Contoh Laporan Stok Barang Harian yang Baik dan Benar

0
9177
contoh laporan stok barang harian excel

Contoh Laporan Stok Barang Harian Excel – Sebagai seorang pedagang atau pelaku usaha yang memiliki stok barang untuk dijual, salah satu rutinitas yang harus Anda lakukan adalah membuat laporan stok barang. Dokumentasi ini akan membantu Anda untuk mengetahui stok apa saja yang masih tersedia (sehingga dapat memenuhi ekspektasi pelanggan), total aset yang dimiliki, keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran, dan lain-lain.

Contoh Laporan Stok Barang Harian

Kini, banyak vendor yang telah menawarkan sistem untuk membantu pencatatan dan laporan stok. Namun, tak jarang harga yang ditawarkan melebihi bujet yang dimiliki—terutama untuk para pelaku usaha yang baru memulai operasional kegiatan komersialnya.

Microsoft Excel pun menjadi alternatif solusinya. Aplikasi Office bawaan Microsoft yang satu ini memiliki kemampuan dasar yang cukup powerful untuk dimanfaatkan dalam membuat laporan stok barang. 

Selengkapnya, berikut adalah contoh laporan stok barang harian Excel sederhana dengan langkah-langkahnya yang bisa Anda tiru dan modifikasi sesuai kebutuhan.

PT NUSA ARUM

LAPORAN DAFTAR BARANG HARIAN

Tanggal : 1 Juli 2021

Nomor Kode Nama Barang Stok Awal Jumlah Barang Stok Akhir
Masuk Keluar
1 T-101 Tepung terigu protein rendah 160 0 24 136
2 T-102 Tepung terigu protei sedang 144 0 30 114
3 T-103 Tepung terigu protein tinggi 98 0 35 63
4 T201 Tepung tapioka 112 0 4 108
5 T301 Tepung roti 96 0 24 72

Catatan dan Cara Menyusun Laporan Stok Barang Harian

Mengacu pada contoh laporan stok barang harian Excel, berikut beberapa catatan penting mengenai cara penyusunan laporan di atas.

  1. Anda harus membuat template laporan terlebih dahulu.
  1. Buat tabel berisi kategori di atas: nomor, kode, nama barang, stok awal, jumlah, dan stok akhir.
  2. Isi secara manual kolom nomor, kode, dan nama barang.

Template ini nantinya akan digunakan sebagai template laporan harian berikutnya. Anda bisa cukup melakukan copy-paste.

  1. Stok awal menyatakan jumlah barang yang tersedia pada awal hari tersebut. Biasanya, data stok awal diperoleh dari data stok akhir pada hari sebelumnya.
  2. Jumlah Barang Masuk menyatakan jumlah barang baru yang datang ke gudang, misal saat pesanan dari supplier datang.
  3. Jumlah Barang Keluar menyatakan jumlah barang di gudang yang keluar karena adanya pembelian.
  4. Untuk mendapatkan Jumlah Barang Masuk dan Jumlah Barang Keluar, Anda bisa melakukannya secara manual atau menggunakan rumus LOOKUP. Adapun untuk menggunakan LOOKUP, Anda perlu membuat tabel baru yang memuat pencatatan stok barang masuk dan pencatatan stok barang keluar secara terpisah (bisa menggunakan Sheet baru dalam file yang sama dengan laporan).
  5. Stok Akhir merupakan jumlah barang yang tersedia di akhir hari (masa pencatatan). Stok akhir dapat dihitung dengan rumus: Stok Awal + Jumlah Barang Masuk – Jumlah Barang Keluar 

Seperti namanya, laporan ini dibuat setiap hari. Artinya, Anda harus dengan cermat menghitung setiap pergerakan barang yang terjadi dan mencatatnya secara teliti.

Baca juga: Contoh Surat Perjanjian Kerjasama yang Baik dan Benar

Tips untuk Mempermudah Penyusunan Laporan

Membuat laporan dengan Excel terbilang masih cukup konvensional. Maka dari itu, Anda bisa melakukan beberapa cara berikut untuk mempermudah penyusunan laporan.

  • Mengelompokkan Barang Sesuai Jenisnya

Jika Anda menjual berbagai macam barang yang berbeda jenis, maka mulailah dengan menyortir dan mengumpulkannya sesuai jenis masing-masing. 

Seperti misal, Anda mempunyai toko bahan kue yang menjual aneka tepung, gula, margarin, cokelat, dan sebagainya. Variasi dari masing-masing bahan tersebut pun sangat banyak baik dari segi merek, jenis, dan lain-lain bukan?

Oleh sebab itu, lakukan penyimpanan dengan cara mengelompokkan sesuai jenisnya. Misal, rak A merupakan tempat penyimpanan khusus tepung tapioka, sagu, terigu, dan sebagainya, rak B merupakan  tempat penyimpanan khusus cokelat—cokelat bubuk, cokelat batangan, dan sebagainya, dan seterusnya.

  • Mengumpulkan Nota Penjualan dan Pembelian

Input data adalah kegiatan paling krusial dalam pencatatan stok barang. Oleh sebab itu, Anda harus benar-benar teliti dalam melakukannya.

Kendati begitu, tak jarang salah pencatatan terjadi. Kalau sudah begini, tentu harus segera dilakukan koreksi. Untuk mengantisipasinya berlarut-larut, Anda bisa langsung mengecek sesuai dengan nota penjualan maupun nota pembelian yang terjadi dalam hari tersebut.

Demikianlah ulasan mengenai contoh laporan stok barang harian Excel. Tentunya, Anda bisa menambah atau memodifikasi contoh laporan di atas untuk lebih disesuaikan dengan kebutuhan Anda. 

Semoga membantu!

Ajukan Pinjaman Sekarang dan Dapatkan Kemudahan Pinjaman Modal Usaha di Akseleran!

Dapatkan pinjaman dengan bunga kompetitif dan kemudahan proses pengajuan. Ajukan pinjaman untuk mengembangkan usahamu sekarang. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehcingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

BLOG100

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]