Beneficiary Adalah: Pengertian dan Fungsinya

0
3017
Beneficiary Adalah

Kamu memiliki kesempatan untuk menjadi penerima manfaat dalam banyak aspek dalam dunia keuangan. Pun, kamu bisa menyebutkan banyak penerima manfaat lainnya, karena memang penerima manfaat tidak selalu bersifat tunggal atau perseorangan.

Contohnya, orang yang sudah meninggal biasanya akan membagikan warisan pada beberapa ahli waris. Lalu, aset perwalian akan diberikan pada penerima manfaat dari dana perwalian. Pun, penerima manfaat dalam polis asuransi akan mendapatkan pembayaran polis saat orang yang menjadi tanggungan meninggal dunia. Semua ini dikenal dengan istilah beneficiary.

Jadi, secara mudah, beneficiary adalah penerima manfaat atau pihak yang mendapatkan keuntungan di bidang keuangan, seperti misalnya polis asuransi, warisan, atau dana perwalian. Jika dilihat dari tingkatan dasarnya, penerima manfaat diartikan sebagai semua pihak yang mendapatkan nilai lebih atau manfaat dari suatu hal. 

Fungsi dari Beneficiary

Sebenarnya, apa fungsi dari penerima manfaat? Fungsi utama dari beneficiary adalah sebagai pihak yang berhak menerima manfaat dari keinginan, polis asuransi, atau kepercayaan. Ini artinya, pihak yang ditunjuk atau dipercaya akan menerima pembayaran perusahaan asuransi atau mengambil alih aset yang telah diserahkan sesuai dengan kepercayaan atau surat wasiat. 

Biasanya, pihak penerima manfaat akan memiliki tanggung jawab atau tugas tambahan berdasarkan jenis aset yang diterima nantinya. Contohnya, pihak penerima manfaat harus mengurus semua pajak yang berlaku termasuk hutang dari apa yang didapatkan. Jadi, apabila pihak beneficiary mendapatkan rumah sebagai warisan, mereka harus membayar pajak rumah setiap tahun atau bentuk hutang lain jika memang ada. 

Akan tetapi, pihak penerima tentu harus memenuhi semua persyaratan yang tertulis dalam dokumen pemberi kepercayaan apabila ingin mendapatkan manfaat tersebut. Misalnya, pihak pemberi manfaat memiliki tujuan utama pendanaan pendidikan. Guna memastikan apakah semua dana dipakai sesuai tujuan dan keinginan, biasanya pihak pemberi akan mewajibkan penerima mendapatkan gelar pendidikan tertentu sebelum menerima dana tersebut.

Siapa yang Bisa Menjadi Beneficiary?

Siapa saja, baik individu maupun organisasi bisa menjadi pihak penerima manfaat. Pasangan, teman, saudara, anggota keluarga lainnya, anak, bahkan hingga orang tua bisa menjadi pihak yang mendapatkan manfaat. 

Namun, beberapa negara bagian memiliki aturan yang tidak membolehkan menyebut orang yang bukan pasangan sebagai penerima polis asuransi apabila pasangan yang terdaftar sebagai anggota tidak menyetujuinya. Negara-negara ini menerapkan sistem kepemilikan bersama, artinya semua aset yang dipunya oleh salah satu pihak secara hukum juga menjadi milik pasangan.

Sementara itu, penerima manfaat juga memiliki batasan kemampuan untuk mendapatkan manfaat dari polis atau kepercayaan, sebut saja warisan. Contohnya, apabila kamu menyebutkan anak sebagai penerima polis, akan muncul masalah baru saat kamu meninggal dan anak ternyata masih di bawah umur. Pasalnya, perusahaan asuransi tidak memiliki aturan untuk melakukan pembayaran pada anak di bawah umur. 

Akhirnya, diperlukan bantuan pengadilan yang wajib menunjuk satu orang sebagai wali agar polis bisa dibayarkan pada anak sebagai beneficiary. Tentunya, ini akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, waktu yang tidak sebentar, dan memungkinkan terjadinya pengurangan nilai bayar polis. 

Masalah lain juga bisa terjadi apabila pihak yang ditunjuk sebagai penerima manfaat tidak mampu untuk melakukannya. Misalnya, penerima manfaat ternyata tidak kompeten dari sisi mental yang didapatkan dari hasil diagnosis dokter spesialis. 

Baca juga: Cara Mudah Mendapatkan Keuntungan Lebih Tanpa Top-Up!

Memilih Pihak yang Menjadi Beneficiary

Lalu, bagaimana caranya memilih pihak yang menjadi penerima manfaat? Biasanya, kamu bisa memilih atau menunjuk beneficiary adalah saat menjadi anggota polis asuransi atau menulis surat wasiat. Kamu akan diminta untuk menuliskan informasi lengkap penerima manfaat, mulai dari identitas, alamat, kontak, dan hubungannya denganmu dalam dokumen.

Tidak hanya itu, isi dokumen warisan atau perwalian juga biasanya akan menguraikan apa saja persyaratan yang harus dipenuhi, batasan penggunaan aset yang diberikan, juga wali yang diamanatkan untuk mengelola aset kepercayaan tadi. 

Apabila kamu sudah memutuskan pihak yang akan menjadi penerima manfaat, pengubahan atau bahkan penggantian nama bisa dilakukan kapan saja. Jika berkaitan dengan polis asuransi, biasanya proses pengubahan pihak penerima manfaat akan sangat beragam pada setiap perusahaan asuransi.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa beneficiary adalah penerima manfaat, baik seseorang atau organisasi. Penunjukannya tentu didasarkan pada surat atau dokumen yang diberikan. 

Kamu Juga Bisa Mendapatkan Keuntungan dari Pengembangan Dana yang Kamu Lakukan Hanya Mulai dari Rp100 Ribu!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 16% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

BLOG100

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]