Menanti Vaksin, Mampukah Rupiah Menguat?

0
311
Ilustrasi Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS - Sumber Bisnis

Mengacu Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), nilai tukar rupiah berada di harga Rp14.145 per dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Jumat (27/11). Dengan demikian, di akhir pekan ini, rupiah melemah 15 poin dibandingkan penutupan perdagangan pada Kamis (16/11) yang berada di harga Rp14.130 per dolar AS.

Sumber Bank Indonesia

Ibrahim Assuaibi selaku Direktur TRFX Garuda Berjangka sekaligus pengamat pasar uang mengatakan, pembicaraan Brexit antara Inggris dan Uni Eropa mengalami kemajuan. Selain itu, optimisme atas berkembangnya beberapa vaksin Covid-19, termasuk Pfizer Inc dan Moderna Inc, menunjukkan hasil positif.

“Alhasil selama dua minggu terakhir, menempatkan dolar di bawah tekanan karena investor mencari aset yang berisiko,” ujar Ibrahim kepada Akseleran, Jumat (27/11).

Sentimen dalam negeri, lanjut Ibrahim, pemerintahan sampai saat ini terus berusaha dan berupaya semaksimal mungkin untuk mengamankan kesepakatan pengadaan vaksin baik dari China, Inggris, maupun AS.

Menurut Ibrahim, Indonesia, Brasil, Meksiko, India, dan Rusia adalah negara-negara berkembang yang sepertinya akan menerima vaksin paling awal. Izin penggunaan vaksin kemungkinan bisa diberikan dalam hitungan bulan.

Tak hanya itu, Bank Indonesia (BI) terus melakukan kebijakan strategi pemerataan ekonomi yang bertujuan untuk menstabilkan mata uang garuda dengan cara menurunkan suku bunga dan melakukan intervensi pasar valas, obligasi dan Surat Utang Negara (SUN) di perdagangan Domestic Non Deliverable Forward (DNDF).

Ibrahim menambahkan, tujuan intervensi tersebut menahan keluarnya arus modal asing yang cukup besar dari pasar keuangan dalam negeri dan sudah tentu pelemahan mata uang rupiah tertahan, walaupun masih memasuki zona merah, namun apa yang dilakukan oleh Bank Indonesia perlu mendapatkan apresiasi dari pasar.

Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan pekan depan kemungkinan bergerak fluktuatif tetapi cenderung menguat di kisaran Rp14.090 – Rp14.130 per dolar AS.

Baca Juga:
Rupiah Sekuat Apa Pekan Depan?
Pendanaan Anak Muda ini Miliaran Rupiah, Ungkap Rahasianya Yuk!

Sementara Piter Abdullah Redjalam, Pengamat Pasar Uang memprediksi, pekan depan rupiah akan melanjutkan penguatannya walau tidak akan besar.

“Rupiah masih punya potensi untuk melanjutkan penguatan didukung oleh sentimen pasar yang positif, salah satunya berita baik terkait vaksin,” ujar Piter kepada Akseleran, Jumat (27/11).

Menurut Piter, meski mata uang garuda cenderung menguat terhadap mata uang negeri Paman Sam, tetapi ada kemungkinan pelaku pasar melakukan profit taking karena penguatan sudah terjadi selama beberapa minggu.

Piter memprediksi, pekan depan rupiah akan berada di kisaran Rp14.050 – Rp14.100 per dolar AS.

Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 21% per tahun di Akseleran

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp 100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]