Hati-Hati dengan Usaha Spekulatif! Ini Ciri-Cirinya!

0
3866
Usaha Spekulatif

Usaha spekulatif adalah adalah usaha memperdagangkan komoditi yang belum ada. Dengan demikian, pelaku bisnis melakukan spekulasi atas harga komoditi pada masa yang akan datang. 

Secara sederhana, usaha spekulatif adalah semua usaha atau bisnis yang hanya mengandalkan spekulasi dan tidak menunjukkan hasil pasti.

Contoh Usaha Spekulatif

Ada jenis usaha yang diharapkan memberikan hasil pada jangka pendek, ada pula hasil jangka panjang. Usaha ini merupakan salah satu jenis usaha yang diharapkan memberikan hasil pada jangka panjang.

Ada beberapa contoh usaha spekulatif yang umum ditemui saat ini, di antaranya perdagangan indeks saham, perdagangan komoditi, dan perdagangan forex (valuta asing). Pelaku usaha di ketiga bidang ini mengandalkan spekulasi dalam menentukan harga pada masa depan untuk mendapatkan keuntungan.

Selain itu, ada pula jenis usaha spekulatif berbentuk Dual Currency Deposit (DCD), yaitu deposito jangka pendek dengan kemungkinan konversi valuta asing dan rupiah. Bunga deposito terkait dengan pergerakan kurs kedua mata uang. 

Bentuk lain adalah Callable Forward, yaitu instrumen investasi dengan memadukan transaksi forward dan option. Harapannya adalah mendapatkan harga yang lebih baik di pasar.

Ciri Usaha Spekulatif

Usaha spekulatif termasuk usaha yang penuh risiko dibandingkan usaha riil. Karena itu, terjun ke usaha ini tanpa pengetahuan dan pengalaman yang matang dapat menimbulkan kerugian. Untuk mengenalinya, ada beberapa cirinya yang perlu kamu ketahui.

  • Hasil yang tidak pasti

Sebuah usaha disebut spekulatif jika memiliki hasil yang tidak pasti atau susah ditebak. Pada umumnya, sebagian besar usaha memang bersifat seperti ini, hanya saja tingkat kesulitan memprediksi hasil yang didapatkan berbeda-beda. Makin sulit diprediksi, risikonya makin besar.

  • Memperdagangkan komoditi yang tidak ada

Usaha spekulatif merupakan usaha yang memperdagangkan komoditi yang belum atau tidak ada. Hal ini sangat berisiko karena harga barang rentan mengalami perubahan karena berbagai faktor.

Baca juga: Mengenal Fungsi BAPPEBTI Sebagai Badan Pengawas Perdagangan

  • Bersifat money game

Money game adalah kegiatan yang memberikan iming-iming berupa keuntungan dalam jumlah yang besar. Bisnis yang termasuk dalam money game harus diwaspadai karena keuntungan yang didapatkan tidak pasti atau bertahan lama. 

  • Pelaku bisnis wajib bayar di muka

Ciri usaha spekulatif lainnya adalah kewajiban bagi pelaku bisnis untuk membayar di muka. Hal ini sangat berisiko karena dana investasi yang diberikan dapat hilang sewaktu-waktu.

Kelebihan dan Kekurangan

Untuk memahami usaha spekulatif dan tidak terjerumus di dalamnya serta mengalami kerugian, kamu juga perlu mengetahui kelebihan dan kekurangannya.

Banyak orang terjun ke usaha ini karena memungkinkan pelaku bisnis mendapatkan keuntungan yang besar dengan sedikit usaha. Artinya, pelaku tidak perlu bersusah-susah seperti halnya pada usaha riil yang membutuhkan banyak strategi dan waktu.

Sebaliknya, kekurangan usaha spekulatif adalah sulit ditebak pergerakannya. Bagi yang terjun ke bidang bisnis ini tanpa memiliki ilmu yang memadai, ada kemungkinan untuk mengalami kerugian besar. Sebagai contoh, membeli suatu komoditi dengan harga tinggi, tetapi kemudian harganya merosot.

Hal lain yang patut diwaspadai adalah adanya kemungkinan usaha spekulatif merupakan money game yang sesungguhnya. Seperti diketahui, bisnis money game menawarkan keuntungan yang besar di awal, tetapi merugikan pada akhirnya. Jika kamu terjebak dalam usaha spekulatif semacam ini, kemungkinan mengalami kerugian sangat besar.

Usaha Spekulatif atau Usaha Riil?

Sebagian orang memilih untuk terjun ke bidang usaha riil. Namun, tak sedikit juga yang melakukan usaha spekulatif karena ingin mendapatkan hasil besar dari modal yang tersedia seadanya. Padahal, risiko yang mungkin dialami saat menjalankannya tergolong besar, bahkan dapat menimbulkan kerugian.

Seperti diketahui, untuk membangun dan mengembangkan usaha riil, dibutuhkan kerja keras, reputasi, kualitas, dan waktu yang tidak singkat. Hal-hal ini menjadi tantangan yang tidak mudah untuk dihadapi. Apalagi usaha riil tidak sepenuhnya bisa berhasil dan memberikan keuntungan. Karena itu, usaha spekulatif menjadi opsi yang dianggap lebih baik.

Setelah mengetahui ciri-ciri serta kelebihan dan kelemahannya, apakah kamu ingin tetap menjalankannya? Saat berinvestasi, pastikan tetap waspada jika harus terlibat dalam kegiatan usaha spekulatif demi mencegah kerugian yang besar.

Ajukan Pinjaman Sekarang dan Dapatkan Kemudahan Pinjaman Modal Usaha di Akseleran!

Dapatkan pinjaman dengan bunga kompetitif dan kemudahan proses pengajuan. Ajukan pinjaman untuk mengembangkan usahamu sekarang. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

BLOG100

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]