Orientasi Adalah: Pengertian, Jenis, Contoh, dan Manfaatnya

0
1602
Orientasi Adalah

Orientasi adalah suatu proses yang umumnya dilakukan di awal pengalaman baru, baik itu dalam lingkungan pendidikan, organisasi, maupun situasi lainnya. Orientasi bertujuan untuk membantu individu memahami dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, sehingga dapat mengoptimalkan potensi dan kinerja mereka. 

Dalam artikel ini, Anda akan menjelajahi pengertian orientasi, jenis-jenisnya, contoh-contoh yang umum dapat Anda temui, serta tujuan dan manfaat yang terkait dengan orientasi.

Pengertian Orientasi

Orientasi adalah proses penyampaian informasi dan panduan kepada individu yang baru saja memasuki suatu lingkungan baru. Tujuan utama dari orientasi adalah membantu individu mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang lingkungan tersebut, norma-norma yang berlaku, serta harapan-harapan yang ada. 

Dalam konteks pendidikan, orientasi sering kali dilakukan bagi siswa baru yang memasuki sekolah atau perguruan tinggi. Di dunia kerja, orientasi dapat diberikan kepada karyawan baru yang bergabung dengan organisasi baru.

Jenis-Jenis Orientasi

Berdasarkan bentuknya, berikut ini adalah jenis-jenis orientasi yang perlu Anda ketahui. 

  • Orientasi Formal – Umumnya diadakan institusi formal dalam bidang pendidikan, pemerintahan, dan perusahaan. Bagi pegawai atau karyawan, orientasi formal ini untuk untuk mengenalkan lingkungan kerja.
  • Orientasi Individu atau Personal –  Program orientasi ini tersedia secara terencana untuk seseorang dengan tujuan memberikan arahan atau menjelaskan tugas secara perorangan. 
  • Orientasi Spasial – Orientasi ini biasanya untuk tes psikologi untuk mengukur kemampuan individu dalam memahami posisi objek atau benda. Kemampuan orientasi spasial atau kemampuan navigasi melibatkan interaksi kompleks antara otak dan ruang.
  • Orientasi Serial – Orientasi yang melibatkan penerapan kriteria dan norma dari seseorang yang memiliki pengalaman lebih banyak. Orientasi ini dapat berlangsung secara simultan dan berkelanjutan. Misal orientasi dari siswa lama ke siswa baru.
  • Orientasi Disjungtif – Jenis orientasi yang muncul ketika seseorang menilai bahwa orang lain tidak layak menjadi panutan.

Jenis-Jenis Orientasi yang Sering Dilakukan Institusi

Berikut ini beberapa orientasi yang biasa dilakukan oleh sebuah institusi. 

  • Orientasi Pendidikan: Orientasi pendidikan biasanya untuk siswa baru yang memasuki institusi pendidikan baru, seperti sekolah atau perguruan tinggi. 

Tujuan dari orientasi ini adalah memperkenalkan siswa pada aturan, kebijakan, dan fasilitas yang ada di institusi tersebut. Biasanya, pada masa orientasi ini , siswa juga akan berkenalan dengan staf dan pengajar yang akan mendampingi mereka selama masa belajar.

  • Orientasi Kerja: Orientasi kerja ini untuk karyawan baru yang bergabung dengan organisasi atau perusahaan. 

Tujuannya adalah membantu karyawan baru untuk memahami budaya kerja, struktur organisasi, kebijakan perusahaan, serta tugas dan tanggung jawab yang mereka emban. Orientasi kerja juga dapat mencakup pelatihan keterampilan yang relevan dengan pekerjaan yang akan mereka lakukan.

  • Orientasi Sosial: Orientasi sosial bertujuan untuk memperkenalkan individu pada lingkungan sosial baru yang mereka hadapi. Contohnya adalah orientasi bagi mahasiswa yang baru bergabung dengan sebuah komunitas kampus atau bagi pendatang baru dalam suatu lingkungan masyarakat. 

Orientasi sosial dapat meliputi acara-acara sosialisasi, pengenalan pada anggota-anggota penting dalam lingkungan tersebut, serta penyampaian informasi mengenai norma-norma dan nilai-nilai yang berlaku. 

Contoh Orientasi

Selanjutnya Anda juga perlu mengetahui tentang berbagai contoh orientasi, yaitu sebagai berikut. 

  • Orientasi Pendidikan: Sebuah perguruan tinggi menyelenggarakan orientasi untuk mahasiswa baru yang mencakup presentasi tentang struktur kurikulum, registrasi mata kuliah, perkenalan dengan fakultas dan staf pengajar, serta tur ke fasilitas kampus.
  • Orientasi Kerja: Sebuah perusahaan teknologi memberikan orientasi bagi karyawan baru yang meliputi pengenalan pada budaya perusahaan, aturan-aturan kerja, pelatihan penggunaan alat dan sistem yang mereka gunakan. 
  • Orientasi Sosial: Sebuah komunitas pemukim baru menyelenggarakan orientasi bagi pendatang baru. Mereka menyediakan pertemuan sosial untuk memperkenalkan warga baru satu sama lain, memberikan informasi tentang kegiatan komunitas, dan berbagi informasi mengenai aturan-aturan yang berlaku dalam lingkungan tersebut.

