya telah muncul ke permukaan. Joe Biden diprediksi akan mengalahkan sang petahana Donald Trump dan memegang kunci the Oval Room.

Lantas bagaimana dengan pergerakan mata uang garuda terhadap mata uang negeri Paman Sam?

Mengacu Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), pergerakan nilai tukar rupiah terhadap nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini, Selasa (3/11) ditutup menguat 109 poin menjadi Rp14.609 per dolar AS dibandingkan pada perdagangan kemarin Senin (2/11) di harga Rp14.718 per dolar AS.

Sumber Bank Indonesia

Menurut Muhammad Doddy selaku Pengamat Pasar Uang, arah ekspektasi sepertinya Joe Biden yang akan menang. Namun, yang menjadi masalah terdapat 2 hal, yakni pertama pemilu AS kali ini sepertinya mirip dengan pola pemilu pada tahun 2016. Menurut jajak pendapat atau poling, Clinton yang menang tetapi ternyata secara elektoral Trump yang menang.

Tetapi prediksi Doddy, kelihatannya Joe Biden akan menang maka akan ada surprise atau sell off, tetapi hanya sedikit. Artinya akan ada aksi jual dolar AS ke emerging market ,termasuk Indonesia. “Tapi ini tidak hanya rupiah saja, melainkan emerging market lainnya juga,” ujar Doddy kepada Akseleran, Selasa (3/11).

Permasalahan kedua, lanjut Doddy, jika pengumuman pemenang tidak diakui oleh salah satu kandidat maka dikhawatirkan terjadi banding dan pemilu akan ‘panas’. Tetapi Doddy memprediksi, hal ini kemungkinan hanya bisa dirasakan dalam waktu 1-2 minggu ke depan setelah terjadi ‘keributan’.

Baca Juga:
Libur Telah Usai, Apa Kabar Rupiah?
Rupiah Pekan Depan Dipengaruhi Pemilu AS

Doddy memprediksi, jika Joe Biden menang rupiah akan bergerak di harga Rp14.500 per dolar AS dalam jangka waktu pendek. Tetapi jika Trump yang menang, maka rupiah akan bergerak di harga Rp14.600 – Rp14.700 per dolar AS.

Di sisi lain, lanjut Doddy, pergerakan rupiah yang menguat pada hari ini karena Presiden Joko Widodo telah menandatangani Omnibus Law. Artinya disambut positif oleh investor.

Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 21% per tahun di Akseleran

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp 100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]