Mau Gadai Emas di Pegadaian? Berikut Cara Lengkapnya!

0
3012
Gadai Emas di Pegadaian

Sebelum investasi digital menjadi tren, emas pernah menjadi salah satu instrumen populer untuk jaminan masa depan yang lebih baik. Dibanding tabungan atau deposito bank, harga emas terutama dalam bentuk batangan murni memang cenderung stabil.

Kalaupun ada penurunan, nilai emas masih cenderung masuk akal. Selain itu, emas juga masih menguntungkan dalam bentuk perhiasan yang bisa dipakai sehari-hari. Nilai menguntungkan emas tidak hanya berlaku dalam praktik jual beli. Emas juga termasuk salah satu barang yang bisa digadaikan untuk memperoleh dana instan. 

Salah satu lembaga di Indonesia yang dikenal profesional dalam hal ini adalah Pegadaian.  Dalam pelaksanaan gadai emas, prosedur yang diterapkan Pegadaian tidak terlalu memberatkan nasabah. Lalu, bagaimana langkah atau cara gadai emas di Pegadaian?

 

Syarat dan Sistem Gadai Emas di Pegadaian

Sebelum membahas tentang bagaimana cara menggadaikan emas di perusahaan BUMN ini, mari kita bahas syarat dan sistem yang digunakan. Untuk syarat, nasabah hanya perlu mempersiapkan 2 hal, yaitu:

  1. Barang yang akan dijadikan jaminan, dalam hal ini emas, baik yang berbentuk batangan, mini gold, atau perhiasan.
  2. Fotokopi identitas diri, seperti KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku.
  3. Surat atau sertifikat emas sebagai jaminan keaslian.

Sebenarnya, konsep gadai emas di Pegadaian tidak jauh berbeda dengan sistem gadai benda berharga lain seperti sertifikat properti atau BPKB. Pegadaian juga akan menaksir berapa pinjaman yang akan diberikan kepada nasabah, sesuai dengan kondisi dan harga emas yang berlaku.

Pegadaian sendiri memiliki dua produk yang menggunakan emas sebagai jaminan, yaitu Gadai Bisnis dan Krasida. Gadai Bisnis khusus untuk keperluan usaha sementara Krasida untuk umum. Jika memilih produk Gadai Bisnis, nilai taksiran yang dipinjamkan biasanya sekitar 86,5% dari harga emas.

Selain itu, nasabah juga harus membayar uang administrasi sekitar Rp100.000 dengan plafon maksimal mencapai Rp100.000.000. Sedangkan untuk produk Krasida, nilai taksiran bisa mencapai 95% dengan tenor hingga 36 bulan dan dapat dilunasi dengan sistem angsuran.

Pada gadai awal produk Krasida, pihak Pegadaian biasanya hanya memberikan tenor 4 bulan. Jika ingin memperpanjang, nasabah hanya perlu membayar biaya administrasi dan gadai. Pinjaman pokok bisa dilunasi pada saat jaminan akan ditebus.

Baca juga: Sulit Cari Pinjaman Modal Usaha? Ini Caranya!

Cara Gadai Emas di Pegadaian

Setelah mengetahui syarat dan sistem gadai emas di Pegadaian, selanjutnya mari kita bahas tentang langkah-langkah menggadaikan emas di BUMN ini,

  1. Kunjungi kantor pegadaian terdekat dengan membawa persyaratan yang dibutuhkan.
  2. Isi formulir gadai sesuai dengan identitas diri. Biasanya dalam formulir tersebut kita juga diminta untuk menuliskan nama Ibu kandung, nomor handphone aktif, dan barang apa yang akan dijadikan jaminan. 
  3. Masukkan formulir ke loket beserta kartu identitas dan emas yang akan digadaikan.
  4. Selanjutnya petugas akan menaksir nilai emas jaminan berdasarkan kondisi, kadar, dan harga emas yang berlaku pada hari itu.
  5. Petugas biasanya akan memanggil nasabah untuk menyebutkan hasil taksiran. Nasabah bisa menawar untuk menaikkan harga taksiran atau mengambil pinjaman di bawah harga taksiran.
  6. Jika sepakat, petugas akan memproses gadai emas sesuai dengan prosedur yang berlaku.
  7. Terakhir, nasabah akan diminta untuk menandatangani surat gadai dan mendapat penjelasan tentang sistem gadai meliputi berapa dana yang diterima dan harus dikembalikan nantinya, serta berapa lama tenor pinjaman yang didapatkan. 

Apabila masih bingung soal sistem gadai atau hal lain terkait gadai emas di Pegadaian, sebaiknya kamu bertanya kepada petugas sebelum meninggalkan tempat. Sebagaimana sistem gadai lainnya, menggadaikan emas di perusahaan BUMN ini juga memiliki konsekuensi. 

Apabila terjadi gagal bayar, emas yang dijadikan jaminan akan dilelang. Tapi biasanya, Pegadaian masih memberikan waktu kepada nasabah untuk melunasi pinjaman mereka atau melakukan gadai ulang.

Itulah ulasan tentang cara menggadaikan emas di pegadaian. Dari artikel ini dapat disimpulkan bahwa emas juga bisa menjadi salah satu instrumen investasi menjanjikan terutama bagi orang-orang yang enggan mengalami risiko atau kerugian dalam jumlah besar.

Selain karena modal yang dikeluarkan tidak terlalu besar, membeli emas untuk investasi juga dapat digunakan sebagai sumber dana darurat ketika dijadikan jaminan. Demikian informasi tentang cara gadai emas di Pegadaian. Semoga bermanfaat. 

Ajukan Pinjaman Sekarang dan Dapatkan Kemudahan Pinjaman Modal Usaha di Akseleran!

Dapatkan pinjaman dengan bunga kompetitif dan kemudahan proses pengajuan. Ajukan pinjaman untuk mengembangkan usahamu sekarang. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

BLOG100

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]