HSE: Pengertian, Fungsi dan Cara Penerapannya

0
976
HSE Adalah

HSE adalah singkatan dari Health (Kesehatan), Safety (Keamanan) dan Environment (Lingkungan). HSE merupakan sebuah metodologi untuk mempelajari dan menerapkan aspek-aspek praktis dalam melindungi lingkungan dan menjaga kesehatan serta keselamatan di tempat kerja.

Secara sederhana, HSE adalah sebuah sistem yang wajib dimiliki oleh semua perusahaan untuk memastikan kegiatan operasional yang mereka lakukan tidak merugikan oleh siapa pun. Umumnya, untuk mengatur masalah keselamatan kerja dan lingkungan, perusahaan memiliki divisi atau tenaga pengawas sendiri yang disebut dengan HSE officer.

Apa Fungsi HSE?

HSE dikenal juga dengan nama K3 yakni Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan Lingkungan. Ini adalah kondisi kerja yang sehat dan aman, tidak hanya bagi para pekerjanya, tapi juga masyarakat dan lingkungan yang ada di sekitar area kerja tersebut.

Adanya divisi HSE di sebuah perusahaan sudah diatur oleh pemerintah dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 1979 mengenai Keselamatan Kerja. Bagi sebuah perusahaan dan para karyawannya, adanya HSE dapat:

  • Mencegah Kecelakaan yang Menyebabkan Cedera Fisik

Kelalaian dalam kegiatan operasional berisiko menyebabkan kecelakaan kerja yang parah. Hal ini tidak hanya merugikan bagi perusahaan, tapi juga bagi karyawan. Salah satu risiko yang dapat dihindari dengan adanya penerapan HSE yang baik adalah kecelakaan kerja yang mengakibatkan cedera fisik.

Cedera fisik bisa menurunkan kualitas hidup seseorang dalam jangka panjang. Adanya penerapan HSE yang baik bisa menghindarkan semua karyawan dari risiko kecelakaan yang merugikan.

  • Mencegah Penurunan atau Hilangnya Pendapatan

Kelalaian karena penerapan HSE yang tidak maksimal bisa menyebabkan kecelakaan yang melibatkan rusaknya mesin operasional. Ketika mesin rusak, otomatis kegiatan operasional harus terhenti untuk proses perbaikan bahkan penggantian. Selain harus memakan biaya untuk mengembalikan lagi kinerja mesin yang rusak, hasil produksi yang hilang selama jeda waktu menunggu itu juga akan menjadi kerugian yang harus ditanggung oleh perusahaan.

Baca juga: Cara Mudah Mendapatkan Passive Income

  • Menghindari Tuntutan Hukum

Kelalaian yang terjadi di lingkungan kerja tidak hanya berisiko mendatangkan kerugian bagi internal perusahaan saja. Kecelakaan kerja yang menyebabkan karyawan mengalami cacat atau kelalaian proses operasional yang menyebabkan limbah mengotori lingkungan sekitar berisiko mendatangkan tuntutan hukum bagi perusahaan.

Hal-hal semacam ini bisa dicegah apabila perusahaan mau berinvestasi dengan menerapkan prosedur HSE yang baik di lingkungan kerja.

Bagaimana Cara Penerapan HSE di Lingkungan Kerja?

Seperti namanya, prosedur pelaksanaan HSE yang baik harus melibatkan semua komponen yang ada di dalamnya. Komponen tersebut adalah kesehatan, keselamatan dan lingkungan kerja.

  • Penerapan HSE dari Sudut Pandang Keselamatan Kerja

Dari sudut pandang keselamatan, HSE melibatkan penciptaan upaya dan prosedur yang terorganisir untuk mengidentifikasi bahaya yang mungkin muncul di tempat kerja. Ini bisa meminimalisir risiko kecelakaan atau paparan zat berbahaya selama proses operasional perusahaan. 

Langkah-langkah yang bisa dilakukan antara lain adalah dengan pelatihan personel untuk mencegah kecelakaan, latihan tanggap dan kesiapsiagaan darurat serta penggunaan pakaian dan peralatan keamanan yang sesuai standar.

  • Penerapan HSE dari Sudut Pandang Kesehatan Kerja

Kesehatan kerja yang baik diwujudkan dengan proses, praktik kerja dan aktivitas sistemik yang aman, berkualitas dan ramah lingkungan. Tujuannya adalah untuk mencegah atay mengurangi risiko berbahaya bagi para pekerja internal perusahaan dan orang-orang atau masyarakat yang ada di sekitar.

  • Penerapan HSE dari Sudut Pandang Lingkungan

Penerapan HSE yang baik dilakukan dengan menciptakan pendekatan sistematis untuk mematuhi peraturan lingkungan yang ada. Misalnya saja tentang aturan pengelolaan limbah yang benar sehingga emisinya tidak merusak lingkungan sekitar dan menimbulkan efek yang merugikan.

Karena HSE adalah bagian yang sangat penting bagi perusahaan, pelaksanaannya harus selalu dipantai dan dievaluasi dari waktu ke waktu. Perusahaan juga harus secara aktif memberikan sosialisasi kepada karyawan untuk memupuk budaya HSE. Dukungan berupa sumber daya yang mumpuni dalam penerapan HSE juga harus tetap diberikan baik dengan menyediakan perlengkapan kerja yang memadai dan mengadakan pelatihan keselamatan bagi seluruh karyawan.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 16% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]