Apa Arti Leverage dalam Trading?

1
12086
Leverage Adalah

Secara umum, leverage adalah penggunaan dana pinjaman untuk meningkatkan potensi hasil (return) darai sebuah investasi. Dalam beberapa kasus, leverage biasanya juga menggambarkan kemampuan perusahaan dalam menggunakan dana yang memiliki beban tetap untuk memaksimalkan kekayaan pemilik usaha.

Mengenal Leverage dari Kacamata Para Ahli

Apabila pengertian secara umum di atas kurang begitu dimengerti, berikut beberapa pengertian leverage dari pendapat beberapa ahli:

Agus Sartono

Menurut Agus Sartono dalam bukunya (2008:257), leverage adalah penggunaan aset serta sumber dana oleh perusahaan yang memiliki biaya tetap (beban tetap) dengan tujuan meningkatkan keuntungan potensial pemegang saham. 

Susan Irawati

Sedangkan menurut Irawati, leverage merupakan jumlah utang yang digunakan untuk membiayai atau membeli aset perusahaan. Jadi sebuah perusahaan dengan jumlah utang lebih besar dari equity bisa disebut sebagai perusahaan yang tingkat leverage-nya cukup tinggi.

Lukman Syamsudin

Bagi Lukman Syamsudin (2009:147), leverage adalah kemampuan perusahaan dalam menggunakan dana (aktiva) yang memiliki beban tetap (fixed coxt assets or funds) untuk memperbesar tingkat pendapatan (return) bagi pemilik usaha.

Sofyan Syafri Harahap

Terakhir, menurut Sofyan Syafri Harahap, leverage bisa disebut sebagai rasio yang menggambarkan hubungan antara utang perusahaan terhadap modal.

Hubungan Leverage dan Trading

Dalam dunia trading, leverage adalah penggunaan dana pinjaman untuk meningkatkan potensi return dari sebuah investasi. Dalam trading seperti forex, leverage tampil dengan rasio tertentu, seperti 1:25, 1:50, 1:100, dan seterusnya. Besaran angka menggambarkan berapa besaran modal (margin) yang dibutuhkan untuk memperoleh dana pinjaman. 

Inilah mengapa, para trader forex diwajibkan mempelajari tentang leverage sebelum terjun ke bidang ini. Apalagi saat ini, semua broker pasti menyediakan fasilitas leverage untuk para trader dengan besaran rasio beragam. Sebab bagi trader, semakin besar leverage berarti semakin besar pula daya modal untuk melakukan trading.

Dari penjelasan sebelumnya kita bisa menyimpulkan, bahwa leverage merupakan salah satu faktor penting dalam dunia trading. Keberadaan leverage dapat memperkecil modal untuk bermain forex sekaligus meningkatkan kemampuan cost para trader untuk berttransaksi.

Jenis-Jenis Leverage

Umumnya, terdapat 3 jenis leverage  yaitu:

  • Operating Leverage

Menurut beberapa ahli, operating leverage adalah, sejumlah dana dalam suatu perusahaan yang digunakan untuk operasional. Keberadaan operating leverage diharapkan dapat membantu meningkatkan angka penjualan di suatu perusahaan. Sebab dalam leverage jenis ini adanya biaya tetap merupakan alasan sebuah perusahaan mampu menutupi semua biaya operasional sehingga bisa memaksimalkan fokus di bidang lain yang membutuhkan investasi dalam jumlah besar, dalam hal ini penjualan.

  • Financial Leverage

Sedangkan financial leverage adalah, sumber dana dari luar perusahaan yang memiliki beban tetap dalam bidang manajemen finansial. Leverage jenis ini dianggap dapat meningkatkan keuntungan karena dapat memberi keuntungan dalam jumlah yang lebih besar apabila dibandingkan dengan fixed cost perusahaan.

  • Leverage Gabungan

Leverage gabungan timbul apabila sebuah perusahaan mampu mendapatkan sekaligus mengeloloa operating dan financial leverage dengan baik. Gabungan dari dua leverage tersebut sangat berguna bagi perusahaan karena tidak hanya memberikan keuntungan untuk pemilik usaha tetapi juga pemegang saham.

Baca juga: Mengenal Istilah-istilah dalam Dunia Investasi

Risiko Leverage

Setiap tindakan dalam meningkatkan keuntungan sebuah perusahaan pasti memiliki risikonya masing-masing, begitu pula dengan leverage. Untuk mengantisipasi segala kemungkinan, entah baik ataupun buruk, ada baiknya kita tahu apa saja risiko leverage yang wajib diketahui oleh para trader, yaitu:

  • Semakin Besar Leverage Semakin Sulit Keuntungannya

Hal paling krusial dan wajib digarisbawahi adalah, tinggi rendahnya leverage tidak berbanding lurus dengan keuntungan. Jadi semakin besar leverage, semakin sulit pula sebuah perusahaan untuk menghimpun keuntungan. Inilah mengapa sangat disarankan untuk menggunakan leverage dalam jumlah yang proposional saja.

  • Semakin Besar Leverage Beban Psikologisnya pun Semakin Bertambah

Dalam dunia investasi, akan senantiasa berlaku hukum “high return, high risk.” Artinya, semakin besar leverage yang digunakan dalam mengelola sebuah investasi, maka peluang mengalami kerugian pun akan semakin besar pula. 

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan, bahwa meskipun posisi leverage dalam trading cukup penting, tetapi sebagai pelaku usaha kita wajib cermat dalam memutuskan setiap langkah keuangan. Karena perhitungan atas pengembalian dana pinjaman merupakan tanggung jawab utama suatu perusahaan.

Lakukan perhitungan dengan baik agar ketika memutuskan untuk memanfaatkan leverage, kita dapat memperoleh hasil sesuai keinginan. Itulah penjelasan tentang peran leverage dalam dunia trading. Semoga bermanfaat.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 21% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]

1 COMMENT

Comments are closed.