Tips Mengatur Keuangan Setelah Libur Lebaran

1
70
Tips Mengatur Keuangan Setelah Libur Lebaran

Libur Lebaran tahun ini yang cukup panjang memungkinkan kita untuk memanfaatkan waktu untuk mengunjungi sanak saudara di kampung halaman atau berwisata ke berbagai tempat. Meski demikian, momen menyenangkan tersebut bukan berarti tak lepas dari permasalahan.

Selama liburan, kondisi keuangan umumnya akan berubah drastis. Pengeluaran biasanya akan membengkak, terlebih jika kamu tak mempersiapkan dan liburan jauh-jauh hari atau kerap melakukan pembelanjaan secara impulsif. Lalu, bagaimana cara untuk mengatasi kondisi keuangan yang berantakan pasca libur Lebaran?

Tunda pengeluaran yang tak diperlukan

Memulihkan anggaran usai Lebaran memang susah-susah gampang, apalagi bagi orang yang hanya mengandalkan gaji setiap bulannya, dalam hal ini karyawan. Kamu bisa menunda pengeluaran yang tidak terlalu penting semaksimal mungkin. Dalam situasi ini, menahan diri dari godaan belanja sangat disarankan. Intinya, fokuslah mempertahankan uang yang tersisa, paling tidak sampai kamu kembali menerima gaji. Pergunakan uang tersebut sebijak mungkin untuk memenuhi kebutuhan yang memang jadi prioritas.

Lakukan penghematan

Agar kantong tak makin jebol setelah Lebaran, lakukanlah penghematan di beberapa pos pengeluaran. Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan, seperti membawa bekal saat ke kantor, hingga mengurangi intensitas duduk-duduk di café yang menguras dompet. Ingat, berhemat merupakan langkah cerdas untuk mengantisipasi membengkaknya pengeluaran usai Lebaran.

Tetapkan pengeluaran harian

Untuk menekan pengeluaran pasca Lebaran, tetapkanlah biaya yang boleh dikeluarkan setiap harinya. Misalnya kamu menetapkan Rp50 ribu untuk pengeluaran setiap hari. Konsistenlah untuk menggunakan uang tersebut dan hindari membawa uang tunai lebih dari itu. Yang terpenting, jangan pernah tergoda untuk melanggarnya.

Jual barang tak terpakai

Usai Lebaran, cobalah cek kembali barang barang di rumah yang sudah tak terpakai lagi. Sekiranya masih layak, tak ada salahnya untuk menjual barang-barang tersebut secara online gun menghasilkan pendapatan tambahan. Selain jadi pemasukan, langkah tersebut juga bisa mengurangi penumpukan barang yang sudah tak terpakai lagi di dalam rumah.

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 10,5% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin. 

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected]

Penulis: Ayu Diah Callista | Editor: Rimba Laut