Cost Control Adalah : Pengertian, Tugas dan Penerapannya

0
1294
Cost Control Adalah

Semua kegiatan bisnis pasti membutuhkan biaya atau cost. Bila tidak hati-hati, Anda akan kesulitan mengendalikan pengeluaran. Biaya pun rentan membengkak dan usaha bisa terancam merugi. Nah, agar hal itu tidak sampai terjadi, saatnya melakukan cost control secara efektif.

Apa itu cost control? Yang pasti, bila dilakukan secara cermat dan tepat, cost control adalah salah satu pencegahan efektif dari kebangkrutan.

Sekilas Mengenai Cost Control

Cost control adalah usaha pengendalian biaya. Sebenarnya, tidak perlu menunggu punya perusahaan sendiri dulu untuk bisa melakukan ini. Bahkan, sejak kecil pun, anak seharusnya sudah bisa diajarkan untuk berhemat dan menabung uang jajan mereka.

Bahkan, kita pun bisa mulai melakukan cost control dengan gaji bulanan kita sendiri. Namun, bagaimana dengan mereka yang punya usaha? Biaya-biaya yang termasuk bagian dari cost control adalah biaya perencanaan, biaya operasional, dan masih banyak lagi.

Intinya, cost control itu berupa usaha yang dilakukan oleh pihak manajemen perusahaan untuk mengendalikan berbagai biaya yang muncul saat menjalankan usaha. Kita juga dapat menyebutnya sebagai budget management untuk perusahaan.

Menurut Bambang Hartadi, ahli keuangan, cost control itu usaha pengendalian struktur organisasi, cara, serta ketentuan yang saling terkoneksi dalam perusahaan.

Tujuan Cost Control

Tujuan dari cost control adalah untuk melindungi aset perusahaan, memeriksanya secara teliti, sebagai bagian dari evaluasi kinerja akuntansi, untuk efisiensi keuangan, serta memastikan kebijakan perusahaan yang sudah disepakati berjalan dengan baik.

Fungsi Cost Control

Fungsi dari cost control adalah agar pengeluaran perusahaan secara konsisten sesuai dengan perencanaan budget yang sudah disepakati. Dengan kata lain, ada usaha untuk mencegah pengeluaran berlebihan yang pastinya akan berimbas negatif bagi operasional perusahaan.

Elemen-elemen Cost Control yang Harus Diperhatikan

Inilah beberapa elemen cost control yang harus diperhatikan:

Memahami yang harus dikerjakan

Anda bisa memakai taksiran anggaran terperinci serta profil pelacakan yang menyediakan basis pengendalian serta penjadwalan biaya. Anda bisa berpatokan pada manajemen biaya sebelumnya. Tujuannya adalah untuk memastikan anggaran serta kegiatan yang dikelola dapat lebih akurat dan mendetail. Dengan demikian, performanya bisa diukur.

Mengetahui yang sudah dikerjakan

Siapkan laporan data kinerja aktual yang konsisten dengan anggaran, terperinci, dan tepat waktu. Dalam elemen ini, audit laporan keuangan dapat dilakukan. Ini termasuk pemeriksaan terhadap jumlah pengeluaran bila diperlukan.

Mengetahui perbandingan kinerja aktual dengan norma kinerja

Untuk elemen ini, lakukan analisis terhadap performa finansial perusahaan terkini. Hasilnya kemudian menjadi acuan manajemen untuk memperbaiki berbagai kesalahan atau hal-hal yang berdampak buruk bagi perusahaan.

Mencari tahu yang masih bisa dilakukan

Perkirakan hasil potensial dari situasi keuangan terkini di perusahaan. Dari situ, Anda harus mencari tahu yang masih bisa dilakukan agar keuangan tetap berjalan lancar dan perusahaan dalam kondisi aman. Selanjutnya akan semakin baik bila Anda tahu cara meningkatkan penghasilan dari potensi terkini perusahaan.

Melakukan identifikasi serta penerapan tindakan korektif

Nah, sekarang saatnya mengendalikan biaya dengan baik. Identifikasi serta penerapan tindakan korektif dapat merevisi rincian biaya yang tidak relevan. Makanya, tidak akan ada pemborosan yang tidak perlu, baik dari segi pembelian barang atau jasa hingga proyek terkini perusahaan.

Baca juga: Biaya Investasi, Pengertian, Jenis dan Cara Perhitungannya

Tugas dan Penerapan Terkait Dengan Cost Control

Secara umum, inilah beberapa tugas terkait dengan cost control, yaitu:

Perencanaan

Mulailah dengan membuat perencanaan bisnis dan operasional selama satu tahun pertama. Misalnya: perencanaan divisi marketing. Setiap biaya yang keluar dalam kegiatan pemasaran akan tercatat secara rapi dan detail.

Pengawasan

Awasi perbandingan antara pencapaian yang sudah diraih dengan biaya yang diperlukan. Cara ini dapat memastikan agar biaya yang dikeluarkan sudah sesuai dengan perencanaan budget sebelumnya.

Koordinasi

Contohnya adalah saat divisi marketing mengingatkan bagian pembelian agar tetap mengikuti perencanaan budget yang sudah disepakati di awal. Apalagi bila total perkiraan pengeluaran sudah sampai 80 persen. Sesudahnya, sebisa mungkin tidak boleh ada pengeluaran yang berlebih.Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, penerapan cost control adalah bebas untuk semua jenis usaha. Bahkan, sebelum punya usaha sendiri saja sudah bisa dilakukan. Namun, yang paling diperlukan dalam hal ini adalah keinginan kuat serta tindakan konsisten saat menjalankannya.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata 10,5%-12% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]