Mudah, Kok! Ini Cara Klaim Asuransi Mobil Agar Tidak Ditolak

0
68
Cara Klaim Asuransi Mobil

Bagaimana, sih, cara klaim asuransi mobil? Klaim asuransi mobil bisa Anda lakukan dengan mudah asalkan memenuhi semua persyaratan dokumen yang dibutuhkan. Selain memberitahukan kondisi mobil ke pihak asuransi, Anda juga perlu menyertakan bukti serta dokumen-dokumen yang dipersyaratkan untuk mengurus klaim asuransi mobil.

Dengan melakukan klaim sesuai prosedur, besar kemungkinan pengajuan klaim asuransi Anda akan diterima. Alhasil, Anda bisa memperoleh manfaat dari asuransi kendaraan yang selama ini Anda bayar preminya.

Cara Klaim Asuransi Mobil Agar Tidak Ditolak

Seperti apa cara klaim asuransi mobil agar tidak ditolak? Satu hal yang pasti: Anda perlu mengetahui prosedur klaim asuransi dan segala persyaratan yang diperlukan. 

Secara garis besar, berikut ini adalah empat poin yang perlu Anda lakukan untuk mengklaim asuransi mobil.

  • Pertama, Anda perlu menghubungi pihak asuransi sesegera mungkin.
  • Lalu, tunjukkan berbagai bukti yang merujuk pada kerugian yang terjadi pada kendaraan Anda.
  • Jelaskan kronologi kejadian secara terperinci kepada pihak asuransi.
  • Lengkapi persyaratan yang dibutuhkan, lalu serahkan laporan Anda.

Penjelasan lebih lanjut mengenai masing-masing cara klaim asuransi mobil bisa Anda pelajari di sini.

Menghubungi pihak asuransi sesegera mungkin

Jika kendaraan yang Anda asuransikan mengalami kerusakan, baik karena bencana, kecelakaan, maupun karena kondisi lainnya, Anda perlu segera lapor ke pihak asuransi.

Seberapa cepat Anda perlu menghubungi pihak asuransi? Jika memungkinkan, Anda bisa melapor ke pihak asuransi di hari yang sama dengan hari kejadian. 

Namun jika kondisinya kurang memungkinkan, Anda bisa melaporkan kejadian selama kurun waktu 3×24 jam pasca kejadian. Tentunya, semakin cepat Anda melapor, maka hal tersebut semakin baik pula. 

Pada saat melakukan pelaporan, Anda juga bisa bertanya mengenai hal apa saja yang dipersyaratkan untuk mengajukan klaim asuransi. 

Menyiapkan bukti 

Bukti kerusakan mobil juga menjadi hal yang penting untuk disiapkan. Pasalnya, tanpa ada bukti kerusakan mobil, maka uang asuransi tidak bisa dicairkan.

Bukti seperti apa yang perlu dipersiapkan? Biasanya, bukti yang dibutuhkan berupa foto-foto dari bagian yang rusak akibat kecelakaan, bencana, maupun karena faktor risiko lain. 

Selain digunakan untuk mengajukan pencairan uang asuransi, bukti-bukti tersebut bisa digunakan untuk melaporkan kejadian ke polisi. Tanpa bukti, biasanya laporan tidak bisa diproses.

Menjelaskan kronologi kejadian secara terperinci

Cara klaim asuransi mobil selanjutnya adalah menjelaskan kronologi kejadian (kecelakaan, bencana, kecurian, dll.) secara terperinci. Anda perlu melakukan hal ini kepada petugas asuransi yang akan datang memeriksa kendaraan Anda.

Prosedur ini menjadi salah satu prosedur yang penting dilakukan. Sebab, prosedur ini dilakukan untuk mengetahui apakah kejadian itu benar-benar terjadi dan tidak dibuat-buat. Dengan melakukan hal ini, pihak asuransi tidak dirugikan dengan adanya klaim palsu ataupun klaim yang dilebih-lebihkan.

Nah, karena kronologi kejadian (kecelakaan, kecurian, dsb.) ini penting, maka pastikan Anda mampu menceritakan detail kejadian secara runtut tanpa dibuat-buat. Dengan demikian, petugas asuransi mengenali permasalahan yang timbul sehingga klaim asuransi Anda pun bisa diproses lebih mudah. 

Baca juga: 5 Rekomendasi Pilihan Asuransi Mobil

Memenuhi persyaratan dan mengajukan klaim

Setelah menceritakan detail kronologi kejadian kepada petugas asuransi, langkah selanjutnya adalah mengajukan klaim asuransi itu sendiri.

Pengajuan klaim asuransi biasanya akan membutuhkan beberapa dokumen, misalnya seperti SIM, STNK, polis asuransi mobil, berita acara, bukti-bukti kerugian/kerusakan, serta formulir pengajuan klaim. Tiap lembaga asuransi memiliki persyaratan klaimnya masing-masing. Maka dari itu, pastikan untuk bertanya mengenai persyaratan klaim pada saat melapor.

Nah, jika semua persyaratan klaim asuransi mobil sudah Anda penuhi, Anda tinggal mengajukan klaim saja. Lama pencairan klaim biasanya akan memakan 3-5 hari kerja, namun bisa saja pihak asuransi membutuhkan waktu lebih lama untuk mencairkan klaim Anda.

Berapa Nominal yang Bisa Didapatkan dari Pengajuan Klaim?

Tiap lembaga asuransi memiliki kebijakan masing-masing mengenai besaran dana yang bisa diklaim dari asuransi. Besaran dana yang Anda terima biasanya tergantung dari jenis asuransi mobil, tingkatan kerusakan, penyebab kerusakan, jenis kendaraan, serta usia kendaraan yang Anda miliki.

Penjelasan mengenai cara penghitungan besaran klaim yang Anda terima biasanya sudah dijelaskan ketika Anda membeli polis asuransi. Penting untuk mempelajari hal ini agar Anda bisa tahu berapa estimasi klaim yang bisa cair. 

Jika Anda masih belum paham bagaimana cara perhitungan nominal yang diterima saat klaim asuransi, sah-sah saja, kok, untuk menanyakannya kepada agen asuransi.  

Nah, itulah penjelasan mengenai cara klaim asuransi mobil. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi Anda, ya!

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang igin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]