Tujuan dan Manfaat Orientasi

Orientasi memiliki tujuan dan manfaat yang penting bagi individu yang mengalami perubahan lingkungan baru. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Pahami Lingkungan Baru

Orientasi membantu individu memahami struktur, norma, dan kebijakan yang ada dalam lingkungan baru. Dengan memperoleh pemahaman yang mendalam tentang lingkungan tersebut, individu dapat beradaptasi dengan lebih baik dan menghindari kesalahan yang mungkin terjadi akibat ketidaktahuan.

2. Perkenalan Jaringan dan Hubungan

Melalui orientasi, individu dapat berkenalan dengan orang-orang penting dalam lingkungan baru. Ini mencakup pengenalan terhadap atasan, kolega, atau teman sejawat yang dapat membantu individu dalam proses beradaptasi dan membangun hubungan yang positif.

3. Kurangi Stres dan Ketidakpastian

Pada awal pengalaman di lingkungan baru, individu seringkali mengalami stres dan mengalami ketidakpastian. Orientasi membantu mengurangi ketidakpastian ini dengan memberikan informasi yang jelas dan bermanfaat tentang harapan dari setiap individu, serta prosedur, dan sumber daya yang tersedia.

4. Tingkatkan Kinerja

Dengan memahami lingkungan baru dan memiliki jaringan dukungan yang kuat, individu cenderung lebih produktif dan efektif dalam pekerjaan atau studi mereka. Orientasi yang baik dapat membantu individu merasa lebih percaya diri dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan yang mungkin muncul.

5. Kurangi Biaya untuk Karyawan Baru

Dalam beberapa kasus, karyawan baru tidak mengetahui pekerjaan, bagaimana organisasi bekerja, atau harus menemui siapa saja untuk menyelesaikan pekerjaan.  

Biaya awal ini bervariasi tergantung pada level karyawan; dalam kasus top manager, biayanya akan jauh lebih mahal daripada staf tingkat rendah. Orientasi yang efektif mampu mengurangi biaya awal ini dan memungkinkan karyawan baru mencapai standar lebih cepat.

Baca juga: 3 Tipe Investor yang Perlu Anda Tahu, Anda yang Mana?

6. Hemat Waktu untuk Penyelia dan Rekan Kerja

Karyawan yang tidak berorientasi dengan benar harus tetap menyelesaikan pekerjaannya, dan untuk melakukannya mereka memerlukan bantuan. Orang yang paling mungkin memberikan bantuan ini adalah rekan kerja dan pengawas, yang harus menghabiskan waktu untuk mengajari karyawan baru. Program orientasi yang baik akan menghemat waktu setiap orang. 

7. Kurangi Tingkat Pergantian Karyawan atau Siswa Baru

Dengan memberikan orientasi yang komprehensif dan mendukung, organisasi atau institusi pendidikan dapat mengurangi tingkat pergantian karyawan atau siswa baru. 

Orientasi yang baik dapat membantu individu merasa terhubung dengan lingkungan mereka dan menjadi bagian dari lingkungan tersebut, yang pada gilirannya dapat meningkatkan retensi mereka dalam jangka panjang. 

Kesimpulan

Dalam artikel ini, Anda telah mendalami pengertian orientasi, jenis-jenis orientasi, contoh-contoh umum yang biasa Anda temui, serta tujuan dan manfaat yang terkait dengan orientasi. Orientasi adalah proses penting dalam membantu individu memahami dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, baik itu dalam konteks pendidikan, organisasi, atau situasi lainnya.

Terdapat beberapa jenis orientasi, seperti orientasi pendidikan, orientasi kerja, dan orientasi sosial. Setiap jenis orientasi memiliki fokus yang berbeda, namun tujuannya tetap sama, yaitu membantu individu dalam beradaptasi dan memahami lingkungan baru.

Dengan demikian, orientasi memainkan peran yang penting dalam membantu individu beradaptasi dan mengoptimalkan pengalaman mereka di lingkungan baru. Melalui pemahaman yang mendalam tentang orientasi, individu dapat lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi tantangan yang mungkin muncul.Penting untuk mengingat bahwa orientasi adalah hal yang efektif membutuhkan persiapan yang matang dan pendekatan yang holistik.

Dukung Pertumbuhan UMKM dan Bangkitkan Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan di Akseleran!

Akseleran memberikan kesempatan untuk kamu yang ingin membantu mengembangkan bisnis kecil dan menengah di Indonesia. Dapatkan keuntungan dari suku bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan serta perlindungan proteksi asuransi 99% terhadap pinjaman. Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar dan mulailah pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Selain itu, kamu juga bisa melihat info Akseleran sebagai grup usaha di halaman Grup Akseleran.

BLOG100

Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].