Menerima Offering Letter? Jangan Lupa Pertimbangkan 8 Hal Ini!

0
251
Offering Letter Adalah

Bagi Anda yang sudah lama mencari pekerjaan, menerima offering letter adalah sebuah kabar gembira yang dinantikan. Sebagai langkah akhir dari proses rekrutmen, offering letter akan memberi kejelasan bahwa Anda sudah selangkah lebih dekat untuk bisa bekerja di kantor baru. Apa yang dimaksud dengan offering letter dan hal apa saja yang perlu Anda pertimbangkan sebelum menerimanya?

Secara bahasa, offering letter adalah surat penawaran. Dalam istilah dunia kerja, offering letter merupakan dokumen atau surat formal yang dikirimkan oleh sebuah perusahaan kepada kandidat yang terpilih untuk posisi yang mereka cari. Tujuan pengiriman offering letter ini sebagai bentuk konfirmasi tertulis sehingga kandidat tahu kelanjutan dari proses rekrutmen.

Meskipun ini adalah hal yang menggembirakan, ada berbagai hal penting yang perlu Anda pertimbangkan sebelum menerima penawaran yang diberikan. Apa saja?

Tugas, Ekspektasi Pekerjaan dan Tanggung Jawab

Hal pertama yang harus Anda pertimbangkan sebelum menerima penawaran adalah membaca dengan saksama tugas apa saja yang akan Anda lakukan ketika mulai bekerja nanti. Apakah jobdesk-nya sesuai dengan ekspektasi Anda? Apakah tuntutan perusahaan tidak di luar batas kemampuan Anda? Memahami dengan baik hal-hal tersebut akan membantu Anda memilih pekerjaan yang tidak hanya menguntungkan bagi Anda sendiri, tapi juga bagi perusahaan.

Gaji

Setelah mengetahui apa saja tugas dan tanggung jawab yang akan Anda emban, pertimbangan selanjutnya yang harus dipikirkan adalah gaji. Apakah nilai gajinya sesuai dengan yang Anda harapkan? Apakah besarannya setimpal dengan tugas Anda dan apakah kisarannya sesuai dengan yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan lain untuk posisi sejenis? Jika jawabannya ‘ya’ maka artinya penawaran tersebut cukup menjanjikan.

Jenjang Karier

Selain gaji, jenjang karier yang jelas juga penting untuk dipikirkan. Semua orang pasti menginginkan karier stabil dan jenjang yang jelas agar bisa turut berkembang bersama perusahaan. Jenjang karier juga berpengaruh pada gaji Anda nantinya. Semakin tinggi peluang Anda naik jabatan, semakin besar kesempatan untuk memperoleh gaji yang lebih tinggi.

Kultur Perusahaan

Budaya kerja atau kultur perusahaan sangat memengaruhi produktivitas karyawan. Karena itu, Anda harus mempertimbangkannya dengan baik. Pastikan ritme kerja yang ditetapkan sesuai dengan harapan Anda. Jika nanti setelah dijalani ternyata Anda mendapatkan lebih banyak kerugian ketimbang keuntungannya, mungkin Anda sebaiknya mempertimbangkan lagi untuk bertahan di perusahaan tersebut atau tidak.

Baca juga: 4 Perusahaan Fintech yang Berkembang di Indonesia

Prospek Perusahaan

Calon karyawan di industri apapun dalam berbagai skala, wajib mengetahui bagaimana prospek perusahaan yang menawarkan pekerjaan padanya. Perusahaan baru misalnya, mungkin punya masalah dengan jumlah klien yang sedikit. Perusahaan lama juga tidak sedikit yang tersandung masalah keuangan. Cari tahu lebih jauh tentang prospek calon perusahaan sebelum menerima penawaran untuk menghindari penyesalan di kemudian hari.

Isi Kontrak Kerja

Ini merupakan hal yang patut menjadi perhatian lebih. Pastikan Anda mengetahui dengan jelas status Anda saat diterima di perusahaan. Apakah Anda diterima dengan masa percobaan? Jika ya, berapa lama durasinya? Bagaimana kontrak kerja seterusnya dan bagaimana aturan mengenai pemutusan hubungan kerja dan lain sebagainya. Pikirkan dengan baik apa dampaknya bagi Anda dalam jangka panjang.

Jarak Kantor dengan Tempat Tinggal

Meski Anda sudah menunggu-nunggu waktu untuk mendapatkan pekerjaan, tapi jika jarak kantor terlalu jauh dengan tempat tinggal terlalu jauh, ada baiknya Anda pertimbangkan kembali. Selain akan menghabiskan biaya transportasi dan waktu yang tak sedikit, ini juga akan memengaruhi kondisi fisik Anda. Jika Anda tidak fit, tentu akan sulit mencapai produktivitas terbaik di perusahaan.

Jam Kerja

Pada umumnya, perusahaan-perusahaan di Indonesia menerapkan jam kerja dari pukul 9 pagi hingga pukul 5 sore. Apabila dalam offering letter adalah disebutkan tentang sistem shift dan lembur, pastikan jam dan durasi setiap harinya. Perlu diketahui bahwa menurut aturan pemerintah, jam kerja yang ditetapkan per minggu untuk perusahaan-perusahaan di Indonesia adalah 40 jam.

Itulah 8 hal yang perlu dipertimbangkan sebelum Anda menerima offering letter. Semoga informasi ini bisa membantu Anda menentukan perusahaan terbaik untuk berkarier, ya!

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]