Risiko Usaha Adalah: Definisi Hingga Cara Mengelolanya

0
349
Risiko Usaha Adalah

Risiko usaha adalah hal yang sangat mungkin terjadi dalam sebuah bisnis usaha. Hal yang kadang tidak terpikirkan, kurang ada antisipasi bisa terjadi sebagai bentuk tantangan pengelolaan bisnis.

Maka sebelum Anda mengelola sebuah bisnis usaha lebih jauh, ada baiknya mengetahui, memikirkan, dan merancang strategi untuk menghadapi kemungkinan risiko yang akan terjadi pada usaha Anda. 

Setiap bisnis pastinya memiliki risiko yang berbeda, tetapi secara umum akan ada tantangan risiko yang perlu Anda ketahui dan antisipasi.

Apa itu Risiko Usaha?

Risiko usaha adalah kemungkinan hambatan, kegagalan, kerugian, dan bahaya yang akan terjadi pada usaha bisnis. Kemungkinan yang terduga maupun tak terduga dan mengancam kelangsungan bisnis usaha.

Risiko tersebut dapat terjadi dari berbagai faktor. Contoh risiko yang paling sederhana dan sedang menjadi masalah pengusaha pada umumnya untuk saat ini adalah disrupsi teknologi yang juga menyentuh bisnis usaha. Peralihan teknologi digital menyebabkan banyak usaha-usaha yang kolap karena tidak siap dengan risiko tersebut.

Abbas Salim dalam bukunya berjudul Manajemen Risiko menyebutkan ada beberapa faktor yang bisa memicu terjadinya sebuah risiko usaha, yakni:

Risiko Alam

Faktor risiko alam yang benar-benar tidak terduga. Namun, seiring dengan mitigasi bencana yang lebih di sebuah tempat, risiko ini sebenarnya bisa diminimalisir baik dengan strategi maupun teknologi.

Faktor Ekonomi

Faktor ekonomi yang terjadi tanpa prediksi. Sebagai contoh terjadinya Covid-19 di seluruh dunia tanpa ada yang bisa memperkirakan sebelumnya menyebabkan dampak risiko yang serius pada berbagai segmen usaha bisnis.

Faktor Perilaku Manusia

Faktor perilaku manusia sebagai SDM yang mengelola bisnis bisa saja tidak profesional, melakukan kesalahan dan sebagainya. Hal ini juga jadi faktor yang menyebabkan risiko usaha bisnis.

Dalam rangka mengantisipasi terjadinya berbagai risiko dalam usaha bisnis, manajemen risiko adalah hal yang penting Anda lakukan dalam mengelola bisnis usaha.

Jenis Kerugian pada Risiko Usaha

Sebuah risiko yang terjadi dapat menyebabkan  jenis kerugian yang mungkin terjadi. Berdasarkan klasifikasinya, ada dua jenis risiko yang mungkin terjadi pada usaha bisnis Anda, yakni:

1. Risiko Spekulatif

Risiko spekulatif merupakan jenis risiko yang dapat menimbulkan kerugian, atau tidak menyebabkan kerugian, atau bahkan bisa mendatangkan keuntungan. Jenis risiko seperti ini contohnya pembelian saham, kelebihan produksi, dan risiko moneter yang terjadi.

Sebagai contoh misalnya perusahaan Anda melakukan pembelian saham. Risiko spekulatifnya bisa saja terjadi kerugian dengan pembelian saham tersebut. Penyebabnya misalnya perusahaan yang Anda beli sahamnya tersebut mengalami kerugian. Akibatnya bisnis usaha Anda pun jadi bermasalah.

2. Risiko Murni

Risiko murni ini merupakan jenis kerugian yang sifatnya sudah jelas. Jelas rugi atau jelas tidak rugi. Contohnya bencana alam, kebakaran, dan lainnya yang memang secara nyata dampak risikonya bisa terlihat dengan jelas tanpa adanya spekulasi.

Dalam hal ini, apakah risiko bersifat spekulatif atau murni, keduanya tetap membutuhkan mitigasi risiko. Mitigasi risiko adalah tindakan yang terencana dalam upaya menanggulangi atau mencegah risiko yang mungkin terjadi.

Macam-Macam Risiko Usaha

Jika Anda mengelola bisnis usaha, paling tidak ada beberapa jenis risiko usaha yang perlu Anda antisipasi. Sekecil apapun usaha bisnis Anda, mulailah visioner melihat kemungkinan risiko yang akan terjadi tersebut. Apa saja risikonya?

1. Risiko Finansial

Risiko yang paling pertama perlu Anda antisipasi adalah finansial. Keuangan adalah kehidupan dari bisnis Anda. Ke depan kondisi ekonomi bisa terjadi tanpa terduga. Inflasi yang semakin tinggi menyebabkan penjualan menurun. Keuangan perusahaan pun menjadi sulit.

