Strategi Menyiapkan Biaya Perawatan Kendaraan

0
630

Beraktivitas sehari-hari menggunakan kendaraan pribadi dinilai lebih nyaman, karena tanpa harus berdesak-desakan di dalam kendaraan umum. Tetapi memiliki kendaraan pribadi tentu harus menyiapkan dana lebih salah satunya biaya perawatan kendaraan.

Perawatan rutin perlu dilakukan agar kendaraan tetap memiliki performa yang baik ketika digunakan. Jika tidak, kendaraan akan memiliki potensi kerusakan atau mogok ketika digunakan. Bahkan ketika ingin mengganti mobil, lalu mobil lama dijual, maka kemungkinan besar harga mobil lama akan turun drastis.

Kapan Kendaraan Memerlukan Perawatan?
Setiap komponen kendaraan tentu memiliki waktu perawatan rutin yang berbeda. Untuk mengetahui waktu yang tepat melakukan perawatan kendaraan adalah berdasarkan jumlah kilometer yang telah ditempuh.

Dalam perawatan tentu memerlukan biaya. Agar kantong tidak jebol saat melakukan perawatan rutin kendaraan, berikut strategi menyiapkan biaya perawatan kendaraan yang berhasil Akseleran rangkum dari beberapa artikel terpercaya.

1. Menghitung jangka waktu perawatan rutin
Biaya perawatan kendaraan biasanya tidak sedikit, bahkan terkadang ada saja biaya-biaya di luar perkiraan. Untuk menghindari shocked ketika membayar biaya perawatan, cara pertama adalah menghitung jangka waktu perawatan. Sobat harus memiliki catatan tanggal atau waktu perawatan rutin. Jika sudah memilikinya, artinya Sobat akan lebih mudah menabung untuk persiapan biaya perawatan rutin.

Misalkan, Sobat mulai menghitung jangka waktu perawatan pertama ketika memasuki angka kilometer (km) 5.000 dan kelipatannya. Lalu Sobat perlu catat berapa lama atau memerlukan berapa minggu hingga akhirnya kilometer menyentuh angka 5.000? Jika sudah mengetahui, pada saat melakukan perawatan pertama tentu Sobat sudah mengetahui biaya-biaya yang akan dikeluarkan. Kemudian catat.

Berikut contoh menghitung jangka waktu perawatan rutin untuk kendaraan mobil:

  • Jarak tempuh mobil mencapai 1000 kilometer: Lakukan pengecekan terhadap chassis, bodi, oli mesin, sistem pendingin mesin, rem, transmisi, dan power steering.
  • Mobil telah mencapai 30.000, 50.000, dan 70.000 kilometer: Lakukan pengecekan terhadap oli mesin, mesin, dan ban mobil.
  • Mobil mencapai 20.000, 60.000, 100.000 kilometer: Lakukan pengecekan terhadap sistem bahan bakar, sistem kemudi, dan suspensi.
  • Mobil mencapai 40.000, 80.000, 120.000 kilometer: Diagnosis terhadap busi, oli mesin, kompresor, minyak rem, filter udara, canister sistem. Jika kondisinya sudah aus/rusak, segera ganti komponen tersebut.

2. Hitung biaya perawatan
Setelah mengetahui biaya perawatan pertama, Sobat perlu menghitung biaya-biaya perawatan untuk tahapan selanjutnya bisa mengacu pada biaya perawatan pertama. Misalkan biaya sekali perawatan adalah Rp500 ribu per 5.000 km ditempuh dalam waktu 3 bulan. Dari situ, Sobat bisa menyimpan uang Rp500 ribu selama 3 bulan ke depan. Jangan lupa hitung juga biaya-biaya lainnya, sebagai dana cadangan.

Saksikan Tayangan:
26 Tahun Nilai Pendanaan Miliaran Rupiah
2 Tahun Jadi Lender Akseleran 0% NPL

3. Sisihkan uang di rekening terpisah
Jika biaya perawatan dalam 3 bulan sebesar Rp500 ribu ditambah biaya lain-lain sebesar Rp250 ribu, artinya Sobat perlu menyisihkan uang sebesar Rp250 ribu per bulan. Menyisihkan uang ini harus dilakukan secara rutin. Hal ini agar pengeluaran keuangan tidak membengkak ketika waktunya kendaraan memerlukan perawatan. Jika biaya lain-lain tidak terpakai, dana tersebut bisa disimpan untuk menutupi kekurangan biaya perawatan, terutama ketika melakukan perawatan per 20.0000 km.

4. Mengembangkan dana di P2P Lending
Mengingat biaya perawatan kendaraan tidak sedikit, Sobat bisa mengembangkan dana di P2P Lending Akseleran. Kenapa? Karena di Akseleran aman, mudah dan menguntungkan. Akseleran sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bisa mulai dari Rp100 ribu dan menawarkan imbal hasil hingga mencapai 21% per tahun. Sehingga dana yang Sobat simpan selama 3 bulan untuk biaya perawatan mobil bisa semakin efektif jika dikembangkan di P2P Lending Akseleran.

5. Tetap disiplin
Dalam menyiapkan biaya perawatan kendaraan tentu harus disiplin. Hal ini agar keuangan tetap terukur dan terarah. Artinya Sobat perlu mempersiapkan agar tidak terlalu menjadi beban ketika sudah waktunya perawatan kendaraan.

Sob, itulah strategi menyiapkan biaya perawatan kendaraan yang bisa diterapkan agar kantong tidak jebol.

Daftar sekarang dan dapatkan imbal hasil hingga 21% per tahun di Akseleran

Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp 100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG. Melakukan pendanaan di P2P Lending Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Sehingga dapat menekan tingkat risiko yang ada. Akseleran juga sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email [email protected]