Apa Itu Reksadana: Definisi, Jenis dan Cara Memulainya

0
711
Apa Itu Reksadana

Di tengah masyarakat modern, istilah investasi bukan lagi hal yang asing. Banyak orang kini menjadikan investasi sebagai gaya hidup. Ada berbagai jenis investasi yang dikelola, mulai dari emas, properti, hingga reksa dana. Apa itu reksadana? Yuk, simak lebih lanjut dalam ulasan berikut.

Pengertian Reksa Dana

Apa itu reksadana? Reksa dana merupakan wadah untuk mengumpulkan dana dari masyarakat yang kemudian dikelola oleh badan hukum yang dikenal sebagai Manajer Investasi. Dana tersebut diinvestasikan pada surat berharga, antara lain saham, obligasi, serta instrumen pasar uang.

Reksa dana merupakan salah satu dari banyak jenis investasi yang umum dikelola oleh masyarakat investor. Keunggulan memilih reksa dana adalah tidak butuh modal besar untuk memulainya. Berbeda dengan investasi properti, investasi reksa dana bahkan bisa dimulai dengan anggaran sekitar Rp100.000.

Ada tiga unsur penting yang terdapat dalam reksa dana, yaitu dana investasi dari investor, dana diinvestasikan dalam portofolio efek, dan dana dikelola oleh Manajer Investasi.

Jenis-Jenis Reksa Dana

Ada banyak jenis reksa dana yang bisa dipilih oleh masyarakat investor, berikut di antaranya:

Reksa Dana Pasar Uang

Pada jenis reksa dana ini, dana investasi ditempatkan di instrumen pasar uang dan efek yang sifatnya adalah utang serta jangka waktu diterbitkan tidak lebih dari satu tahun. tujuan nya supaya likuiditas terjaga dan modal terpelihara. 

Contoh instrumen pasar uang adalah Sertifikat Bank Indonesia (SBI), deposito berjangka, dan sebagainya. Jenis reksa dana ini cocok digunakan untuk kebutuhan jangka pendek misalnya dana darurat.

Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksa dana pendapatan tetap hampir sama dengan reksa dana pasar uang. Dana investasi ditempatkan pada efek yang bersifat utang. Perbedaan keduanya dari tingkat risikonya. Risiko reksa dana pendapatan tetap memiliki risiko yang lebih besar. 

Contoh efek surat utang adalah Surat Utang Negara (SUN), obligasi, sukuk, dan sebagainya. Umumnya, reksa dana pendapatan tetap lebih menguntungkan untuk investasi jangka menengah seperti mengumpulkan biaya DP rumah atau biaya pendidikan.

Reksa Dana Saham

Reksa dana saham identik dengan tingkat risiko yang tinggi. Dana investasi reksa dana saham ditempatkan pada efek yang bersifat ekuitas minimal 80%. Di sisi lain, hasil investasi yang bisa didapatkan dari reksa dana saham juga lebih tinggi dibandingkan jenis lainnya. Agar menguntungkan secara maksimal, jenis reksa dana ini disarankan untuk dikelola dalam jangka panjang yaitu lebih dari 5 tahun.

Reksa Dana Campuran

Jenis reksa dana campuran adalah penempatan investasi pada efek yang bersifat ekuitas dan juga pada efek yang bersifat utang. Jadi, modal investasi ditempatkan pada dua efek yang berbeda, misalnya investasi saham dengan obligasi. 

Tujuannya adalah untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dari dua instrumen tersebut. Selain itu, risikonya pun bisa dikelola karena terbagi dalam dua instrumen investasi yang berbeda. Reksa dana campuran umumnya dikelola dalam jangka waktu menengah.

Baca juga: 5 Cara Memulai Investasi Dengan Mudah

Cara Memulai Investasi Reksa Dana

Setelah mengetahui apa itu reksadana dan mengenal jenis-jenisnya, saatnya untuk mulai berinvestasi. Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk memulai investasi reksa dana, yaitu melalui perusahaan Manajer Investasi atau melalui bank.

Reksa dana diterbitkan dan dikelola oleh perusahaan Manajer Investasi. Reksa dana dapat diakses atau dibeli secara langsung oleh masyarakat yang ingin berinvestasi lewat perusahaan tersebut. Cara kedua adalah membeli reksa dana melalui bank. Dalam hal ini, bank bertindak sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD).

Ada sejumlah syarat yang harus dipersiapkan atau dilakukan oleh calon investor untuk memulai investasi reksa dana, yaitu:

  • Memiliki kartu identitas (KTP/SIM) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk membuka rekening
  • Wajib melakukan proses KYC (know your customer)
  • Wajib melakukan satu kali pertemuan dengan Manajer Investasi atau APERD

Nah, inilah definisi, jenis reksa dana, dan cara memulai berinvestasi yang bisa dilakukan. Investasi reksa dana adalah investasi yang terjangkau dengan risiko minimal yang bisa Anda coba untuk meraih keuntungan. Ayo, mulai berinvestasi sekarang!

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].