3 Insinyur Perempuan Inspiratif

0
598

Profesi insinyur merupakan salah satu bidang yang masih didominasi pria. Namun, seiring perkembangan zaman, kini semakin banyak perempuan yang berprofesi sebagai insinyur. International Women in Engineering Day (Hari Insinyur Perempuan Sedunia) pun digagas untuk mengangkat figur perempuan dalam bidang teknik serta memfokuskan perhatian pada peluang karir yang tersedia bagi perempuan di industri terkait. 

Diperingati setiap tanggal 23 Juni, Hari Insinyur Perempuan Sedunia juga merayakan pencapaian para insinyur perempuan di berbagai penjuru dunia. Berikut ini adalah kisah 3 insinyur perempuan legendaris yang sukses dan inspiratif. 

Mary Anderson

Lahir di Alabama tahun 1866, Mary Anderson mengawali karir sebagai pengembang properti. Suatu hari di musim dingin tahun 1903 ketika dalam perjalanan ke New York, supir trolley car yang ditumpangi Mary kesulitan melihat jalan karena cuaca buruk. Sang supir bahkan terpaksa harus membuka jendela sambil menyetir agar bisa membersihkan kaca depan mobil. Dari pengalamannya tersebut, Mary tercetus ide untuk membuat alat yang bisa diaktifkan dari dalam kendaraan untuk membersihkan kaca.  

Mary kemudian mematenkan temuannya berupa windshield wiper pada tahun 1903. Namun, saat itu penemuannya tak lantas populer. Ia sempat ditertawakan karena banyak yang menganggap windshield wiper hanya akan mengganggu para pengemudi. Namun, pandangan masyarakat berubah ketika semakin banyak orang di Amerika Serikat mengendarai mobil pribadi. Sepuluh tahun kemudian, pada 1913, windshield wiper adalah perlengkapan standar yang harus ada pada mobil. Dan itu, berlaku hingga sekarang. 

Edith Clarke

Pencapaian perempuan kelahiran Maryland tahun 1883 ini terentang dari bidang matematika hingga teknik. Kedua orang tuanya meninggal ketika Edith berusia 12 tahun, dan dengan uang yang ia warisi pada usia 18 tahun Edith mendaftarkan dirinya masuk ke jurusan Matematika dan Astronomi di Vassa College. Bercita-cita menjadi insinyur, Edith melanjutkan pendidikannya ke jurusan Teknik Sipil Universitas Wisconsin.

Saat libur kuliah, ia bekerja paruh waktu sebagai asisten komputasi matematika di AT&T dan memutuskan untuk bekerja penuh di perusahaan tersebut. Tahun 1918 ia memutuskan keluar dari AT&T dan masuk ke jurusan Teknik Elektro MIT hingga setahun kemudian ia menjadi perempuan pertama yang meraih gelar master di MIT. 

Edith lalu berkarir di General Electric selama 26 tahun. Ia melepas karirnya di perusahaan ketika ditunjuk sebagai profesor di Universitas Texas pada tahun 1947. Saat itu Edtih merupakan profesor teknik elektro perempuan pertama di Amerika Serikat. Pada tahun 1954 Edith meraih penghargaan Society of Women Engineers Achievement atas kontribusi orisinalnya terhadap teori stabilitas dan analisis rangkaian.

Yvonne Young Clark

Yvonne merupakan seorang pionir insinyur dan ilmu pengetahuan yang lahir pada tahun 1923 di Texas. Ia adalah perempuan pertama yang meraih Bachelor of Science di bidang teknik industri di Universitas Howard pada tahun 1951. Ia juga merupakan dosen perempuan pertama di College of Engineering di Tennessee State University [TSU] yang membuatnya mendapatkan panggilan kesayangan “TSU’s First Lady of Engineering”.

Yvonne muda memiliki ketertarikan untuk memperbaiki berbagai hal. Namun, ketertarikannya sempat mendapat pertentangan saat ia dilarang mengambil kelas menggambar mekanik hanya karena perempuan. Tak terpengaruh dengan peristiwa tersebut, Yvonne malah mengambil kursus aeronautika di sekolah menengah.

Clark lulus dari sekolah menengah tahun 1945 pada usia 16 tahun. Dia belajar di Sekolah Latin untuk Anak Perempuan di Boston selama dua tahun sebelum mendaftar ke perguruan tinggi. Clark dianugerahi beasiswa penuh ke University of Louisville di Kentucky tetapi ditarik kembali setelah administrator menyadari bahwa dia keturunan Afrika-Amerika. Dengan ancaman litigasi, Negara Bagian Kentucky membayar Clark untuk kuliah di Howard University, sebuah universitas kulit hitam historis di Washington D.C.

Ayo dukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan pendanaan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 21% per tahun di Akseleran.

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau via email [email protected]