Studi Kelayakan Bisnis : Pengertian, Tujuan hingga Aspeknya

1
363
Studi Kelayakan Bisnis

Setiap bisnis pasti memiliki risikonya masing-masing entah dalam skala besar maupun skala kecil. Inilah mengapa dalam membangun bisnis, dibutuhkan perencanaan yang matang. Perencanaan ini dikenal dengan istilah studi kelayakan bisnis atau studi kelayakan usaha.

Mengenal Studi Kelayakan Bisnis

Secara umum, studi kelayakan usaha merupakan suatu proses yang dilakukan untuk menguji apakah sebuah usaha layak atau tidak. Dalam perjalanannya, proses ini melibatkan banyak hal mulai dari identifikasi masalah yang nantinya akan dihadapi, menilai peluang serta potensi, menentukan tujuan, dan banyak faktor penting lainnya.

Hal ini dilakukan agar usaha yang dibangun benar-benar siap dengan segala risiko dan supaya pemilik usaha bisa mengeluarkan kebijakan tepat agar bisnisnya tetap berjalan. Sederhananya, studi kelayakan usaha adalah riset yang dilakukan untuk mendapatkan gambaran jelas sebelum memulai sebuah bisnis,

Pada studi kelayakan usaha, ada beberapa hal yang biasanya diteliti dan dianalisa, yaitu:

  • Pasar
  • Bidang bisnis
  • Teknologi yang dibutuhkan
  • Rincian keuangan
  • Struktur organisasi bisnis
  • Kesimpulan yang isinya bagaimana memajukan sebuah usaha agar berhasil

Tujuan dan Manfaat Studi Kelayakan Bisnis

Setelah membahas tentang pengertian di atas, selanjutnya mari kita bahas tentang tujuan studi kelayakan bisnis. Pada dasarnya, riset yang dilakukan ketika kita melakukan studi ini adalah untuk menentukan peluang keberhasilan dan bagaimana potensi bisnis di masa mendatang.

Diakui atau tidak, setiap pengusaha pasti ingin bisnisnya berhasil. Jadi bisa dibilang, tujuan dari studi kelayakan usaha adalah untuk memastikan bahwa bisnis yang akan dibangun berpotensi untuk sukses. Jadi ketika melakukan riset, kita harus memastikan bahwa dalam prosesnya ada banyak manfaat yang bisa didapatkan.

Beberapa manfaat dari melakukan studi kelayakan usaha adalah:

  • Mempermudah pembuatan rencana bisnis
  • Memudahkan pelaksanaan bisnis
  • Meminimalisasi risiko kerugian
  • Memudahkan pengawasan
  • Memudahkan pengendalian

Aspek Studi Kelayakan Bisnis

Untuk memperoleh hasil riset akurat dan bisa digunakan sebagai panduan, ada beberapa aspek yang perlu dikaji. Aspek-aspek tersebut bersifat fleksibel, artinya, jika tidak digunakan pun Anda masih bisa melakukan studi kelayakan usaha dilihat dari beberapa aspek lainnya.

Meskipun begitu, dalam studi kelayakan suatu bisnis tetap dibutuhkan beberapa hal yaitu:

1. Aspek Hukum

Pada aspek hukum yang dikaji adalah segala hal yang berhubungan dengan legalitas dalam mendirikan suatu usaha seperti NPWP, izin lokasi, akta pendirian usaha, surat tanda daftaran usaha (STDU), hingga surat izin usaha perdagangan (SIUP). 

2. Aspek Ekonomi dan Budaya

Aspek lain yang dikaji dalam studi kelayakan usaha adalah dari segi ekonomi dan budaya. Misalnya, bagaimana usaha yang didirikan berpengaruh terhadap budaya dan kondisi ekonomi masyarakat sekitar.

Baca juga: Mengenal Ekonomi Kreatif dan Keberadaannya di Indonesia

3. Aspek Pemasaran

Bisa dibilang, aspek ini merupakan aspek dasar yang perlu diteliti saat melakukan studi kelayakan bisnis. Tujuan utama kajian aspek pemasaran adalah menemukan jawaban tentang seberapa besar peluang produk yang dihasilkan pada pasar yang menjadi target.

Inilah mengapa pada prosesnya, kajian aspek pemasaran pasti memperhatikan beberapa hal seperti potensi, jumlah konsumen, daya beli, segmentasi, rivalitas produk, dan banyak hal terkait lainnya.

4. Aspek Manajemen

Dalam studi kelayakan bisnis, kita juga wajib memasukkan manajemen sebagai aspek yang perlu dikaji. Aspek tersebut berkaitan dengan operasional perusahaan baik dari segi pembangunan maupun pengembangan. Cakupan aspek ini pun cukup luas, yaitu dari manajemen sumber daya hingga finansial suatu perusahaan.

5. Aspek Keuangan

Hal krusial lain yang jadi bahan kajian utama pada studi kelayakan usaha adalah aspek keuangan. Diakui atau tidak, modal merupakan komponen penting dalam membangun sebuah perusahaan atau bisnis. Inilah mengapa, kajian dari aspek keuangan jadi hal penting dalam menentukan lancar tidaknya suatu bisnis di masa mendatang.

Kesimpulan

Setiap bisnis pasti memiliki risiko masing-masing, entah itu dari internal maupun eksternal perusahaan dan tidak bisa dihindari. Hal yang perlu dilakukan adalah memastikan, bahwa risiko tersebut tidak memiliki dampak besar terhadap perusahaan atau bahkan menjadi alasan gagalnya sebuah bisnis.

Inilah mengapa kita perlu melakukan studi kelayakan bisnis sebagai salah satu upaya paling dasar untuk mengantisipasi berbagai risiko yang ada. Selain itu, studi kelayakan yang dilakukan juga bisa menjadi panduan tepat ketika bisnis sudah berjalan nantinya.

Jadi, sudah siap menjadi bos di perusahaan sendiri? Semoga ulasan di atas bermanfaat.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]