Faktor Produksi: Definisi dan Contohnya!

0
17556
Faktor Produksi

29Ada serangkaian proses yang harus dilalui sebelum sebuah produk, baik barang maupun jasa, bisa digunakan dan dinikmati oleh para konsumen. Pun, ada banyak sekali faktor yang turut terlihat ketika barang maupun jasa tersebut diproduksi, mulai dari bahan dasar, strategi produksi, pelaksanaan, hingga pemasaran. Faktor inilah yang dikenal dengan sebutan faktor produksi.

Lalu, apa itu faktor produksi? Secara singkat, faktor produksi adalah segala sumber daya yang diperlukan saat melakukan suatu proses produksi barang maupun jasa. Pasalnya, seorang produsen tentu memerlukan banyak hal saat membuat suatu produk. 

Hal tersebut terbagi menjadi dua, yaitu asli dan turunan. Faktor produksi asli berupa sumber daya alam dan sumber daya tenaga kerja atau manusia, sementara turunannya mencakup manajerial atau kewirausahaan, modal usaha, dan sumber daya yang berkaitan dengan informasi. 

Berbagai Tujuan Faktor Produksi

Sebelum menciptakan suatu produk, produsen terlebih dahulu harus mempersiapkan semua faktor produksi. Bukan tanpa alasan, ada tujuan tertentu yang pastinya ingin dicapai saat produsen membuat suatu produk barang maupun jasa. Tujuan tersebut antara lain:

  • Membantu Melancarkan Proses Produksi

Tujuan paling utama tentu saja untuk membantu melancarkan proses produksi. Semua sarana dan prasarana pendukung harus tersedia. Bahkan, ini tidak hanya sebatas pada produksi produk, tetapi juga berkaitan dengan kebutuhan modal, manajemen usaha, strategi pemasaran, dan masih banyak lagi. Jika unsur tersebut tidak lengkap, maka proses produksi tidak akan berjalan lancar.

  • Mampu Menghasilkan Produk yang Sesuai dengan Kebutuhan Konsumen

Berikutnya adalah produk yang dibuat oleh produsen diharapkan sesuai dengan kebutuhan pasar, baik dari sisi kualitas maupun jumlahnya. Oleh karena itu, diperlukan faktor-faktor pendukung yang lengkap dan bermutu. Jika faktor ini tidak terpenuhi, sudah pasti kebutuhan konsumen pun tidak akan tercapai. 

Melihat dari tujuan tersebut, seharusnya faktor produksi masuk ke dalam bagian rencana perusahaan. Setidaknya, produsen, dalam hal ini perusahaan atau pengusaha mengetahui dengan baik semua sarana maupun prasarana yang bisa menjangkau kebutuhan konsumen di pasar nantinya.

  • Meningkatkan Angka Keuntungan Produsen

Peningkatan angka keuntungan menjadi tujuan penting lain yang pastinya ingin dicapai. Sudah pasti, jika produsen tidak menganggap remeh faktor produksi, bahkan memasukkannya dalam salah satu aspek prioritas, produk maupun jasa yang dibuat pun akan memiliki kualitas terbaik. 

Dampaknya, sudah pasti produk tersebut akan menjadi pilihan utama para konsumen sehingga angka keuntungan pun semakin lama akan semakin tinggi. Nantinya, produsen bisa menjadikan profit tersebut sebagai  modal untuk membuat inovasi produk atau melakukan ekspansi perusahaan. 

Baca juga: Ritel: Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

Jenis dan Contoh Faktor Produksi

Faktor produksi diperlukan guna mencapai tujuan yang diinginkan oleh produsen. Berikut jenis dan contoh faktor produksi:

  • Faktor Sumber Daya Alam

Sumber daya alam merupakan semua hal yang telah tersedia di alam dan bisa dimanfaatkan guna mencapai kemakmuran. Ini termasuk lahan, lingkungan alam, dan semua kekayaan yang terdapat di dalam tanah. Contoh faktor produksi sumber daya alam meliputi tanah, sinar matahari, udara, air, tumbuhan hewan, mineral, dan jenis tambang lainnya. 

  • Sumber Daya Manusia atau Pekerja

Selanjutnya adalah jenis faktor produksi sumber daya manusia atau pekerja. Jenis ini meliputi semua usaha yang dilakukan manusia guna meningkatkan nilai pada suatu benda. Contohnya adalah tenaga kerja terdidik, terampil, tidak terdidik dan tidak terampil, serta tenaga kerja jasmani dan rohani.

  • Modal

Modal merupakan sarana yang bisa digunakan untuk menghasilkan suatu produk. Tidak melulu uang, modal juga bisa berupa barang yang telah dihasilkan atau alat produksi. Contoh dari modal yaitu modal tetap, lancar, modal sendiri atau asing, modal individu dan publik, serta modal konkret dan abstrak.

  • Kewirausahaan atau Manajerial

Kewirausahaan atau manajerial juga perlu diikutsertakan dalam faktor produksi. Pasalnya, penentu keberhasilan dari suatu proses produksi tidak hanya produk, tetapi juga strategi, teknik atau cara, kontrol, perencanaan, dan masih banyak lagi. Aspek ini pun termasuk pembukuan, pemasaran, distribusi, hingga observasi terkait pasar. 

  • Sumber Daya Terkait Informasi

Menghadapi era global sekarang ini, informasi menjadi hal yang sangat dibutuhkan. Bahkan, kehadiran internet pun membuat arus pertukaran informasi menjadi semakin cepat. Inilah mengapa, perusahaan perlu mengelola aspek ini sebaik mungkin. Setidaknya, perusahaan mengetahui informasi tentang kebutuhan masyarakat. 

Jadi, semua hal yang dibutuhkan demi kelancaran proses produksi bisa disebut dengan faktor produksi. Ini sangat penting dan harus dimiliki benar oleh setiap perusahaan. 

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 16% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]