Anda harus sudah punya rencana jika suatu waktu misalnya terjadi risiko finansial pada perusahaan atau bisnis Anda. Melakukan PHK bukan satu-satunya solusi. Anda bisa mencari alternatif lain untuk menjaga usaha Anda terus berlangsung.

Jika Anda membutuhkan pinjaman dana untuk menyelamatkan bisnis Anda, Akseleran menyediakan dana pinjaman dengan bunga yang kompetitif, cara yang mudah, dan pencairan yang cepat.

2. Risiko Teknologi

Teknologi juga menjadi faktor risiko. Apakah teknologi yang sudah tidak layak, kurang menguasai teknologi, kerusakan teknologi, dan lainnya menjadi hal-hal risiko yang perlu Anda antisipasi. Manajemen risiko dalam hal ini sangat jadi kebutuhan, terlebih lagi perkembangan teknologi dewasa ini yang begitu cepat.

Baca juga: Fintech adalah: Pengertian, Jenis, dan Dasar Hukumnya

3. Risiko Produksi

Kegagalan produksi mungkin saja terjadi karena berbagai faktor. Apakah kegagalan faktor manusia, alat, bahan, atau bahkan kondisi alam yang menyebabkan terjadinya risiko. Buat langkah antisipasi yang tepat untuk kemungkinan risiko produksi.

4. Risiko Pemasaran

Risiko pemasaran mungkin saja akan terjadi akibat berbagai faktor. Permasalahan pemasaran ini membutuhkan strategi riset pasar yang kuat, kebijakan yang inovatif, dan langkah-langkah antisipasi jika produk atau jasa memiliki kompetitor baru sehingga pemasaran perusahaan Anda terhambat.

5. Regulasi Pemerintah

Sebelum memulai bisnis usaha, pastikan juga bentuk usaha dan produk yang Anda kelola aman dari risiko regulasi pemerintah.

Misalnya Anda membuka usaha bisnis alkohol, ini tentu akan berisiko dengan aturan-aturan pemerintah yang menentang bisnis usaha tersebut. Atau misalnya aturan yang tidak Anda prediksi sebelumnya.

Contohnya, Anda mengelola bisnis usaha berbasis plastik, sedangkan pemerintah menetapkan aturan pelarangan penggunaan plastik. Hal seperti ini harus Anda antisipasi sebelumnya.

6. Risiko Permintaan Pasar

Risiko pasar adalah hal yang juga penting Anda antisipasi. Permintaan pasar mungkin akan berubah sesuai dengan kebutuhannya. Jika Anda tidak mengantisipasi dan membiarkannya, maka usaha Anda akan terus mengalami penurunan omset. Lakukan inovasi untuk menjawab bagaimana permintaan pasar.

Cara Menghadapi Risiko Usaha

Bagaimana Anda bisa mencegah  atau mengatasi terjadinya risiko usaha? Berikut ini beberapa langkah-langkah yang bisa Anda lakukan:

1. Rencanakan Bisnis dengan Matang

Sebelum memulai bisnis maka Anda perlu membuat rencana yang matang, mengenal seutuhnya bagaimana bisnis yang akan Anda jalani tersebut. Adanya rencana dan pemahaman yang baik pada bisnis akan membantu Anda membuat strategi mencegah risiko usaha.

2. Manajemen Risiko

Petakan semua kemungkinan risiko yang akan terjadi. Identifikasi risiko adalah cara Anda memulainya. Selanjutnya buat strategi untuk mengatasi jika kemungkinan risiko itu terjadi pada bisnis Anda.

3. Jalankan Rencana Bisnis dengan Baik

Jika Anda sudah punya konsep bisnis yang baik, maka jalankan pula dengan baik. Cara ini sebenarnya juga jadi langkah Anda untuk mencegah terjadinya risiko. Risiko bisa terjadi tiba-tiba karena bisnis yang Anda jalankan pelaksanaannya tidak baik.

4. Konsisten Terhadap Manajemen Risiko yang Sudah Anda Buat

Langkah terakhir tentu saja melakukan strategi yang sudah Anda rancang. Jika tidak berhasil, lakukan meeting untuk membuat strategi baru. Jangan menyerah. Anda bisa mencari bantuan strategi yang mendukung misalnya dengan teknologi atau bantuan pihak ketiga.

Salah satu masalah yang paling sering terjadi pada pebisnis adalah soal finansial. Oleh karena itu kuatkan finansial bisnis untuk mencegah berbagai risiko usaha. Akseleran  adalah solusi untuk Anda memperkuat keuangan bisnis secara smart dan bersahabat.

Setelah semua hal Anda lakukan, terakhir lakukanlah evaluasi. Nah, di sinilah Anda akan menilai seberapa efektif manajemen risiko yang sudah Anda rancang, bagaimana pelaksanaannya, apa kekurangan dan kelebihannya.

Walaupun Anda gagal, jangan putus asa. Risiko usaha adalah bagian dari tantangan bisnis. Bangkit lagi, temukan strategi baru dan percayalah Anda akan sukses pada masanya.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang igin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata hingga 10,5% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected].